Bendungan Gerak Ditutup, Nelayan Kabalan Nganggur
Minggu, 06 September 2015 11:00 WIBOleh Achmad Bukhori
Oleh Achmad Bukhori
Kanor - Aktivitas di sungai Bengawan Solo kawasan Kanor kini tak seperti biasanya. Nyaris tidak ada para nelayan di kawasan Kanor yang mencari ikan di sungai terpanjang di Jawa ini.
Salah satu warga desa Kabalan, Bambang Sutomo (35) menuturkan bahwa biasanya setiap pukul 06.00 WIB sampai 12.00 WIB dan sore pukul 15.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB para nelayan hilir mudik mencari ikan di sungai Bengawan Solo. Namun, sejak masuk bulan Agustus kemarin aktivitas para nelayan tersendat. Kini Keadaan Bengawan Solo di kawasan Kanor sepi. "Nyaris tidak ada yang menjala atau menjaring ikan setiap harinya," ujar Sutomo.
Sutomo menjelaskan bahwa saat ini permukaan sungai kawasan ditumbuhi lumut, airnya bening dan tidak mengalir. Kondisi ini, kata Sutomo, disebabkan oleh palang pintu di bendungan gerak di Kecamatan Trucuk yang ditutup. " Hal itu menyebabkan kondisi air di sini sulit," terang Sutomo.
Sutomo menambahkan bahwa hal itu berdampak pada sejumlah warga desa Kabalan Kecamatan Kanor yang sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai nelayan. Terhitung sekitar 70 sampai 80 kepala keluarga di Kabalan menyandarkan hidupnya dari Bengawan Solo. "Kini mereka nganggur karena sulit mencari ikan," ujarnya saat ditemui BBC sebutan BeritaBojonegoro.com, hari ini, Minggu (06/09).
Gangsar (50) juga membenarkan hal itu. Kata Gangsar, Bendungan Gerak mestinya tidak selalu ditutup di musim kemarau ini. Dia beranggapan bahwa air Bengawan Solo hanya dikonsentrasikan sebagai pengairan untuk pertanian.
Meski demikian, sebenarnya tidak semua pintu bendungan ditutup. Bendungan Gerak itu, selain sebagai obyek wisata, berfungsi sebagai pengatur pengairan pertanian dan tempat menyimpan cadangan air baku untuk industri. Bendungan itu mempunyai sembilan pintu yang dapat dibuka dan tutup secara elektrik. Dua pintu lebarnya sekitar 7,5 meter dan enam sisanya selebar 15 meter. Berdasar pantauan BBC, sebutan BeritaBojoneegoro.com, memang dari sembilan pintu, yang dibuka hanya satu. Delapan lainnya ditutup. Penutupan ini dilakukan saat debit air bengawan menurun seperti di di kemarau panjang ini. (ori/moha)































.md.jpg)






