Idul Adha Lewat, Harga Cabai Anjlok
Jumat, 02 Oktober 2015 22:00 WIBOleh Ahmad Bukhori
Oleh Ahmad Bukhori
Balen - Harga cabai yang sempat melonjak di seputaran Idul Adha beberapa waktu lalu, kini mengalami penurunan. Petani merasa sedih karena harga cabai sekarang turun.
Petani cabai di Desa Kedung Dowo Kecamatan Balen, mengatakan hal tersebut. Katanya cabai tanamannya sekarang sudah masuk waktu panen, dan dia resah karena harga anjlok. "Semua jenis cabai anjlok. Baik cabai biasa, cabai tampar, cabai panjang dan hijau. Semua turun," katanya kepada BBC, sebutan BeritaBojonegoro.com.
Jupri menerangkan, cabai biasa dan cabai tampar yang semula Rp 35 000, kini turun jadi Rp 17.000 perkilonya. Cabai panjang hijau, seperti yang ia tanam, semula Rp 20.000 kini turun 15.000 perkilo. Lebih tragis, kata Jupri, cabai panjang merah justru lebih murah, hanya Rp 12.000 perkilo, awalnya Rp 17.000 perkilo. "Turunnya harga cabai baru kemarin, akhir bulan September," ujarnya.
Masih menurut Jupri, dia mengimbuhkan, keringat dan biayanya tak sebanding dengan hasil panen yang didapatkan. Perawatannya intensif, begitu pun biayanya juga mahal, " imbuhnya.
Senada dengan Jupri, petani lain membenarkan itu. Seperti Ma'sum, ia mengatakan, akan rugi kalau harga cabai terus mengalami penurunan seperti ini. "Harga pupuknya saja Rp 400.000. Itupun harus berkali-kali, agar cabai tumbuh baik. Tentu rugi kalau cabai anjlok begini," katanya. (ori/ moha)
Foto tanaman cabai petani


































.md.jpg)






