News Ticker
  • Petani Bojonegoro Peringkat Kedua Nasional Serap Pupuk Organik di Tengah Krisis Regenerasi
  • Integritas Aparatur Menjadi Kunci Perbaikan Sistem Pengendalian Korupsi di Bojonegoro
  •  Obesitas pada Usia Muda Tingkatkan Risiko Kematian Dini Hingga 70 Persen
  • Angkutan Pelajar Gratis di Bojoneogro Mulai Aktif Kembali
  • Prakiraan Cuaca 29 April 2026 di Bojonegoro
  • 29 April dalam Sejarah
  • Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas
  • Pemprov Jatim Borong Penghargaan Nasional di Peringatan Hari Otonomi Daerah
  • Perkuat Ketahanan Pangan, Program KOLEGA Bojonegoro Sasar 335 Keluarga Penerima Manfaat Tahun 2026
  • Optimalkan Pencegahan Korupsi, BPKP Pusat Jadikan Bojonegoro Percontohan Nasional
  • Perkuat Tata Kelola, 430 Pengurus Koperasi Desa Merah Putih Ikuti Bimtek Laporan Keuangan
  • Minimal 46 Persen Penduduk Bojonegoro Harus Ikuti CKG Tahun 2026
  • Wabup Nurul Azizah Ajak Masyarakat Bojonegoro Beli Telur Hasil Program Gayatri
  • Prakiraan Cuaca 28 April 2026 di Bojonegoro
  • 28 April dalam Sejarah
  • Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, KAI Sampaikan Permohonan Maaf
  • Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025
  • Kalender Jawa, Besok tanggal 28 April 2026 jatuh pada hari Selasa Kliwon
  • Jelang Iduladha, Harga Sapi di Bojonegoro Melonjak Naik
  • Permudah Jemaah, Aktivasi Nusuk Tak Perlu Tunggu di Arab Saudi Kini Bisa Diselesaikan di Asrama Haji
  • Jalur Pendakian Gunung Semeru Kembali Dibuka, Namun ada Batas Kuota Harian
  • Rupiah Bergerak Tak Stabil, Sentuh Potensi Pelemahan di Level Rp17.200-an
  • Bulog dan Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Harga Tak Ada Perubahan HET
  • DKPP Bojonegoro Ajak Petani Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau Lebih Kering
Guru Zaman Now dan Tantangannya

Guru Zaman Now dan Tantangannya

Oleh Ali Muhajirin

Guru memiliki makna “digugu dan ditiru” (dipercaya dan dicontoh), secara tidak langsung guru sebagai role model bagi anak didiknya baik tingkah laku, pemikiran dan lain-lain. Ada sebuah ungkapan “guru kencing berdiri, murid kencing berlari” artinya kalau seorang guru melaksanakan hal yang kejelekan maka tidak mustahil bagi anak didiknya akan melakukan yang lebih jelek lagi. Oleh karena itu, sifat keteladanan bagi guru sangat kuat untuk membentuk karakter anak didik.

Guru merupakan profesi mulia, sehingga banyak guru yang tidak dibayar ketika mengajar bahkan harus mengeluarkan tenaga, materi dari pribadi, makanya banyak yang mengatakan guru merupakan panggilan jiwa bukan tempat mencari harta. 

Saat ini ada istilah zaman now yang merupakan istilah yang tidak asing lagi bagi warganet (netizen), Istilah ini sering  muncul dalam berbagai komentar dan aktivitas netizen selama berselancar di media internet. Kalau dalam bahasa Indonesia bisa dipadankan dengan zaman sekarang.

Guru zaman now bisa juga dipadankan dengan guru zaman sekarang, profesi ini merupakan profesi  yang gampang-gampang susah. Gampang karena saat ini segala informasi bisa diupdate atau dicari dari media internet, sehingga guru bisa mencari informasi dan wawasan sebanyak mungkin dari media internet. Tetapi dikatakan susah internet bisa juga sebagai tantangan bagi guru, terutama bagi guru yang belum mau move on atau masih memakai model pembelajaran yang jadul dan masih gagap teknologi.  

Guru zaman now harus melek teknologi, teknologi bisa membantu guru untuk melakukan pembelajaran yang efektif, anak didik bisa memahami secara jelas, guru juga bisa menjelaskan dengan gamblang dengan memberikan contoh yang kekinian. Dan inilah tantangan bagi guru yang masih konvensional, enggan berubah, dan masih belum mau move on dengan kejadulannya.

Guru zaman now juga mau tidak mau harus mengikuti arus zaman anak didik, mengikuti pergaulan, mengikuti arah tren saat ini. Guru yang mengikuti tren anak didik akan lebih mudah diterima daripada guru yang belum mengikuti tren. Dalam pembelajaran guru zaman now akan memberikan model pembelajaran  yang disukai dan lebih ngetren dengan anak didik, sehingga anak didik bisa lebih mudah untuk menangkap dan menerima pelajaran yang berikan guru.

Tetapi apakah guru zaman now akan mengikuti semua tren anak didik? Nah, disinilah tantangan guru zaman now, guru tidak harus mengikuti semua, tetapi guru harus menfilter dan mengarahkan tren zaman now ke arah positif. Sehingga anak didik tidak terbawa arus zaman now yang negatif.  Teknologi dan tren anak didik zaman now bisa dipadukan ketika pembelajaran, misal teknologi bisa digunakan sebagai media pembelajaran dan tren anak didik bisa dijadikan contoh kasus pelajaran. Perpaduan ini bisa membuat anak didik lebih cepat menangkap pelajaran dan lebih enjoy mengikuti pembelajaran.  

Selamat Hari Guru Zaman Now

Penulis adalah Staf Pengajar IKIP PGRI Bojonegoro  

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Sutradara Wregas Bhanuteja kembali menggebrak sinema tanah air melalui karya terbarunya, Para Perasuk. Berbeda dengan pakem film bertema mistis pada ...

1777444592.4628 at start, 1777444592.9454 at end, 0.4826021194458 sec elapsed