Banjir Bandang
Banjir di Temayang, 3 Rumah Roboh, 30 Hektare Padi Tergenang, 2 Orang Luka-Luka
Kamis, 22 Februari 2018 15:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Oleh Imam Nurcahyo
Bojonegoro (Temayang) - Sebagaimana diberitakan sebelumnya, akibat hujan yang turun dengan intensitas cukup deras pada Rabu (21/2/2018) malam, mengakibatkan banjir bandang di sejumlah wilayah Kabupaten Bojonegoro, diantaranya di Kecamatan Bubulan, Kecamatan Sukosewu, Kecamatan Dander, Kecamatan Balen dan Kecamatan Temayang.
Di Kecamatan Temayang, banjir bandang mengakibatkan 3 rumah roboh, 30 hektare area pesahawahan yang ditanami padi juga tergenang. Selain itu, dua orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat tertimpa rumah yang roboh. Sedangkan kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Baca: Banjir Bandang Terjadi di Sejumlah Wilayah Bojonegoro

Informasi yang diperoleh awak media ini dari Kapolsek Temayang, AKP Margono, dua unit bangunan rumah milik Sutiyo (67), warga Dusun Guyangan Desa Soko RT 005 RW 002 Kecamatan Temayang, roboh dan nyaris rata dengan tanah.
“Korban Sutiyo diperkirakan menderita kerugian sebesar Rp 60 juta,” jelas Kapolsek.
Akibat robohnya bangunan rumah tersebut, pemilik rumah, Sutiyo, mengalami luka di kepala, sedangkan istrinya yang bernama Suwarti, juga mengalami luka-luka di dada, kepala dan kakinya, akibat tertimpa material rumah yang roboh.
“Kedua korban saat ini menjalani rawat inap di Puskesmas Temayang,” jelas Kapolsek.
Selain 2 unit rumah milik Sutiyo yang roboh, bangunan tembok sepanjang kurang lebih 30 meter dengan ketinggian sekira 4 meter milik Moh. Johan (38), warga Desa Soko RT 003 RW 001 Kecamatan Temayang, juga roboh akibat diterjang banjir bandang.
Akibat hujan deras yang terjadi tadi malam, juga mengakibatkan tanah longsor yang menimpa bagian belakang atau dapur milik Nyanidin (55), warga Dusun Sumberpoh Desa Soko RT 016 RW 002 Kecamatan Temayang.
“Korban Nyamidin diperkirakan menderita kerugian sebesar Rp 20 juta,” jelas Kapolsek.
Sedangkan luapan air Sungai Sekonang yang melintas di Desa Soko Kecamatan Temayang, juga menggenangi area persawahan kurang lebih seluas 30 hektare, yang saat ini ditanami padi berumur sekitar 60 hari .
“Banjir juga menggenangi tanaman padi seluas kurang lebih 30 hektare di Desa Soko. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 360 juta,” pungkas Kapolsek. (red/imm)


































.md.jpg)






