News Ticker
  • Antisipasi Banjir Bengawan Solo, Pemprov Jatim dan Lima Daerah Gelar Simulasi Penanganan Bencana Lintas Wilayah
  • Film Gak Ada Matinya, Sebuah Komedi Situasi Absurd yang Cerdas Olah Drama Keluarga
  • Bojonegoro Borong Dua Penghargaan Wilwatikta Awards 2026, Buktikan Kedaulatan Pangan dan Pertumbuhan Ekonomi
  • 31 Oktober dalam Catatan Sejarah   
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 31 Oktober 2026
  • Resmi Jadi Desa Inklusi Pertama di Bojonegoro, Desa Margomulyo Balen Dorong Kesetaraan Kelompok Rentan
  • Bojonegoro Inovatif Award 2026, Pemkab Bojonegoro Dorong Kualitas dan Manfaat Nyata Inovasi Daerah
  • Polisi Ingatkan Bahaya Narkoba Berbentuk Jajanan Ringan ke Pelajar di SMPN 2 Sumberrejo
  • Negeri Atas Angin Bojonegoro Bersiap Bangkit, Perhutani Matangkan Pengelolaan Wisata
  • Diduga Sopir Mengantuk, Truk di Kalitidu, Bojonegoro Terperosok dan Terguling di Bahu Jalan
  • Kemenag Bojonegoro Ajak Masjid Jadi Pusat Perubahan Sosial
  • Pemprov Jatim Buka 4.807 Lowongan Kerja, 11 Perusahaan Siapkan Peluang bagi Penyandang Disabilitas
  • Perkiraan Harga Emas Hari Ini, 30 Oktober 2026
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 30 Oktober 2026
  • 30 Oktober dalam Sejarah
  • Sinergi Peringatan HLN ke-81 dan Sumpah Pemuda, PLN NP UP Tanjung Awar-Awar Tuban Gelar Jalan Sehat hingga Bazar UMKM dan
  • Satgas Polisi Jogo Sekolah, Upaya Polres Bojonegoro Amankan Generasi Muda
  • Dorong Peran Pemuda di Sektor Kesehatan, Pemkab Bojonegoro Raih Penghargaan Daerah Terbaik Penggerak Bhakti Pemuda Jatim
  • Kumpul Bersama Masyarakat, Kapolres Bojonegoro Serap Aspirasi Warga Ngraho
  • Target Operasi 2027, Pemkab Bojonegoro Matangkan Persiapan RSUD Kalitidu Layanan Unggulan Kesehatan Jiwa
  • Momen HJB ke-349, Pemkab Bojonegoro Bebaskan 15 ODGJ Dipasung dan Terapkan Program Bapak Asuh OPD
  • 29 Oktober dalam Catatan Sejarah  
  • IDMC 2026, Kolaborasi Media dan Industri Kreatif Buka Peluang bagi UMKM
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 29 Oktober 2026
Kerja Sama yang Baik Dibangun dengan Keterbukaan

Catatan dari Open Goverment Subnational Goverment Pioneers Meeting di Washington DC, 15-16 September 2016

Kerja Sama yang Baik Dibangun dengan Keterbukaan

Oleh Rahmat Djunaidi

Selama dua hari, 15-16 September 2016, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengikuti sebuah pertemuan bersama 14 kota pilot project Open Goverment Partnership (OGP) lainnya di Washington DC, Amerika Serikat. 

Bupati Suyoto dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bojonegoro Kusnandaka Tjatur berangkat dan bergabung dengan pejabat dari pelbagai kota di negara maju. Seperti dari Kota Austin Amerika, dari Kota Buenos Aires Argentina, Elgeyo Marakwet Kenya, Kota Jalisko Mexico, Kota Kigoma Tanzania, Kota Li Libertat Peru, Kota Madrid Spanyol, Kota Ontario Canada, Kota Paris Perancis, Kota Sao Paolo Brazil, Kota Scotland-UK, Kota Sekondi-Takora di Ghana, Seoul Korea Selatan, dan Kota Tbilisi Georgia.

Para peserta pertemuan itu mempunyai kesamaan pandangan bahwa keterbukan pemerintahan adalah kebutuhan yang harus dilakukan untuk mendorong terwujudnya kesejahteran, menguatkan kepercayaan dengan mengembangkan kolaborasi antar pihak. Dalam pertemuan itu, para peserta berbagi pengalaman tentang kendala dan tantangan serta pengembangan keterbukaan pemerintahan di daerah masing-masing.

Bupati Suyoto dalam kesempatan berbagi pengalaman itu menyampaikan cara Bojonegoro mendorong tumbuhnya kepercayaan publik. Yakni dengan membuka akses informasi masyarakat secara langsung dengan Pemerintah melalui cara-cara yang mudah. Intinya, masyarakat dapat menyampaikan keluhan dan pengaduan melalui hp, layanan aspirasi Pengaduan on-line Rakyat (Lapor) yang terintegrasi dengan seluruh sarana akses pengaduan masyarakat. Seluruh pengaduan dan aspirasi masyarakat itu dilakukan kajian tindak lanjut dan evaluasi pada setiap hari Jumat saat Dialog Publik di Pendapa Malowopati Pemkab.

