Jagung Melimpah, Pengusaha Ayam Petelur Lega
Jumat, 18 September 2015 14:00 WIBOleh Ahmad Bukhori
Oleh Ahmad Bukhori
Balen - Melimpahnya hasil panen jagung musim ini disambut gembira para peternak ayam petelur di wilayah Kecamatan Balen. Mereka mengaku lega karena sediaan makanan ternak jadi melimpah. Apalagi panenan jagung saat ini kualitasnya bagus, sangat cocok untuk pakan ternak. Akibatnya ayam bisa memproduksi telur dengan maksimal.
Sepeti yang diungkapkan, Muhammad Maftuhin (40), pengusaha dan peternak ayam petelur di Dusun Gendeng, Desa Margomulyo, Kecamatan Balen. Dia mengaku, semenjak musim panen jagung saat ini hasil telur ayamnya relatif lancar. Pasalnya, makanan pokok bagi ayam petelurnya terpenuhi.
"Apalagi kualitas jagung saat ini sangat berkualitas, cocok untuk ayam petelur saya" ujarnya saat ditemui BBC, sapaan BeritaBojonegoro.com, Jumat (18/09).
Maftuhin menjelaskan, jumlah ternak ayam petelur miliknya sekarang berjumlah 3.500 ekor. Semenjak musim panen jagung ini hasil telurnya mencapai 90 persen. "Kalau dihitung, ya kira-kira ada 3.100 butir telur yang saya ambil dari kandang tiap pagi," terangnya.
Dia menambahkan, dari 3.500 ekor ayam petelur miliknya itu, tiap hari menghabiskan 150 kilogram jagung. Selain jagung, dia juga menyampurinya dengan bekatul 75 kilogram dan sentrat 75 kilogram. Campuran itu untuk formulasi dan kekebalan ayam. "Setiap hari lebih kurang menghabiskan 3 kuintal makanan campuran itu," imbuhnya.
Mengenai harga jual telurnya, dia menuturkan, saat ini untuk setiap satu ekre (wadah telur), atau sebanding dengan 1,5 kilogram telur, dibandrol seharga Rp 16.000. "Kalau eceran perbiji itu sekitar Rp 1.000," pungkasnya. (ori/tap)
*) Foto ayam petelur di kandang































.md.jpg)






