News Ticker
  • Antisipasi Politik Uang, Panwaskab Bojonegoro Akan Laksanakan Patroli Pengawasan
  • Diduga Pengendara Mengantuk, Honda Supra di Dander Bojonegoro Ditabrak Yamaha Jupiter
  • Peran Bidan Dalam Menekan Angka Kematian Ibu
  • Sat Lantas Polres Bojonegoro Pasang Speed Alarm System pada Armada Bus AKDP
  • Kapolres Bojonegoro Imbau Seluruh Paslon Tidak Laksanakan Politik Uang
  • Jelang Masa Tenang, Panwaskab Bojonegoro Akan Tertibkan APK Pilkada 2018
  • Panwaskab Bojonegoro Imbau Seluruh Paslon Tidak Lakukan Kampanye Saat Masa Tenang
  • Diduga Pengemudi Kurang Kosentrasi, Mobil Xenia di Ngraho Bojonegoro, Tabrak Pagar Jembatan
  • KPU Bojonegoro Distribusikan Logistik Pemilukada 2018 ke PPK
  • Cinta
  • Mulai Juni 2018, 10 Kecamatan di Blora Bisa Cetak e-KTP
  • "VOC-Games" Media Pembelajaran Matematika Yang Menyenangkan
  • Penghargaan
  • 4 Motor Terlibat Kecelakaan di Baureno Bojonegoro, 2 Orang Pengendara Luka Berat
  • Mendadak Belok, Beat Ditabrak Mio di Kanor Bojonegoro, Pengendara Beat Masuk Rumah Sakit
  • Hari Pertama Masuk Kerja, Bupati Blora Tekankan Pentingnya Semangat Kerja
  • Hari Pertama Kerja Usai Libur Cuti Bersama Idulfitri, Wakil Bupati Blora Sidak PNS
  • 2 Minggu Operasi Ketupat 2018 di Bojonegoro, Angka Kecelakaan Lalu-Lintas Menurun Drastis
  • Tersengat Listrik, Seorang Warga Kalitidu Bojonegoro Meninggal Dunia di Puskesmas
  • Usai Libur Cuti Bersama Idulfitri, Kapolres Bojonegoro Cek Pelayanan SIM dan STNK
Qiyam Ramadan atau Salat Tarawih

Oase Ramadan

Qiyam Ramadan atau Salat Tarawih

*Oleh Drs H Sholikhin Jamik SH MHes

Syariat Salat Tarawih

Tarawih adalah salat yang dilakukan di malam hari secara berjamaah pada bulan Ramadan dan waktunya dimulai setelah salat  Isya sampai terbitnya fajar (Subuh).

Rasulullah –Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam sangat menganjurkan agar kita melaksanakannya sebagaimana sabda beliau: “Barangsiapa melakukan qiyam (salat malam) pada bulan Ramadan dengan keimanan dan pengharapan, diampunilah dosa-dosanya yang telah lalu.”  (HR. Bukhari dan Muslim)

Jadi, tarawih adalah termasuk qiyam Ramadan (salat malam) pada bulan Ramadan. (“Majalis Syahr Ramadan” halaman 30. Karya Fadhilatusy Syaikh Muhammad bin Sholeh Al-Utsaimin)

Rasulullah - Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam adalah yang pertama kali melakukannya secara berjamaah di masjid, lalu beliau Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam meninggalkannya karena khawatir diwajibkan atas ummatnya, sebagaimana diriwayatkan ibunda Aisyah - radhiallahu anha, Bahwasanya Rasulullah - Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam salat di masjid pada suatu malam dan beberapa sahabat mengikuti salat beliau - Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam, kemudian beliau salat pada hari berikutnya dan yang mengikuti semakin banyak, kemudian para sahabat berkumpul pada malam ketiga atau keempat lalu Rasulullah - Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam tidak keluar kepada mereka.

Keesokan harinya beliau - Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam bersabda: “Aku telah mengetahui apa yang kamu lakukan (semalam) dan tidak menghalangiku untuk keluar kepadamu melainkan karena aku khawatir diwajibkannya atasmu.” Dan ini terjadi pada bulan Ramadan.

(HR. Bukhari dan Muslim. Lihat “Majalis Syahr Ramadan” halaman 31. Karya Fadhilatusy Syaikh Muhammad bin Sholeh Al-Utsaimin).

Jumlah Raka’atnya:

Para salafush shaleh berbeda pendapat tentang jumlah raka’at salat tarawih sekaligus witirnya, namun yang sunnah adalah sebelas raka’at dengan salam pada setiap dua raka’at, karena ibunda ‘Aisyah –radhiallahu anha pernah ditanya tentang bagaimana salat Nabi - Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam pada bulan Ramadan?

Beliau menjawab: “Rasulullah - Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam tidak menambah pada bulan Ramadan dan selainnya atas sebelas raka’at.”  (HR. Bukhari dan Muslim)

Imam Malik meriwayatkan dalam Al-Muwaththa’ dari Muhammad bin Yusuf, dari As-Sa’ib bin Yazid (sahabat), bahwasanya Umar Ibnul Khaththab - Radhiallahu ‘Anhu memerintahkan kepada Ubaiy bin Ka’ab dan Tamim Ad-Dariy - Radhiallahu ‘Anhuma untuk menjadi imam manusia (salat tarawih) dengan sebelas raka’at.

