News Ticker
  • Bupati Bojonegoro dan Bupati Blora Tinjau Lokasi Pembangunan Jembatan Penghubung
  • Pelajar di Bojonegoro Ikuti Edukasi Tosan Aji pada Gelaran Festival Pusaka Nusantara 2018
  • Usia Hujan Deras Disertai Angin, Aparat dan Warga di Blora Lakukan Kerja-bakti
  • Memperingati
  • YKIB Tampilkan Program Magang di Festival Banyu Urip 2018
  • Diduga Korupsi Alokasi Dana Desa, Kades Sukosewu Bojonegoro Ditahan Polisi
  • Ditabrak Motor, Seorang Pejalan Kaki di Malo Bojonegoro Luka Berat
  • Hujan Deras Disertai Angin dan Petir Landa Sejumlah Wilayah di Blora
  • Festival Pusaka Nusantara 2018 Digelar di Bojonegoro
  • Festival Banyu Urip Digelar Mulai Hari Ini
  • BPBD Bojonegoro Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Banjir, Longsor, dan Angin Kencang
  • Berhasil Dorong UMKM, Pemkab Tuban Raih Penghargaan Natamukti
  • KUPP Brondong Gelar Sosialisasi Keselamatan dan Keamanan Pelayaran pada Nelayan
  • Kopi Biji Secang, Minuman Herbal Produk Pondok Pesantren
  • Kepemimpinan Perempuan Bojonegoro dalam Usaha Kecil dan Mikro
  • Job Fair Bojonegoro 2018 Diharapkan Tekan Angka Pengangguran
  • 3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Kalitidu Bojonegoro
  • Seorang Perempuan Asal Kedungadem Bojonegoro Dilaporkan Hilang
  • Ribuan Guru TPQ Tuban Geruduk Pendapa Kridho Manunggal
Fenomena Makanan Kekinian

Fenomena Makanan Kekinian

*Oleh Clarisa Aurelia Avrinda

Di era milenial saat ini, dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi khususnya internet, setiap informasi dapat dengan cepat tersebar dan diakses oleh siapa saja dan dimanapun dia berada. Salah satunya melalui sosial media (media sosial).

Hal tersebut berdapak pada perilaku sebagian masyarakat di Indonesia. Tidak terkecuali untuk masyarakat pelaku usaha makanan dan minuman. Makanan dan minuman yang diposting melalui media sosial, akan cepat menyebar dan menjadi viral. Dampaknya, banyak masyarakat yang mengambil keuntungan dari viralnya makanan dan minuman tersebut dengan membuka usaha makanan viral.

Banyak masyarakat Indonesia yang sangat kretatif dalam mengembangkan makanan ataupun minuman yang sedang viral. Contohnya beberapa saat yang lalu sedang viral minuman yaitu King Mango Thai, minuman yang berbahan jus mangga, sorbet mangga, whipped cream serta diberi potongan buah mangga.

Masyarakat Indonesia tidak kehabisan akal, mereka merubah bahan dasar mangga menjadi buah naga dan memberi nama King Dragon. King Dragon tersebut terbuat dari jus buah naga, sorbet buah naga, whipped cream dan potongan buah naga. Bukan hanya itu saja, baru baru ini es Kepal Milo dari Malaysia pun juga viral. Di Indonesia bahan dasar milo pun diganti menjadi bubuk green tea.

Selain minuman juga ada makanan yang viral di Indonesia. Seperti donat indomie, bakso beranak, pisang nuget, tahu bulat dan masih banyak lagi. Ada beberapa orang yang menyebutkan bahwa Donat Indomie ini pertama kali muncul ada di Australia dan ada yang menyebutkan di Jakarta. Makanan yang berbahan dasar mie instan ini cukup viral di semua kalangan masyarakat di Indonesia.

Lagi lagi masyarakat Indonesia mengembangkan makanan yang telah viral. Jika sebelumnya bakso hanya berbentuk bulatan-bulatan kecil, kini masyarakat mengembangkanya dengan adanya bakso beranak. Bakso beranak yaitu bakso yang berukuran besar yang didalamnya terdapat isian bakso kecil-kecil. Selain bakso beranak juga terdapat bakso mangkok, bakso yang bentuknya menyerupai mangkok. Ada juga bakso yang bentuknya menyerupai hewan seperti kiura-kura dan beruang.

