News Ticker
  • Kodim Bojonegoro Gelar Kemah Sabtu Minggu di Wisata Grogolan
  • Marak Penipuan Aplikasi IKD, Dinas Dukcapil Bojonegoro Imbau Warga Waspada
  • Program Beasiswa Pemkab Bojonegoro Masih Sepi Pendaftar
  • 7 Rumah Warga Bojonegoro di Bantaran Bengawan Solo Terancam Longsor, Penanganan Terganjal Dokumen
  • Bupati Bojonegoro Setyo Wahono Tegaskan Penanganan Stunting Harus Berbasis Data dan Kualitas Air Bersih
  • Kamis Malam di Kafe Satu Sisi, Musisi Bojonegoro Berkumpul dalam Harmoni Kolaborasi
  • Tips Menghilangkan Iklan Menganggu yang Terus Muncul di HP
  • Perkiraan Cuaca Bojonegoro Hari Ini
  • 27 Maret dalam Sejarah
  • Tim Gabungan Ungkap Sederet Pemicu Kelangkaan LPG 3 Kg di Bojonegoro, Tindak Tegas Pangkalan Nakal
  • Pendaftaran Beasiswa Bojonegoro 2026 Gelombang Pertama Dibuka Hingga 10 April
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Kembali CFD Minggu 29 Maret 2026
  • Ikon Lampu Mliwis Putih Percantik Jembatan TBT, Tim PJU Bojonegoro Siaga Penuh Selama Cuti Lebaran
  • Pemprov Jatim Berlakukan WFH bagi ASN Setiap Rabu Mulai 1 April 2026
  • Perkiraan Cuaca 26 Maret 2026 di Bojonegoro
  • 26 Maret dalam Sejarah
  • Khofifah Puji Peran Tagana sebagai Ujung Tombak Penanggulangan Bencana di Jawa Timur
  • Puncak Pink Moon Bulan April 2026: Cek Waktu dan Posisi Terbaik untuk Melihatnya
  • Pemkab Bojonegoro Awali Hari Kerja Pasca lebaran dengan Apel dan Halal Bihalal, Tekankan Kinerja dan Efisiensi
  • Bill Gates Ungkap Tiga Profesi yang Paling Aman dari Disrupsi AI
  • Meninggal Malam Jumat Wage, Makam Warga Dander, Bojonegoro Dibongkar Orang Tak Dikenal
  • Harga Emas Hari Ini, 25 Maret 2026
  • Perkiraan Cuaca 25 Maret 2026
  • 25 Maret Dalam Sejarah
Makna Spiritual Hari Raya Idul Fitri

Makna Spiritual Hari Raya Idul Fitri

Oleh Roli Abdul Rokhman *)

HARI RAYA yang lazim dikenal dengan lebaran, menjadi momentum yang paling mengesankan bagi setiap muslim. Bahkan kegembiraan lebaran telah merambah kepada seluruh ummat manusia yang beragama, di manapun mereka berada, apapun ras, suku dan bangsanya.

Pada sebagian kalangan, lebaran menjadi saat yang dinanti-nantikan. Bahkan untuk menyambut lebaran, segala sesuatu yang diperlukan telah dipersiapkan sejak awal ramadan bahkan jauh sebelum ditetapkan kapan hari H-nya..!

Pada seluruh penjuru dunia, lebaran menjadi tanda berakhirnya bulan suci ramadan, sebagai bulan penuh rahmat dan kemuliaan. Setiap mukmin telah berjuang untuk dapat memuliakan ramadan dengan beragam amal ibadah dan amal sholeh yang disunahkan. Mengakhiri ramadan menjadi agenda khusus bagi sebagian besar umat muslim, diantara mereka melakukan proses muhasabah, untuk mengevaluasi dan melakukan refleksi diri dalam mengakhiri ramadan. Sambil terus berdoa semoga amal ibadahnya diterima dan selalu memohon agar diberikan kesempatan untuk bertemu ramadan pada tahun berikutnya.

Setiap lebaran tiba, selalu saja memberikan kesan mendalam bagi setiap muslim baik yang masih anak-anak, remaja, pemuda, dewasa ataupun dewasa lanjut dan lanjut usia.‎ Malam lebaran terasa begitu indah dan mempesona. Alunan takbiran yang menggema memberi kesan dan pengalaman spiritual yang benar- benar tercerahkan, sehingga akan terus menginspirasi bagi siapapun yang rela hati menikmatinya.

