News Ticker
  • Ribuan Warga Ikuti Senam Dayung di Alun-Alun Bojonegoro
  • Cangkrukan Kamtibmas, Kapolres Ajak BEM se Bojonegoro Jadi Mitra Kamtibmas
  • Terperosok Lubang Jalan Paving, Pemotor di Kanor Bojonegoro Luka Berat
  • Cah Jos, Upaya Polres Bojonegoro Tekan Penggunaan Motor Oleh Pelajar
  • Menjaga Gejolak Medsos di Tengah Maraknya Angka Perceraian
  • Menunggu
  • Di Bojonegoro Hari Ini Terjadi 2 Peristiwa Kebakaran Rumah
  • Pelantikan Perangkat Desa Glagahwangi Sugihwaras Diwarnai Aksi Unjuk Rasa Warga
  • Kebakaran Nyaris Menghanguskan Gudang Toko Milik Warga Pacul Bojonegoro
  • Jagong Harmoni, Upaya Kapolres Bojonegoro Dalam Menjaga Kondusifitas Wilayah
  • Mengubah Pola Pikir, Membangun Mindset
  • Polres Bojonegoro Rilis Hasil Ungkap Kasus Operasi Sikat Semeru 2018
  • Satria Tubruk Vario di Padangan Bojonegoro, Kedua Pengendara Luka-Luka
  • Viral, Senam Goyang Dayung di Kalangan Pelajar Tuban
  • Tabrakan Motor di Dander Bojonegoro, 3 Orang Luka-Luka
  • Masih Ada Kendaraan Bak Terbuka di Bojonegoro, Untuk Mengangkut Orang
  • Keadaan
  • 87 Pengendara Kendaraan Bermotor Terjaring Razia Sat Lantas Polres Bojonegoro
  • Pola Pengamanan Pemilu 2019 di Bojonegoro, Sesuai Situasi dan Kondisi Kerawanan Daerah
  • Jajaran Polres Bojonegoro Siap Amankan Pemilu 2019

Harga Kebutuhan Dapur di Pasar Bojonegoro Mulai Merangkak Naik

Oleh Muliyanto

Bojonegoro Kota - Meski bulan suci ramadan masih kurang sebulan lagi, namun harga kebutuhan dapur di pasar tradisional Bojonegoro Kota, pada Sabtu (14/04/2018) terpantau mulai merangkak naik. Kenaikan terparah terjadi pada bawang merah yang kenaikannya mencapai tujuh puluh lima persen. Sementara untuk bawang putih masih stabil. Sedangkan untuk harga cabai, meski tidak drastis, perlahan juga mulai mengalami kenaikan. Kondisi tersebut mulai dikeluhkan ibu-ibu rumah tangga.

Berdasarkan pantauan awak media ini, kenaikan harga bumbu dapur tertinggi terjadi pada komoditas bawang merah, bumbu dapur ini selama sepekan terakhir melonjak naik sebesar 75 persen.  Jika sebelumnya pedagang menjual dengan harga Rp 20 ribu per kilogram, kini sudah menembus harga Rp 35 ribu per kilogram. Sementara harga bawang putih masih stabil pada kisaran Rp 25 ribu per kilogram.

Kenaikan juga berlaku pada cabai rawit merah, dari semula Rp 30 ribu per kilogram menjadi Rp 35 ribu per kilogram. Untuk cabai keriting dari semula Rp 35 ribu per kilogram menjadi Rp 40 ribu per kilogram. Sedangkan untuk cabai hijau besar dari Rp 14 ribu per kilogram naik menjadi Rp 22 ribu per kilogram. Sedangkan untuk cabai merah besar, dari semula Rp 35 ribu per kilogram, dijual Rp 40 ribu per kilogram. 

Salah satu pedagang di pasar tradisional Bojonegoro, Sumiati (46) asal Kelurahan Ledok Wetan Kecamatan Bojonegoro Kota, kepada awak media ini mengatakan bahwa kenaikan harga bumbu dapur yang paling tinggi terjadi pada komoditas bawang merah setelah itu disusul dengan cabai hijau besar.

“Kenaikan harga bawang merah sudah mulai sejak seminggu ini. Demikian juga untuk cabai hijau besar,” terang Sumiati.

Hal senada juga disampaikan oleh Nunung (36), pedagang asal Kelurahan Banjarjo Kecamatan Bojonegoro Kota, bahwa kenaikan harga yang paling dirasakan selama sepekan terakhir ini adalah untuk komoditas bawang merah.

“Dari kenaikan ini berdampak pada omzet penjulan. Kini para pembeli kebanyakan mengurangi belanjaan kebutuhan dapurnya,” tuturnya.

Naiknya harga kebutuhan dapur tersebut mulai dikeluhkan masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga. Seperti yang disampaikan Tia ( 41) ibu rumah tangga asal kelurahan Kauman Bojonegoro, dirinya terpaksa harus mengurangi pembelian sejumlah belanjaan agar uang benlanja cukup.

“Untuk pembelian kebutuhan bumbu dapur, dikurangi dikit dan di pas-pasin uang belanjaannya,” tuturnya.

Melambungnya harga kebutuhan dapur ini diperkirakan masih akan berlansung hingga ramadan dan mencapai puncaknya pada lebaran nanti. (mol/imm)

 

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Teras

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Kang Yoto, Mantan Bupati Bojonegoro

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Oleh Muhammad Roqib Kang Yoto, mantan Bupati Bojonegoro dua periode yakni 2008 2013 dan 2013 2018, sungguh menikmati masa-masa senggangnya ...

Opini

Menjaga Gejolak Medsos di Tengah Maraknya Angka Perceraian

Opini

Menjaga Gejolak Medsos di Tengah Maraknya Angka Perceraian

*Oleh Desmaniar BERTRANSFORMASI menjadi kebutuhan primer di abad 21 ini, media sosial (medsos), disadari banyak memberikan manfaat berupa kemudahan bagi ...

Quote

Menunggu

Menunggu

Oleh Dr Hj Sri Minarti, M.Pd.I Menunggu dapat diartikan tinggal beberapa saat di suatu tempat mengharapkan atau menanti hadirnya atau ...

Sosok

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Lobak, Timun, Batang, Sawi, Wortel dan aneka buah serta sayur ternyata tak hanya difungsikan menjadi sayur ...

Eksis

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Suwito (56), warga Desa Sumberejo RT 002 RW 001 Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro, yang sehari-hari ...

Religi

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

*Oleh Roli Abdul Rokhman SAg MPdI Saudaraku, sadarilah...! Selama kita masih suka mengagungkan harta, maka diri kita pasti akan mengalami ...

Berita Foto

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Oleh Muhammad Roqib Bojonegoro (Kalitidu) Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu membuat lukisan atau mural di tembok yang ada di sekililing ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Bulan Suro, bagi sebagian orang Jawa masih dianggap sebagai bulan yang sakral. Bulan untuk tirakat dan ...

Statistik

Hari ini

1.518 kunjungan

2.707 halaman dibuka

32 pengunjung online

Bulan ini

73.454 kunjungan

130.984 halaman dibuka

Tahun ini

1.001.770 kunjungan

1.758.408 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 609.159

Indonesia: 10.085

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015