Pasokan Melimpah, Harga Ikan Laut Turun
Minggu, 30 Agustus 2015 20:00 WIBOleh Nasruli Chusna
Oleh Nasruli Chusna
Padangan – Harga ikan laut di pasaran Bojonegoro turun. Kondisi itu berbeda jika dibandingkan dengan harga daging ayam dan daging sapi yang terus naik. Akibatnya, masyarakat kini lebih suka memilih membeli ikan laut akhir-akhir ini.
Menurut Sulanti, 56, pedagang ikan di Pasar Tobo Purwosari, menuturkan, harga ikan laut kini cenderung turun. Penyebabnya, pasokan ikan dari hasil tangkapan nelayan di daerah Tuban dan Lamongan melimpah selama musim kemarau ini. Kondisi itu berbeda bila dibandingkan dengan saat musim hujan karena sering terjadi angin kencang dan ombak tinggi yang membuat nelayan tidak bisa melaut.
“Saat musim kemarau ini hasil tangkapan ikan dari nelayan melimpah. Kondisi itu yang membuat harga jual ikan di pasaran turun,” ujarnya.
Sulanti menyebutkan, harga ikan buntek yang semula Rp18.000 per kilogram kini turun menjadi Rp16.000 per kilogram. Harga ikan cucut yang semula Rp25.000/kg kini turun menjadi Rp22.000/kg. Harga ikan tongkol yang semula Rp23.000/kg kini turun menjadi Rp20.000/kg. Sedangkan, harga ikan cumi di kisaran Rp40.000/kg dan harga ikan teri di kisaran Rp40.000/kg.
Menurutnya, harga ikan laut berangsur turun usai Lebaran lalu. Ia memperkirakan harga ikan laut akan cenderung stabil selama musim kemarau ini. Meski permintaan ikan laut cenderung tinggi, tetapi pasokan ikan dari nelayan cukup melimpah.
Ia mengatakan, masyarakat kini memang lebih suka memilih membeli ikan laut untuk acara hajatan haji dan lainnya. Sebab, kata dia, harga daging ayam dan daging sapi yang biasanya sering digunakan untuk lauk dan sayur selama hajatan haji kini harganya melambung.
Menurut Muntamah, 55, pedagang ayam di Pasar Padangan, harga ayam potong saat ini memang masih tinggi. Harga ayam potong per kilogramnya sekitar Rp32.000 per kilogram. Selama Lebaran lalu bahkan harga ayam potong di kisaran Rp35.000 per kilogram. Sedangkan, harga ayam kampung saat ini juga cukup tinggi. Kondisi itu dipengaruhi tingginya harga pakan dan mahalnya biaya perawatan ayam.
Menurut Muntamah, ayam kampung tidak dijual per kilogram melainkan per ekor. Harga ayam berukuran sedang dan siap potong di kisaran Rp65 ribu sampai Rp70.000 per ekor. Sedangkan, harga ayam jago di kisaran Rp90.000 sampai Rp100.000 per ekor.
Sementara itu, harga daging sapi di pasaran juga masih tinggi. Saat ini harga daging sapi di pasaran di kisaran Rp95.000 sampai Rp97.000 per kilogram. Harga daging sapi itu tak kunjung turun usai Lebaran lalu. Bahkan, harga daging sapi kecenderungannya terus merambat naik.
Naiknya harga daging sapi di pasaran ini diduga karena permainan tengkulak. Selain itu, banyak sapi lokal Bojonegoro yang kini dikirim ke Jakarta dan sekitarnya sehingga membuat stok sapi di daerah berkurang. Sementara saat ini mendekati Hari Raya Idul Adha harga sapi di pasaran juga terus merambat naik di kisaran Rp500.000 sampai Rp1 juta per ekornya.(rul)































.md.jpg)