Gema takbiran sebagai pengakuan ke-Maha Besaran Allah SWT,  menyelimuti kalbu seluruh ummat muslim. Suasana takbiran menggambarkan betapa dahsyatnya keagungan malam terakhir yang menandai berakhirnya ramadan. Takbiran juga menjadi tanda bersyukur telah diterimanya amal ibadah selama ramadan. Kumandang takbir sebagai inspirasi spiritual yang  melegakan bathin dan meneguhkan keimanan setiap muslim.

Sambil menikmati indahnya kumandang takbiran, sebagian orang masih ada yang bergegas mengemasi beras untuk membayarkan zakat fitrah. Karena zakat fitrah sebagai kewajiban insaniah agar dirinya tersucikan dari segala dosa dan menjadi penanda dikabulkannya seluruh amaliah dibulan ramadan. Zakat fitrah ini memberikan pelajaran betapa pentingnya setiap diri untuk mengerti hak insaniah yang harus di penuhi sebagai konsekuensi telah rela hati menjalani segala ketantuan Illahi Robbi khususnya di bulan ramadan.

Sholat iedul fitri menjadi puncak spiritual dalam merayakan lebaran. Kebersamaan dalam menjalankan shalat iedul fitri ditanah lapang, menjadi pananda bergeliatnya syiar Islam dan bertemunya umat islam untuk menunaikan sholat iedul fitri secara berjamaah. Kegiatan ibadah sunah ini menjadi bukti adanya kebersamaan dan keutuhan ummat Islam dalam mengembangkan misi dakwah Islamiyah. Shalat iedul fitri juga menjadi simbul kedamaian dan kasih sayang mendalam antar sesama muslim untuk mewujudkan masa depan peradaban yang unggul.

Sehabis menjalankan shalat iedul fitri, semua yang hadir ikutan berjabat tangan untuk saling memaafkan, peristiwa ini menjadi jembatan untuk membangun jalan damai dan jalan sukses dalam mewujudkan kehidupan yang lebih baik dihari esuk. Saling memaafkan menumbuhkan kesadaran fitrah insaniah untuk menyadari posisi lemah manusia yang memiliki khilaf dan salah. Sehingga memaafkan akan dapat menumbuhkan komitmen untuk terus belajar dan berjuang menjadi lebih baik dan lebih bernilai bagi kemaslahatan bersama.

‎Suasana lebaran semakin dirasakan, pada saat melakukan kunjungan silaturrohim pada sanak, saudara, kerabat, tetangga ataupun sahabat. Silaturohim saat lebaran memberikan pelajaran bermakna bagi setiap orang, karena silaturohim akan dapat melejitkan kesadaran bersaudara dan juga kesadaran berkeluarga sebagaimana dalam Firman-Nya "Sesungguhnya setiap mukmin itu bersaudara".

Silaturohim lebaran, memberikan corak khusus dalam merayakan lebaran. Namun karena kesibukan masyarakat modern yang begitu sibuk dan padat, maka budaya lokal mengemasnya dalam acara "Halal Bi Halal". Sebenarnya acara ini menjadi keunikan budaya lokal yang telah dibingkai dengan budaya Islam. Namun sayang, formalisme halal bi halal, seringkali menjadikan acra ini kurang menyentuh dimensi substansi yaitu, untuk saling maaf-memaafkan dan saling menjaga persaudaraan diantara keluarga, mitra kerja atau warga yang berada dilingkungan rumah. Bahkan, belakangan ini acra "halal bi halal" sudah berubah, sehingga seolah menjadi pesta bersama dalam merayakan lebaran, yang penting bisa bertemu dan ber-happy ria,sehingga ada kesan semakin menjauh dari budaya Islami.

Lebaran terasa lebih lengkap dengan menikmati masakan khas dengan beragam menu istimewa saat lebaran. Menu lebaran yang beragam jenis dan cita rasa, yang dibalut dengan pernik-pernik lebaran, memberikan cita rasa khusus yang sangat istimewa, bahkan keunikan menu ini hanya dapat disajikan dan dinikmati saat lebaran saja. Semua menu istimewa saat lebaran akan dapat menumbuhkan gairah dan spirit hidup yang lebih bergairah dan lebih menginspirasi dalam menyongsong hari esok yang lebih bergeliat dan lebiha produktif.

