News Ticker
  • Kapolres dan Pimpinan Ponpes Al Rosyid, Pimpin Upacara Hari Santri di Polres Bojonegoro
  • Ribuan Santri di Blora, Ikuti Kirab Peringati Hari Santri Nasional 2018
  • Diduga Akibat Cemburu, Kakek di Jenu Tuban Habisi Nyawa Tetangganya Menggunakan Arit
  • Bertanding Gunakan Perahu Pinjaman, Tim Dayung Blora Raih 13 Medali
  • Daftar Top 40 Inovasi Pelayanan Publik 2018
  • Kementerian PANRB Tetapkan Top 40, Inovasi Pelayanan Publik 2018
  • BPBD Bojonegoro Tambah Armada untuk Distribusi Air Bersih
  • Kapolres Tuban Ingatkan Perjuangan Para Ulama dan Santri dalam Kemerdekaan RI
  • Bupati Pimpin Upacara Hari Santri Nasional di Alun-Alun Bojonegoro
  • Bupati Buka Festival Hadroh Al Banjari se Kabupaten Bojonegoro di Gayam
  • Ribuan Warga Ikuti Senam Dayung di Area CFD Alun-Alun Bojonegoro
  • Wakil Bupati Wisuda 2020 Santri TPQ se Kabupaten Blora
  • Peringati HKGB, Bhayangkari Cabang Bojonegoro Gelar Lomba Menghias Tumpeng
  • Tabrak Mobil Yang Hendak Belok, Pemotor di Margomulyo Bojonegoro Luka-Luka
  • Kurang Hati-Hati, Pikap Tabrak Motor di Balen Bojonegoro, Pengendara Motor Luka Berat
  • Terjatuh dan Terlindas Truk, Seorang Kenek di Dander Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Warga Kerek Tuban Raup Puluhan Juta Rupiah dari Budidaya Jamur Tiram
  • Porprov Jateng, Novita Andriyani Sumbang Emas Pertama untuk Blora dari Half Maraton
  • Apel HJB ke 341, Bupati Bojonegoro Sampaikan 17 Program Prioritas Pembangunan
  • Persahabatan
Seorang Warga Sekar Bojonegoro Ditemukan Meninggal Gantung Diri

Seorang Warga Sekar Bojonegoro Ditemukan Meninggal Gantung Diri

Oleh Ahmad Muhajir

Bojonegoro (Sekar)- Warga Desa Bobol RT 042 RW 012 Kecamatan Sekar Kabupaten Bojonegor gempar lantaran seorang warganya meninggal dengan cara tak wajar. Pasalnya, seorang laki-laki bernama Sukarno bin Sapar (34) ditemukan meninggal gantung diri di blandar rumahnya. Peristiwa ini terjadi pada, Sabtu (14/07/2018) sekira pukul 10.45 WIB tadi siang.

Semula pria yang sehari-hari bekerja sebagai petani lahan garapan ini pergi ke sawah bersama istri, anak dan mertuanya. Korban yang pulang lebih awal dari yang lainnya dan saat mertua korban pulang ke rumah, mendapati korban sudah meninggal dalam kondisi leher terikat tali bergantung di blandar rumah.

Belum diketahui motif hingga korban gantung diri, namun menurut keterangan keluarganya, korban sempat dirawat di RSJ Solo karena masalah kejiwaan.

 

Kapolsek Sekar AKP Rumadi menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan para saksi Sarijem (45) dan Warsi (50) keduanya mertua korban dan Sri Lestari (21) istri korban, bahwa kronologi kejadian tersebut bermula pada Sabtu (14/07/2018) sekira jam 06.30 WIB korban bersama istri, anak dan mertuanya pergi ke tanah garapan di desa tersebut.

Sekira pukul 09.30 WIB korban pulang lebih dulu, disusul mertua korban pulang sekira pukul 11.45  WIB. Setibanya di rumah, lanjut Kapolsek, mertuanya kaget karena mendapati korban sudah meninggal dalam posisi bergantung di blandar rumah.

"Mertua korban mendapati korban dalam keadaan gantung diri menghadap ke utara menggunakan seutas tali yang terikat dengan kayu blandar rumah bagian dapur," ujarnya.

Seketika itu juga mertua korban berteriak meminta tolong tetangga untuk menurunkan korban yang masih tergantung tali. Saat ditemukan, nyawa korban sudah tidak tertolong lagi.

"Saat ditemukan korban sudah tidak bernyawa lagi atau meninggal dunia," paparnya.