Walaupun demikian, jika lebih dari sebelas raka’at tidaklah mengapa karena Nabi –Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam pernah ditanya tentang salat malam, maka beliau - Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam menjawab: “Salat malam itu dua, dua (tanpa batas). Jika seorang dari kamu khawatir masuk waktu Subuh hendaklah salat satu raka’at sebagai witir salatnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Yang paling afdhal dan sempurna adalah sebagaimana bilangan raka’at yang terdapat dalam sunnah, yaitu sebelas raka’at yang dikerjakan dengan khusyu’, tenang dan panjang yang tidak sampai memberatkan manusia.

(“Majalis Syahr Ramadan” halaman 27-33. Karya Fadhilatusy Syaikh Muhammad bin Sholeh Al-Utsaimin. Dan “Fushul Fi Ash-Shiyam wa At-Tarawih wa Az-Zakah” halaman 17-19, Syaikh Muhammad bin Sholeh Al-Utsaimin)

Hendaklah seseorang tidak meninggalkan salat tarawih dan pergi sebelum imam selesai daripadanya dan dari salat witir agar supaya mendapatkan pahala salat semalam suntuk. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad - Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam: “Sesungguhnya seseorang yang salat bersama imam sampai selesai dicatat baginya salat seluruh malam.” (HR. Imam Ahmad) (*/inc)

Foto: Salat Tarawih di Masjid Istiqlal, Jakarta. (Foto: Yudhistira Amran Saleh/kumparan)

*) Penulis: Panitera Pengadilan Agama Bojonegoro

 

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Teras

Ngaji Urip Bareng Kang Yoto

Ngaji Urip Bareng Kang Yoto

Oleh Muhammad Roqib Bojonegoro Apa yang dilakukan oleh Kang Yoto, sapaan Suyoto, mantan Bupati Bojonegoro dua periode yakni 2008-2013 dan ...

Opini

Peran Bidan Dalam Menekan Angka Kematian Ibu

Hari Bidan Nasional 24 Juni

Peran Bidan Dalam Menekan Angka Kematian Ibu

*Oleh dr Achmad Budi Karyono GARDA terdepan yang bertanggung jawab terhadap kesehatan para ibu, khususnya ibu hamil adalah bidan. Hari ...

Quote

Cinta

Cinta

Oleh Dr Hj Sri Minarti, M.Pd.I CINTA merupakan perasaan kebaikan kasih sayang pada seseorang atau benda. Secara psikologis cinta dibagi ...

Sosok

Muhayatun Khoiriyah, Pelukis Sketsa Wajah Asal Kedungadem

Muhayatun Khoiriyah, Pelukis Sketsa Wajah Asal Kedungadem

Oleh Siti Ainur Rodhiyah Bojonegoro - "Mimpi itu harus dikejar. Mumpung ada kesempatan dan keadaan. Selagi masih muda kita gunakan ...

Eksis

Bertemu J-Rocks Band di Belakang Panggung, MGS SMAN 1 Bojonegoro

Eksklusif

Bertemu J-Rocks Band di Belakang Panggung, MGS SMAN 1 Bojonegoro

Oleh Siti Ainur Rodhiyah Bojonegoro - Terlihat sebuah mobil tiba menuju belakang Gedung Serba Guna Bojonegoro, tempat dilaksanakannya malam pagelaran ...

Religi

Tuntunan Shalat Ied (Fiqih Dua Hari Raya)

Oase Ramadan

Tuntunan Shalat Ied (Fiqih Dua Hari Raya)

*Oleh Drs H Sholikhin Jamik SH MHes LEBARAN hampir tiba. Hari kemenangan, hari iedul fitri. Berikut ini beberapa nukilan yang ...

Berita Foto

Menabrak Formalitas

Menabrak Formalitas

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Tak ingin terlihat monoton dengan pose foto bersama yang begitu begitu saja, sejumlah pejabat yang ...

Feature

"VOC-Games" Media Pembelajaran Matematika Yang Menyenangkan

"VOC-Games" Media Pembelajaran Matematika Yang Menyenangkan

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Berawal dari ketakutan pada matematika dan kerisauan akan budaya yang semakin terkikis, tiga mahasiswa Universitas ...

Resensi

32 Khutbah Jumat Cak Nur

32 Khutbah Jumat Cak Nur

32 Khutbah Jumat Cak Nur Oleh Muhammad Roqib Bagaimana bila khutbah yang dilakukan setiap hari Jumat ditulis dalam sebuah buku?. ...

Statistik

Hari ini

1.261 kunjungan

2.140 halaman dibuka

105 pengunjung online

Bulan ini

79.240 kunjungan

135.823 halaman dibuka

Tahun ini

685.500 kunjungan

1.205.820 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 644.461

Indonesia: 12.203

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015