Idul Adha Lewat, Sapi masih Langka
Selasa, 13 Oktober 2015 22:00 WIBOleh Ahmad Bukhori
Oleh Ahmad Bukhori
Sumberrejo - Hewan sembelihan kurban tahun ini memang didominasi sapi. Karena bisa digunakan untuk 7 orang sekaligus. Banyak yang menggunakan cara tersebut.
Hal itu berdampak pada sulitnya mendapatkan sapi hingga saat ini. Meskipun idul adha telah lama berselang, sapi menjadi langka di pasaran. Terutama bagi sejumlah pemasok dan tukang jagal sapi.
Salah satu pemasok, sekaligus penjagal, H. ALi Zainudin (58), warga Dusun Baduk, Desa Sumuragung, Kecamatan Sumberrejo. Dia mengaku kesulitan mencari sapi. Sapi - sapi dari peternak, kata Zaenudin, banyak yang sudah habis untuk keperluan kurban pada Idul Adha kemarin. Jumlah sapi yang disembelihnya pun kini berkurang.
"Per hari yang biasanya menyembelih 2, terkadang malah 3 sapi bahkan lebih. Sedangkan kini, saya hanya menyembelih satu ekor saja per hari," terangnya
Sementara, kata dia, akhir - akhir ini permintaan daging sapi naik, lantaran musimnya warga menggelar hajatan seperti pesta nikah dan khitan. "Daging sapi masih jadi favorit warga dalam beberapa acara hajatan tersebut," terangnya.
Senada dengan itu, adalah yang dialami oleh jagal sapi lainnya, H. Masrukan (58). Dia menjelaskan, untuk memenuhi pemesannya, kini ia harus mendatangkan dan mencari sapi dari luar kota. "Dari Tuban, Lamongan. Itu pun sulit," katanya.
Dia menambahkan, soal harga, meski Idul Adha telah lewat beberapa bulan yang lalu, harga sapi masih di kisaran harga yang bisa dikatakan tinggi. Kata dia, idealnya sapi yang sudah layak potong minimal di kisaran harga Rp 15.000 000.
Harga segitu biasanya dapat menghasilkan sekitar satu setengah kwintal lebih daging, dan harga daging sapi masih di kisaran Rp 84.000 per kilogramnya," pungkasnya. (ori/moha)
Ilustrasi : net


































.md.jpg)