Kejadian ini langsung dilaporkan keluarga korban kepada perangkat desa setempat dan diteruskan ke Polsek Sekar. Selanjutnya Kapolsek bersama anggota dan tim dokter dari Puskesmas Sekar segera menuju lokasi untuk melakukan olah TKP dan  pemeriksaaan medis.

Hasil pemeriksaan medis yang di pimpin oleh dr Andik Suiatmiko dari Puskesmas Sekar diketahui korban berjenis kelamin laki-laki dengan tinggi 170 CM, rambut hitam, menggunakan celana kolor pendek  warnan abu dan kaos warna hijau. Pada leher korban terdapat bekas jeratan tali, dengan lidah menjulur

“Tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan atau penganiayaan pada korban. Korban meninggal dunia murni karena gantung diri," terang Kapolsek AKP Rumadi.

Kapolsek menambahkan, bahwa menurut keterangan keluarga korban dan tetangga yang mengenal dekat dengan korban, bahwa korban sudah lama mengalami gangguan jiwa dan pernah dirawat di RSJ Solo.

Atas peristiwa ini, lanjut Kapolsek, keluarga korban menerimanya sebagai musibah yang dialami dan tidak menuntut siapapun, serta membuat surat pernyataan keberatan dilakukan otopsi.

"Dalam hal ini keluarga korban menerimanya sebagai musibah dan membuat surat pernyataan keberatan dilakukan Otopsi," paparnya.

Adapun barang bukti yang sempat diamankan petugas tali tampar yang terbuat dari plastik berwarna biru dengan panjang 100 cm. Selanjutnya, petugas menyerahkan korban kepada keluarga untuk dilakukan proses pemakaman. (muh/imm)

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Teras

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Kang Yoto, Mantan Bupati Bojonegoro

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Oleh Muhammad Roqib Kang Yoto, mantan Bupati Bojonegoro dua periode yakni 2008 2013 dan 2013 2018, sungguh menikmati masa-masa senggangnya ...

Opini

Penegakan Hukum Terhadap Peredaran Rokok Ilegal

Penegakan Hukum Terhadap Peredaran Rokok Ilegal

*Oleh Budi Harjana PENGENDALIAN dan penegakan hukum yang tepat, dapat mencegah dan menanggulangi terjadinya peredaran rokok ilegal. Apa itu rokok ...

Quote

Persahabatan

Persahabatan

Oleh Dr Hj Sri Minarti, M.Pd.I Persahabatan menunjukkan perilaku dalam menjalin hubungan antara seorang dengan orang lain atau beberapa orang. ...

Sosok

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Lobak, Timun, Batang, Sawi, Wortel dan aneka buah serta sayur ternyata tak hanya difungsikan menjadi sayur ...

Eksis

Warga Kerek Tuban Raup Puluhan Juta Rupiah dari Budidaya Jamur Tiram

Warga Kerek Tuban Raup Puluhan Juta Rupiah dari Budidaya Jamur Tiram

Oleh Achmad Junaidi Tuban (Kerek) Salah satu warga Desa Tlogowaru Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban, Darmaun (39), sukses menjadi pembudidaya jamur ...

Religi

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

*Oleh Roli Abdul Rokhman SAg MPdI Saudaraku, sadarilah...! Selama kita masih suka mengagungkan harta, maka diri kita pasti akan mengalami ...

Berita Foto

Inilah Prosesi Kegiatan Menuju Grebeg Berkah Jonegaran, HJB ke 341

Berita Foto

Inilah Prosesi Kegiatan Menuju Grebeg Berkah Jonegaran, HJB ke 341

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke 341 tahun 2018, telah dilaksanakan pada Jumat ...

Feature

Udek, Tradisi Unik Masyarakat Desa Turigede Kecamatan Kepohbaru, Bojonegoro

Udek, Tradisi Unik Masyarakat Desa Turigede Kecamatan Kepohbaru, Bojonegoro

Oleh Muliyanto Bojonegoro (Kepohbaru) - Lain ladang, lain belalang. lain lubuk, lain ikannya. barangkali ibarat pepatah itulah yang dilakukan masyarakat ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Bukit Kunci, Jadi Destinasi Wisata Baru di Blora

Bukit Kunci, Jadi Destinasi Wisata Baru di Blora

Oleh Priyo Spd Blora - Sibuknya aktivitas selama sepekan terkadang membuat badan ini lelah dan butuh penyegaran berwisata atau berkunjung ...

Statistik

Hari ini

2.719 kunjungan

4.469 halaman dibuka

78 pengunjung online

Bulan ini

76.000 kunjungan

134.766 halaman dibuka

Tahun ini

1.100.110 kunjungan

1.932.100 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 607.852

Indonesia: 10.153

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015