Target Sustainable Development Goals (SDGs), merupakan bagian capaian strategi pemerintahan terbuka yang dilakukan oleh Kabupaten Bojonegoro. Yakni co-creation, tata kelola pemerintahan dari individual didorong menjadi institusional, sehingga terwujud sebagai kultur, mengubah dari selfis ke servis, serta ego ke eco.

Salah satu hasil OGP adalah meningkatnya pertumbuhan ekonomi (19,87 dengan migas, 5,99 tanpa migas), peningkatan NTP, penurunan tingkat kemiskinan dan pengangguran.

Ada lima komitmen yang perlu dan akan dilakukan Kebupaten Bojonegoro untuk mengembangkan, meningkatkan, menguatkan dan mengintegrasikan keberlanjutan pemerintahan terbuka.

Pertama revolusi data, penguatan data dari tingkat pemerintahan desa menuju satu data yang nyata dan tepat waktu. Kedua, penguatan keterbukaan pemerintahan desa dan keberdayaan masyarakat. Ketiga, penguatan partisipasi publik dalan pembangunan daerah dan keberlanjutan keterbukan dengan penetapan Peraturan Daerah. Keempat, peningkatan partisipasi publik dalam proses perencanaan, yakni teribatnya stakeholder pada semua tahapan, dari pembahasan KAK  perencanaan, evaluasi dan monitoring serta publikasi APBD yang mengacu pada kaidah keterbukaan publik. Kelima, peningkatkan kualitas pelayanan pada sektor layanan kesehatan, perizinan, pendidikan, sarana infrastruktur serta usaha kecil dan menengah.

Pengalaman Kabupaten Bojonegoro dalam pengelolaan keterbukaan pemerintahan menarik para subnational lainnya. Salah satunya dari Kigoma, Tanzania yang menyampaikan akan melakukan kerjasama dengan Bojonegoro.

Rencana aksi pemerintah terbuka dari seluruh subnational pilot project OGP, akan diselebrasikan pada bulan Desember 2016 di Paris, sebagai bentuk komitmen yang harus dilakukan pada tahun 2017.

Final rencana aksi akan dilakukan pada bulan September dan akan diselebrasikan pada Festival HAM pada bulan Oktober mendatang yang merupakan rangkaian kegiatan Hari Jadi Bojonegoro nanti.

Perumusan rencana aksi, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi dilakukan secara kolaborasi dengan berbagai elemen 4 sekawan, yaitu pemerintah, akademisi, pengusaha dan masyarakat serta NGO. Pada bulan Maret 2017, OGP akan melakukan evaluasi secara independen (Independen Report Mekanism/ IRM) hingga akhir Desember 2017. Bulan Maret 2018, OGP akan menyampaikan hasil IRM terhadap komitmen pelaksanaan open government.

Selesai acara, Kang Yoto sempat menghadiri undangan USAID (United States Agency for International Development) atau Badan Bantuan Pembangunan Internasional Amerika.Tim USAID pun mengapresiasi dan akan menindaklanjuti pendampingan guna memperkuat model pemerintahan terbuka.

Ada beberapa pelajaran dari pertemuan berharga itu, di antaranya: Pertama bahwa tata kelola pemerintahan yang telah dilakukan oleh pemerintah Bojonegoro sudah berjalan sesuai jalur. Kedua, kerjasama semua pihak harus dikembangkan. Ketiga, untuk peningkatan dan keberlajutannya, sinergi dan masukan, serta ide yang bersifat membangun sangat diperlukan. Keempat, perubahan pola pikir sebagai pelayanan bagi seluruh penyelenggara pemerintahan yang terbuka adalah budaya yang harus dikuatkan.

RJ

Banner Ucapan HJB ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Petani, Pemkab Bojonegoro Gelar Gutanbo Fest 2026

Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Petani, Pemkab Bojonegoro Gelar Gutanbo Fest 2026

Bojonegoro Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar Gumregah Tani Bojonegoro Festival (Gutanbo Fest) 2026 di Alun-Alun Bojonegoro pada Jumat (16/10/2026). Perhelatan dibuka ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Menghadapi tumpukan materi kuliah, kejaran tenggat tugas, dan jadwal kelas pagi yang tak kompromi sering kali memaksa mahasiswa mencari jalan ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Bojonegoro - Bukan sekadar destinasi wisata anyar, Geosite Kedung Lantung di Desa Sugihwaras, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menjadi ...

1793457915.0733 at start, 1793457915.9168 at end, 0.84352898597717 sec elapsed