Berkah Kemarau Bagi Perajin Batu Bata
Senin, 31 Agustus 2015 16:00 WIBOleh Khoirul Anam
Oleh khoirul Anam
Trucuk - Musim kemarau membawa berkah bagi perajin batu bata. Salah satunya para perajin batu bata di Desa kandangan, Kecamatan Trucuk.
Salah satu perajin, Muhaimin, mengatakan bahwa cuaca yang panas turut membantu kualitas batu bata. Karena cuaca yang panas membuat bata cepat kering sehingga bisa lebih bagus.
"Alhamdulillah harga batu bata di musim kemarau mengalami kenaikan. Selain itu, kualitasnya meningkat. Bata cepat kering dan memiliki kepadatan yang bagus dan kuat," kata Muhaimin kepada BBC, sebutan BeritaBojonegoro.com.
Setiap harinya, lanjut Muhaimin, para perajin biasanya bisa mencetak sebanyak 500 hingga 1000 buah batu bata. Dalam seminggu bisa melakukan pembakaran hingga lima ribu batu bata.
"Untuk harga perbijinya sekarang Rp.500. Dulu kisaran Rp.400," jelasnya
Perajian lain, Gangsar, menambakan bahwa warga sini mayoritas adalah perajin batu bata. Penghasil batu bata terbesar sendiripun, kata Gangsar, dari Kandangan
Produk batu bata miliknya, terang Gangsar, terjual hingga ke luar Bojonegoro, seperti Tuban dan Lamongan.
"Adanya pruduksi batu bata di sini bisa mengurangi jumlah pengangguran di Kandangan. Khususnya para pemuda," imbuh Gangsar.(nam/moha)































.md.jpg)






