News Ticker
  • Festival Literasi Digital 2026, Kolaborasi EMCL dan PDPM Bojonegoro Luncurkan Website
  • Warga Sudu, Gayam, Bojonegoro Mulai Rasakan Nilai Ekonomi Pemilahan Sampah
  • Sekolah Jurnalistik RPS Tuban, Bekali Pelajar Prinsip Dasar Jurnalistik di Era Disrupsi Informasi
  • Ditarget Beroperasi Maret 2027, Groundbreaking Proyek Mini LNG Plant di Bojonegoro Dimulai
  • Logo Hari Jadi Bojonegoro ke-349 Resmi Diluncurkan
  • Gandeng BBPMP Jatim, Disdik Bojonegoro Mantapkan Program Budaya Sekolah Aman dan Nyaman
  • APBD Menyusut, Pemkab Bojonegoro Gembleng Kepala Desa Soal Akuntabilitas BKK Desa
  • Antisipasi Luapan Bengawan Solo, Dinsos Bojonegoro Gembleng Warga Desa Rawan Bencana
  • Di Festival Literasi Digital Pemuda Muhammadiyah, Wabup Bojonegoro Ajak Remaja Kritis dan Junjung Etika Bermedsos
  • 23 September dalam Catatan Sejarah Dunia dan Nasional
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 23 September 2026
  • Era Digital dan Mobile Journalism, Peluang Besar Jurnalis Muda Menjaga Kebenaran Informasi
  • Ancaman Kekeringan Meluas, Pemprov dan DPRD Jatim Perketat Antisipasi Puso di Kawasan Selatan
  • Sering Tanpa Gejala, Ini Alasan Batu Ginjal Tetap Berbahaya Meski Tidak Terasa Sakit
  • 22 September dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 22 September 2026
  • Lomba Desain Logo Hari Jadi Bojonegoro ke-349 Selesai Digelar, Ini Pemenangnya
  • Menghadapi Terik Cuaca Panas, Ini 6 Langkah Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Tetap Fit
  • 20 Atlet Taekwondo Kodim 0813 Bojonegoro Bawa Pulang 20 Trofi
  • Ratusan Relawan Kelas Inspirasi Lintas Daerah Hingga Mancanegara Siap Semangati 804 Siswa di Bubulan
  • Sabet 288 Poin, Kalimantan Timur Raih Juara Umum MTQ Nasional XXXI 2026
  • 21 September dalam Catatan Sejarah Dunia dan Nasional
  • Jatuh dan Terlindas Truk, Pemotor di Kapas, Bojonegoro Luka Berat
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 21 September 2026
Kreativitas Ibu Rumah Tangga di Blora Sulap Bambu Jadi Berbagai Macam Barang Bernilai Jual

Kreativitas Ibu Rumah Tangga di Blora Sulap Bambu Jadi Berbagai Macam Barang Bernilai Jual

Oleh Priyo Spd

Blora - Bambu, sering kali hanya digunakan untuk bahan bakar rumah tangga, namun di tangan kelompok PKK Desa Jejeruk Kecamatan Blora bambu dimanfaatkan sebagai bahan kerajinan tangan yang bernilai jual. Para ibu rumah tangga ini mampu membuat sejumlah kreativitas menarik yang mampu menghasilkan karya tangan menarik.

Pemrakarsanya adalah Dedi Purnomo warga Desa Jejeruk Kecamatan Blora. Berawal dari banyaknya bambu di desa tersebut dedi berinisatif untuk membuat kerajinan dari bahan baku bambu. Dengan memperdayakan ibu  rumah tangga desa tersebut,  kerajinan tangan dari bahan dasar bambu mampu dihasilkan dengan variasi yang menarik.

“Macam-macam yang dibuat mulai dari tempat sampah, piring, vas bunga, tempat parsel  dan  tempat lampu,” jelas Dedi Purnomo, Koordinator Kerajinan Bambu, Senin (04/06/2018).

Dedi menjelaskan untuk bahan tidak begitu sulit mendapatkanya karena di sekitar rumah terdapat tanaman bambu yang tumbuh. Namun banyak bambu yang tumbuh, bahan bambu yang digunakan tidak asal bambu saja melainkan bambu jenis wulung dan ngapus.

“Bambu bermacam macam, sehingga yang digunakan hanya jenis bambu wulung dan bambu ngapus,” ucapnya.

Menurutnya, dalam satu hari para pengrajin bisa menghasilkan 5 hingga 7 buah tergantung dari tingkat kesulitan anyaman dan bentuk kerajinan yang akan dibuatnya.

“Kalau bikinnya simpel ya cepat namun kalau ada pesanan khusus dan anyaman sulit ya agak lama,” terangnya.

Dari hasil kerajinan tangan tersebut, lanjut Dedi, dipasarkan melalui online yang difasilitasi oleh desa. Tak hanya itu para pemesan juga bisa datang langsung untuk pesan sesuai keinginan.

“Untuk harga mulai dari harga Rp 8 ribu hingga Rp 70 ribu tergantung kesulitan dan besar kecil anyaman,” ujarnya.

Sementara itu Mutamah salah satu ibu rumah tangga yang membuat kerajinan anyaman bambu mengaku senang bisa ikut membuat kerajinan ini, selain bisa menambah penghasilan keluarga, kegiatan ini juga  sangat membantu ibu-ibu sekitar.

“Alhamdulilah senang sekali, awalnya ya kesulitan namun karena sudah terbiasa jadi mudah,” terangnya.

Sekadar diketahui kerajinan anyaman buah tangan ibu rumah tangga ini sudah dipasarkan di Blora dan luar daerah. Bahkan selama bulan Ramadan pesanan meningkat hingga 30 persen. Para pemesan biasanya memesan untuk menghias rumah menjelang Lebaran terutama jenis parsel dan tempat lampu.(teg/kik)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

PERNAH nggak sih kamu sedang mengusap layar ponsel, lalu menemukan video tentang tanda-tanda suatu kondisi kesehatan yang terasa, Loh, ini ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Dokumenter Oasis Don't Look Back in Anger, Catatan Ringkas

Film Dokumenter Oasis Don't Look Back in Anger, Catatan Ringkas

Bagi yang menghabiskan lebih dari satu dekade menanti gencatan senjata Gallagher Bersaudara namun kurang beruntung disambangi oleh tur mereka pada ...

1790170865.553 at start, 1790170865.8091 at end, 0.2561559677124 sec elapsed