News Ticker
  • 29 Oktober dalam Catatan Sejarah  
  • IDMC 2026, Kolaborasi Media dan Industri Kreatif Buka Peluang bagi UMKM
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 29 Oktober 2026
  • Puluhan Pelajar di Tuban Ikuti Pelatihan Jurnalistik dan Edukasi Terkait Industri Hulu Migas
  • Cara Para Pendidik di Bojonegoro Tumbuhkan Budaya Memilah Sampah Sejak Dini
  • Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Bojonegoro Bertabur Penghargaan Prestasi Pemuda
  • Sunaryo Resmi Dilantik Jadi Sekda Blora Bertepatan Peringatan Hari Sumpah Pemuda
  • Pemkab Bojonegoro Sosialisasi Perbup Nomor 36 Tahun 2026 tentang Sistem Kerja ASN, Hapus Jabatan Subkoordinator
  • Pemkab Bojonegoro Salurkan CSR PT ADS untuk 161 Pedagang Pasar Kota Lama
  • Anda Suka Makan Telur Mentah dan Setengah Matang? Ini Bahayanya Menurut Ahli Gizi
  •   28 Oktober dalam Catatan Sejarah 
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 28 Oktober 2026
  • Mengabdi 31 Tahun, Emy Edi Susanto Raih Penghargaan Adhi Bhakti Pratama dari TP PKK Pusat
  • Lepas 345 Kontingen POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026, Bupati Bojonegoro Targetkan Masuk 10 Besar
  • Operasi Modifikasi Cuaca BNPB dan BMKG Mulai Membuah Hasil, Hujan Ringan Guyur Surabaya
  • Operasi Modifikasi Cuaca BNPB dan BMKG Mulai Membuah Hasil, Hujan Ringan Guyur Surabaya
  • Dampak Buruk Kurang Tidur Lebih Berbahaya Dibanding Jarang Makan Nasi
  • PMI Bojonegoro Kumpulkan 178 Kantong Darah dari Pendonor di Lokasi Wisata GoFun
  • Dorong Transparansi Hingga Pelosok, Pemkab Bojonegoro Perkuat Keterbukaan Informasi Publik Desa Jelang Wawancara E-Monev KIP 2026
  • 27 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 27 Oktober 2026
  • Polres Bojonegoro Kembalikan Motor Hasil Ungkap Kasus Operasi Sikat Semeru 2026 ke Pemiliknya
  • Gelar Operasi Sikat Semeru 2026, Polres Bojonegoro Ringkus 11 Tersangka dan Pengungkapan Tuntas 100 Persen
  • Dorong Promosi Geopark, Pemkab Bojonegoro Resmikan Wisata TEKAD Banyu Kuning di Krondonan Gondang
Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Oleh Muliyanto

Bojonegoro - Bulan Suro, bagi sebagian orang Jawa masih dianggap sebagai bulan yang sakral. Bulan untuk tirakat dan menggeler ruwatan, agar dijauhkan dari bala. Sebagian masyarakat Jawa masih meyakini bahwa ada hari dan keadaan tertentu yang membawa hal baik dan buruk bagi manusia. Untuk hal baik tidak perlu dirisaukan, namun hal buruk itu yang harus diantisipasi. Salah satunya dengan mengikuti prosesi ruwatan sebagai bentuk ikhtiar.

Seperti yang dilakukan oleh 42 orang di Kabupaten Bojonegoro ini, pada Selasa (11/09/2018) pagi, mengikuti prosesi acara Ruwatan Massal atau Sukerto, yang digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro.

Acara yang berlangsung di pendapa objek wisata Kayangan Api di Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro ini, dihadiri oleh Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Bojonegoro, Drs Djoko Lukito SSos MM.

Prosesi ruwatan ini diawali dengan acara sungkeman kepada masing-masing keluarga yang menjadi peserta sukerto. Yang diawali dengan pagelaran wayang Murwokolo dengan dalang Ki Saeomo Sabdo Carito dari Kecamatan Ngasem. Seusai gelaran wayang  dilanjutkan pembacaan ritual, pemotongan rambut, basuh muka, penarikan kupat luar. Yang mengandung arti bahwa ini membebaskan peserta dari bala, kesialan dan lain sebagainya.

 

Salah seorang peserta ruwatan Seger, dari Kecamatan Kasiman menjelaskan bahwa dirinya bersama keluarga mengikuti ruwatan karena  anak keduanya lahir pada hari Selasa Kliwon. Menurut orang tuanya bahwa tiron (hari lahir) Selasa Kliwon itu termasuk weton atau kelahiran yang keramat, karena hari yang keramat.

“Saya beserta istri berharap, dengan mengikuti ruwatan ini, anak kami akan jauh dari marabahaya atau sengkolo.” tutur Seger didampingi istrinya.

Seger juga menjelaskan, bahwa kebanyakan dari keluarga yang mengikuti ruwatan ini adalah sebagai bentuk usaha agar keluarga mereka selamat, jauh dari bahaya dan senantiasa diberikan pertolongan oleh Tuhan YME.

“Dengan mengikuti ruwatan massal ini biayanya lebih murah, per keluarga 400 ribu rupiah dan untuk per orang yang mengikuti Ruwatan dikenakan biaya 50 ribu rupiah. Ini jauh lebih ekonomis dibanding menggelar ruwatan sendiri.” jelas Seger.

 

Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Bojonegoro, Drs Djoko Lukito SSos MM.menjelaskan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu agenda wisata yang akan meningkatkan geliat sektor pariwisata di Bojonegoro.

“Budaya di beberapa daerah dikembangkan menjadi salah satu daya tarik kunjungan baik wisatawan lokal, domestik maupun mancanegara dengan kemasan etnik dan original budaya atau kearifan lokal.” tutur Djoko Lukito.

Selain Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Bojonegoro, Drs Djoko Lukito SSos bersama istri, tampak hadir dalam kegiatan tersebut pejabat dari Dinas Kebudayan dan Pariwisata Kabupatten Bojonegoro, Camat Ngasem beserta Muspika Ngasem dan tamu undangan lain. (red/imm)

Banner Ucapan HJB ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Petani, Pemkab Bojonegoro Gelar Gutanbo Fest 2026

Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Petani, Pemkab Bojonegoro Gelar Gutanbo Fest 2026

Bojonegoro Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar Gumregah Tani Bojonegoro Festival (Gutanbo Fest) 2026 di Alun-Alun Bojonegoro pada Jumat (16/10/2026). Perhelatan dibuka ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Menghadapi tumpukan materi kuliah, kejaran tenggat tugas, dan jadwal kelas pagi yang tak kompromi sering kali memaksa mahasiswa mencari jalan ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Bojonegoro - Bukan sekadar destinasi wisata anyar, Geosite Kedung Lantung di Desa Sugihwaras, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menjadi ...

Hiburan

Film Digger,  Komedi Satir tentang Kekuatan Konspirasi Pengancam Lingkungan

Film Digger, Komedi Satir tentang Kekuatan Konspirasi Pengancam Lingkungan

Bojonegoro Sutradara kenamaan Alejandro Gonz lez I rritu kembali menggebrak dunia perfilman lewat karya terbarunya berjudul Digger. Mengusung genre komedi ...

1793242711.4382 at start, 1793242711.8817 at end, 0.44347977638245 sec elapsed