Isi Liburan dengan Latihan Membatik
Minggu, 13 September 2015 11:00 WIBOleh Nasruli Chusna
Oleh Nasruli Chusna
Kalitidu - Banyak hal bisa dilakukan untuk mengisi liburan. Jadi suatu hal yang positif ketika liburan diisi dengan kegiatan yang produktif. Apa yang dilakukan puluhan remaja di Desa Leran, Kecamatan Kalitidu, merupakan hal yang produktif. Mereka berkumpul di salah satu rumah untuk latihan membatik.
Minggu (13/9) pagi 20-an remaja, putra maupun putri, tampak asik memegang canting. Dengan teratur, canting tersebut mereka goreskan pada selembar kain sehingga membentuk sebuah pola batik. Mereka menyebutnya batik Jonegoroan.
Beberapa pola batik Jonegoroan yang populer saat ini adalah pisang, daun jati dan bunga rosella. Pola tersebut dianggap identik dengan khas daerah Bojonegoro. Pelatihan batik itu didampingi oleh salah satu LSM yang konsen pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, Ademos (Asosiasi untuk Demokrasi dan Kesejahteraan Sosial).
"Kali ini yang ikut pelatihan 13 orang. Kegiatan ini juga biasa kita lakukan di beberapa desa di Bojonegoro," terang Manager Program Ademos, Muhajir.
Pria yang berasal dari Desa Pilangsari, Kecamatan Kalitidu, itu menambahkan bahwa peluang mengembangkan bisnis batik di Kota Ledre masih cukup besar. Hanya saja, lanjut dia, jika ingin berhasil perajin tidak boleh hanya bermain di pasar lokal. Dia juga melihat saat ini tantangan pembajakan batik dari negara asing sudah kian marak. (rul/moha)































.md.jpg)






