News Ticker
  • Faktor Ekonomi Hingga Pernikahan Dini Picu 5.610 Anak di Bojonegoro Tidak Sekolah
  • Mudahkan Petani, DKPP Bojonegoro Terapkan Mekanisme Praktis Pengajuan Bantuan Benih Tembakau
  • Tekan Angka Pengangguran Lulusan Vokasi, Pemkab Bojonegoro Perkuat Sinergi Lintas Sektor
  • 09 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 09 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Pertumbuhan Ekonomi Bojonegoro 2026, Sektor Pertanian Naik dan Jadi Penopang
  • Berhasil Tekan Angka Pengangguran, Pemprov Jatim Raih Penghargaan Terbaik I dari Kemendagri
  • Truk Hino Tabrak Pengendara Motor Hingga Tewas di Baureno, Bojonegoro
  • Tips Mendidik Anak TK Berkarakter Baik, Mulai dari Keteladanan hingga 4 Kata Ajaib
  • 08 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 08 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Panggung Hiburan Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Bakal Diramaikan Sejumlah Artis Ternama
  • Film Monster Pabrik Rambut, Dobrak Kejenuhan Formula Horor Domestik
  • Mitos Warna Jingga pada Telur Tidak Menjamin Tingginya Kandungan Asam Lemak Sehat
  • Pemkab Blora Gelar Kerja Bakti Bersihkan Kali Grojogan, Libatkan Sekitar 300 Personel
  • 07 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 07 Juni 2026 di Bojonegoro pop
  • Sambut Libur Sekolah KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Diskon Tiket 30 Persen dari Stasiun Bojonegoro
  • Joe Taslim dan Kang Yayan Kembali Beradu Peran dalam Film Internasional The Furious
  • Telur Omega-3 Bukan Berasal dari Ayam Khusus, Begini Penjelasannya
  • Upaya Melestarikan Warisan Budaya, Pemkab Bojonegoro Siap Gelar Wastra Batik Festival 2026
  • 06 Juni dalam Sejarah
  • Prakiran Cuaca 06 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Waspada Jebakan Hidden Sugar, Zat Manis Tersembunyi dalam Kuliner Kekinian yang Memicu Obesitas
Polisi yang Sukses dengan Ternak Kambing

AIPTU Rito Budi Utomo

Polisi yang Sukses dengan Ternak Kambing

Oleh Heriyanto

ACARA pameran dan kontes ternak yang diadakan oleh Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Bojonegoro pada Rabu (24/08/2016) berlangsung meriah. Kontes itu diikuti oleh para peternak sapi dan kambing se-Kabupaten Bojonegoro.

Dari kontes ternak itu ada salah satu anggota Polres Bojonegoro yang mengikuti kontes di kategori kambing. Dia adalah AIPTU Rito Budi Utomo tinggal di Desa Sembung Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, dan saat ini berdinas di Polsek Sukosewu menjabat sebagai Ps Kanit Sabhara.

Banyak yang tidak menyangka bahwa Rito Budi Utomo adalah seorang polisi. Karena pada saat mengikuti kontes ia terlihat seperti masyarakat biasa, tidak memperlihatkan penampilan seorang polisi. Bahkan penampilan setiap harinya selalu menunjukkan penampilan yang sederhana dalam kehidupan bermasyarakat.

Pria kelahiran Tuban yang sudah berdinas di kepolisian selama 30 tahun itu dikarunia satu anak yang sekarang masih duduk di bangku kelas 2 SMA. Dia mulai merawat kambing peranakan etawa sejak tahun 1999 dengan 6 ekor kambing.

Pada tahun 2005 ternaknya pernah mencapai puncaknya hingga 200 ekor kambing. Pada saat itu kambing peliharaannya ada yang di rawatkan kepada orang-orang kampung. Karena dia merasa dengan cara itu bisa membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar dengan cara bagi hasil. Hingga saat ini kambingnya tinggal 17 ekor jenis etawa.

Saat ditanya bagaimana cara dia merawat kambingnya, dia mengatakan, kambing etawa miliknya dirawat sendiri tanpa bantuan orang lain. Bagi masyarakat Sukosewu mungkin sudah tidak asing lagi dengan AIPTU Rito, begitu panggilan akrabnya. Setiap dinas di Polsek Sukosewu dia selalu membawa peralatan untuk mencari rumput. Semua peralatan dibawa dan ditaruh di sepeda motor. Pada saat jam istirahat setelah patroli dan sepulang dinas dia gunakan mencari rumput sehingga pada saat pulang bisa membawa makanan untuk kambingnya.

"Setiap pulang dari dinas saya merawat kambing itu dan mencarikan makan sendiri, selain sebagai tambahan untuk biaya hidup juga saya gunakan sebagai hiburan sepulang dinas. Saya tidak malu pulang dinas membawa rumput Mas. Banyak masyarakat yang tahunya gaya hidup polisi sepertinya enak dan banyak duit dengan gaji yang tinggi, padahal kalau mengandalkan gaji kita hanya cukup untuk biaya kehidupan. Rekan kita yang kelihatan hidup cukup mereka juga mencari usaha sampingan, berhubung saya hanya bisa ternak dan hobi kambing ya saya jalani dengan senang hati," tuturnya.

Setiap kali ada pameran dan kontes ternak dia selalu mengikuti. Juara 2 atau 3 sudah sering dia raih setiap mengikuti kontes. Pada kontes Rabu kemarin, kambing etawa jantan dan betina miliknya, memenangkan juara pertama. Bahkan kelompok binaannya juga mendapatkan juara tiga.

Saat ditanya apakah ada trik yang digunakan sehingga kambing etawanya memenangi kontes, dia mengatakan bahwa sebelum mengikuti kontes, kambing miliknya hanya diberi makan yang penuh nutrisi dan perawatan bulunya selalu dibersihkan setiap hari.

"Tidak ada perlakuan yang khusus Mas, kita setiap hari hanya merawat dengan memberi makan cukup nutrisi dan merawat bulunya setiap hari. Kuncinya adalah kita menyukai dan istri mendukung Mas," terangnya. (her/kik)

 

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Monster Pabrik Rambut, Dobrak Kejenuhan Formula Horor Domestik

Film Monster Pabrik Rambut, Dobrak Kejenuhan Formula Horor Domestik

Ranah sinema genre cekam tanah air kembali dikejutkan oleh keberanian sutradara Edwin melalui buah karya sinematik terbarunya yang bertajuk Monster ...

1780984007.7426 at start, 1780984007.9035 at end, 0.16090416908264 sec elapsed