Desa Gunungsari, Baureno
Warga Keluhkan Debu Pengerukan Batu Kapur
Minggu, 13 September 2015 20:00 WIBOleh Ahmad Bukhori
Oleh Ahmad Bukhori
Baureno - Pengerukan batu kapur yang dilakukan PT Wirabumi di perbukitan Desa Gunungsari, Kecamatan Baureno, dikeluhkan warga setempat. Banyaknya debu akibat puluhan truk yang keluar masuk lokasi pengerukan membuat sesak nafas dan mengotori rumah-rumah warga.
Subroto (30), salah satu warga RT 07 RW 03 Desa Gunungsari, mengungkapkan, debu itu meresahkan warga yang tinggal di jalur menuju lokasi pengerukan. "Khususnya, bagi warga yang bermukim sekitar 200 meter dari lokasi pengerukan," ujarnya, Minggu (13/09).
Dia menambahkan, lantai teras, genteng dan jendela kaca rumah warga tampak kusam karena debu. Ada 15 kepala keluarga yang merasakan dampak dari debu tersebut. "Mereka mengaku terganggu debu itu. Untuk membersihkannya, perlu tenaga lebih setiap hari," jelasnya.
Warga lain, Alex (25), juga mengeluhkan hal yang sama. Dia mengaku, seluruh perkakas rumahnya, seperti kursi, meja dan lain-lain harus dibersihkan berkali-kali. "Istri saya harus sering membersihkannya, kalau tidak seperti itu ya kotor, Mas," keluhnya.
Alex menambahkan, sebetulnnya dari pihak perusahaan sudah melakukan upaya penyiraman jalan, namun itu kurang maksimal. "Buktinya, sampai saat ini debunya masih mengganggu warga," pungkasnya. (ori/tap)
*) Foto lokasi pengerukan batu kapur































.md.jpg)






