Nasib Pembangunan Embung di Balenrejo Tidak Jelas
Selasa, 22 September 2015 16:00 WIBOleh Khoirul Anam
Oleh Khoirul Anam
Balen - Rencana pembangunan embung baru di Desa Balenrejo, Kecamatan Balen, masih menjadi pertanyaan warga setempat. Apakah ditunda atau dilanjutkan, masih belum jelas. Namun satu unit alat berat jenis bego atau ekskavator yang, Jumat (18/09) lalu, telah siaga di dekat lokasi pembangunan embung, sekarang sudah tidak ada di tempat.
Sebelumnya diberitakan, warga RT 07 RW 01 Desa Balenrejo, merasa keberatan rencana pembangunan embung baru di lahan bengkok kepala desa setempat. Sebab, menurut warga embung yang akan dibangun itu terlalu dekat dengan pemukiman. Mereka khawatir embung tersebut malah membahayakan anak-anak setempat. Apalagi lokasi itu lahan persawahan produktif.
Saat dikonfirmasi terkait masalah tersebut, Kepala Dinas Pengairan Kabupaten Bojonegoro Edi susanto menyatakan, pihaknya belum mengetahui keberadaan alat berat tersebut. Sebab, laporan yang diterima saat ini alat berat itu sedang melaksanakan pembuatan embung di Desa Balenrejo.
"Saya ketahui alat berat sekarang sudah ada di Desa Balenrejo. Untuk masalah, apakah pembangunan embung tidak jadi dilaksanakan atau ada penundaan, saya juga belum tahu," ujarnya kepada beritabojonegoro.com, Selasa (22/09).
Edi Susanto menambahkan, apa yang dikerjakan pihaknya selama ini, untuk masalah pengadaan embung, itu karena ada usulan dari masyarakat dan pemerintah desa setempat. Semua diawali adanya proposal pengajuan dari pemerintah desa setempat.
"Biasanya, sebelum pengerjaan Dinas Pengairan melakukan survei. Lalu dilakukan kordinasi bersama pihak yang bersangkutan. Memang terkadang usulan tersebut ada yang dikeluhkan masyarakat. Misalnya, realisasi pembangunan yang dirasa sangat lama. Karena Dinas Pengairan juga menunggu alat berat menyelesaikan pembangunan embung di wilayah lain," tandasnya. (nam/tap)
*) Foto ekskavator di lokasi embung





































