11 Kelompok Tani di Balen Terima Bantuan Pupuk
Senin, 28 September 2015 09:00 WIBOleh Khoirul Anam
Oleh Khoirul Anam
Balen – Kelompok tani di Kecamatan Balen mulai menerima bantuan pupuk dari Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro. Namun, bantuan pupuk itu belum didistribusikan pada anggota kelompok tani karena saat ini lahan persawahan masih kering kerontang lantaran didera musim kemarau panjang.
Rencananya bantuan pupuk itu akan disalurkan pada petani pada saat memasuki musim hujan atau dimulainya masa tanam padi. Untuk sementara, pupuk bersubsidi itu disimpan di kelompok tani.
Bantuan pupuk pada petani itu untuk mencapai produksi padi sebanyak satu juta ton di wilayah Bojonegoro. Produksi padi itu dalam rangka pencapaian Bojonegoro sebagai lumbung pangan nasional.
Menurut Mantri Pertanian Kecamatan Balen, Marjuki, ada sebelas kelompok tani yang memperoleh bantuan pupuk tersebut. Bantuan pupuk itu, kata dia, saat ini sudah berada di masing-masing kelompok tani.
“Tetapi, pupuk itu belum boleh didistribusikan. Sebab, lahan persawahan masih mengalami kekeringan. Pupuk itu boleh didistribusikan saat musim tanam,” ujar Marjuki pada BBC, sapaan BeritaBojonegoro.com, Senin (28/09).
Penyaluran bantuan pupuk ini, kata dia, diharapkan dapat mengurangi terjadinya kelangkaan pupuk pada saat musim tanam. Sebab, biasanya pada saat musim tanam terjadi permintaan pupuk yang tinggi tetapi persediaan pupuk terbatas.
Sementara itu menurut Sumadi, 45, petani di Kecamatan Balen, mengungkapkan, terkadang bantuan pupuk dari pemerintah tidak sesuai dengan yang diharapkan oleh petani. Sebab, kata dia, terkadang bantuan pupuk itu sering telat sampai ke petani dan tidak tepat sasaran.
Sumadi, petani di Desa Bungkal Kecamatan Balen ini menjelaskan, walaupun ada bantuan pupuk dari Dinas Pertanian tetapi masyarakat juga tidak bisa memperolehnya dengan gratis. Ada atau pun tidak ada bantuan pupuk para petani juga tidak bisa menikmati yang menikmati hanya oknum-oknum tertentu.
"Semestinya pemerintah kabupaten sebelum memberikan pupuk gratis dilihat dulu atau dipilah dulu yang mana yang layak mendapatkan pupuk gratis agar penyaluran pupuk gratis bisa tepat sasaran. Dengan begitu, hasil pertanian bisa melimpah dan bisa mencapai lumbung pangan,” ujarnya. (nam/kik)
Ilustrasi fajar.co.id


































.md.jpg)