Berbagi bingkisan saat lebaran telah menjadi kebiasaan yang sudah mentradisi sejak lama, pemberian bingkisan akan dapat memberikan pelajaran penting untuk kembangkan jiwa altruistik-menyayangi sesama. Pembagian bingkisan akan menjadi kebahagiaan khusus bagi yang berkelebihan harta dan menjadi kenangan manis bagi  yang menerimanya. Bingkisan lebaran menjadi simbol kasihsayang yang mendarah daging untuk saling mengingat dan menghargai kebaikan orang lain. Bahkan bingkisan lebaran menjadi pelajaran istimewa yang sulit dilupakan bagi sebagian besar usia anak-anak, pengalaman mendapatkan bingkisan lebaran ataupun amplop akan terus menginspirasi sampai dewasa.

Saat lebaran juga dimanfaatkan untuk dapat melakukan ziarah kubur pada kuburan keluarga ataupun tokoh panutan dikampung halaman. Kegiatan ziarah kubur ini dapat memberikan pelajaran  untuk mengenang jasa dan pengalaman baik saudara ataupun tokoh yang sudah mendahului kita meninggalkan alam fana. Mendoakan saudara ataupun tokoh yang sudah meninggal, menjadi ritual ibadah yang disunahkan. Mengambil pelajaran baik dari saudara ataupun tokoh yang sudah meninggal menjadi pendidikan positif untuk menyadarkan diri bahwa pada suatu saat nanti kita pasti akan menyusulnya, karena kita masih mendapatkan kesempatan hidup, maka harus selalu mohon ampun (bersitifgfar),terus membaguskan amal ibadah dan selalu memperbaiki akhlak, sebagai bekal menjalani kehidupan kekal diakhirat kelak.

Suasana lebaran terus bergerak menjauh dari suasana puncaknya pada hari pertama lebaran satu syawal.‎ Kenangan manis pada saat lebaran akan terus dikenangnya, namun suasana lebaran akan terus bergerak  menjauh seiring habisnya masa waktu lebaran dan semakin sibuknya orang dalam menjalani aktifitas rutinnya. Semua kenangan manis saat lebaran, akan selalu disimpan‎ dalam angan ataupun kesadaran semua orang dan menjadi pengalaman sangat berharga dalam mewujudkan masadepan sukses yang berkelanjutan.

Semoga lebaran kali ini berfungsi untuk mengasah spiritual yang mencerdaskan dan mencerahkan. Serta lebih menyadarkan kita semua untuk lebih dekat dan bisa berinteraksi secara optimal dengan kitab suci al-Qur'an.

Semoga pengalaman berlebaran lebih menyadarkan kita semua untuk lebih nyaman berada di masjid, karena masjid sebagai sebaik-baik tempat di dunia ini. Semoga lebaran kali ini semakin mendekatkan diri kita dengan orang-orang yang shaleh, dapat mempererat hubungan baik kita dengan orang-orang baik yang berada di sekeliling kita.

Semoga kehidupan yang kita jalani di hari-hari esok, senantiasa lancar, sukses, berkemajuan dan barokah,

Taqobbal Allahu Minna Waminkum Taqobbal Yaa Kariim.

 

*) Penulis adalah Presidium Majlis Daerah KAHMI Kabupaten Bojonegoro

Banner Ucapan Idulfitri 1447 H ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Bojonegoro - Salah satu putra terbaik asal Bojonegoro, Prof Dr Pratikno MSoc Sc, pada Minggu malam (20/10/2024) kembali dipilih menjadi ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Kamis Malam di Kafe Satu Sisi, Musisi Bojonegoro Berkumpul dalam Harmoni Kolaborasi

Kamis Malam di Kafe Satu Sisi, Musisi Bojonegoro Berkumpul dalam Harmoni Kolaborasi

Bojonegoro - Gerimis yang mengguyur kota Bojonegoro pada Kamis (26/03/2026) malam terasa hangat di Satu Sisi Kafe. Di tongkrongan anak ...

1774610076.7682 at start, 1774610076.8021 at end, 0.033859014511108 sec elapsed