Pembangunan Jembatan Bojonegoro Kota-Trucuk
Operator Perahu Resah Kehilangan Pekerjaan
Minggu, 13 September 2015 15:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Trucuk - Rencana pembangunan jembatan Bojonegoro-Trucuk ternyata ditanggapi lain oleh operator perahu penyeberangan.
Para operator perahu penyeberangan di tambangan Kecamatan Trucuk merasa camas dengan rencana Pemerintah Kabupaten Bojonegoro itu. Keresahan itu adalah kalau jembatan nantinya sudah beroperasi, penyeberangan dengan perahu otomatis akan berhenti. Itu berarti mata pencaharian operator perahu juga berakhir
Hal itu diungkapkan oleh Kardi (42), salah satu operator perahu antara Trucuk dengan Klangon (Panglima Soedirman). Pada tambangan yang biasa disebut Tambangan Idris itulah nantinya akan dibangun jembatan itu.
Kardi mulai gelisah karena sudah hampir 35 tahun dia menggeluti pekerjaannya sebagai operator penyeberangan perahu. "Jika jadi dibuatkan jembatan, maka saya kerja di mana?" keluhnya.
Kardi juga berharap ada ganti rugi untuknya dan para operator di sekitarnya. "Agar kami bisa usaha sendiri. Karena mata pencaraharian kami lewat perahu ini," katanya kepada BBC, sebutan BeritaBojonegoro.com, sore hari ini, minggu (13/09). (mol/moha)































.md.jpg)