Dengan adanya makanan dan minuman viral ini menjadikan ladang bisnis bagi para pedagang. Tidak hanya menjual di tempat, ada beberapa pedagang yang menjualnya secara online. Apalagi sekarang ini sudah ada jasa antar makanan ataupn minuman seperti grabfood dan gojek.

Viralnya makanan ini tidak berlangsung lama. Setiap ada makanan ataupun minuman baru, pasti perhatian masyarakat akan teralihkan pada makanan atau minuman yang baru viral tersebut. Jadi viralya makanan tidak selalu berdampak postitif. Dampak negatif untuk pada pedagang makanan viral adalah makanan atau pun minuman viral tersebut akan laku banyak hanya di awal saja, lama kelamaan akan mulai sepi, kecuali pedagang tersebut mempunyai inovasi atau kreasi sendiri.

Jadi sebaiknya para pedagang, harus mempunyai inovasi agar dapat mengembangkan kreasi makanan atau minuman tersebut dan juga harus mengikuti arus perkembangan zaman. (*/imm)

*Penulis: Mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Malang

           

Ilustrasi: Granola (Foto: Pixabay)

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Teras

Kesultanan Melaka dan Konstitusi Malaysia

Kesultanan Melaka dan Konstitusi Malaysia

Oleh Muhammad Roqib Kuliah tamu bersama Dr Norazlina binti Abdul Azis dari Faculty Law UITM Malaysia di Pascasarjana Ilmu Hukum ...

Opini

Generasi Muda dalam Jeratan Kapitalisme Liberal

Opini

Generasi Muda dalam Jeratan Kapitalisme Liberal

*Oleh Rizki Amelia Kurnia Dewi SIKom PEMUDA adalah tonggak perubahan bangsa. Di pundak-pundak merekalah masa depan bangsa digantungkan. Pemuda sejatinya ...

Quote

Memperingati

Memperingati

Oleh Dr Hj Sri Minarti, M.Pd.I Memperingati dapat diartikan mengadakan suatu kegiatan untuk mengenang atau memulyakan suatu peristiwa, mencatat suatu ...

Sosok

Kopi Biji Secang, Minuman Herbal Produk Pondok Pesantren

Kopi Biji Secang, Minuman Herbal Produk Pondok Pesantren

Oleh Nova Andriyanto Bojonegoro - Kopi biji secang, adalah minuman ringan dari olahan biji secang. Leluhur dulu biasa menggunakan kayu ...

Eksis

Warga Kerek Tuban Raup Puluhan Juta Rupiah dari Budidaya Jamur Tiram

Warga Kerek Tuban Raup Puluhan Juta Rupiah dari Budidaya Jamur Tiram

Oleh Achmad Junaidi Tuban (Kerek) Salah satu warga Desa Tlogowaru Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban, Darmaun (39), sukses menjadi pembudidaya jamur ...

Religi

Hukum Nikah Sirri

Hukum Nikah Sirri

*Oleh Drs H Sholikin Jamik SH MHes. Istilah nikah sirri atau nikah yang dirahasiakan memang dikenal di kalangan para ulama, ...

Infotorial

Program Peningkatan Literasi Siswa

Program Peningkatan Literasi Siswa

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Universitas Bojonegoro (Unigoro) bekerjasama dengan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) gelar kegiatan Pelatihan Karya Tulis Ilmiah ...

Berita Foto

Inilah Prosesi Kegiatan Menuju Grebeg Berkah Jonegaran, HJB ke 341

Berita Foto

Inilah Prosesi Kegiatan Menuju Grebeg Berkah Jonegaran, HJB ke 341

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke 341 tahun 2018, telah dilaksanakan pada Jumat ...

Feature

Udek, Tradisi Unik Masyarakat Desa Turigede Kecamatan Kepohbaru, Bojonegoro

Udek, Tradisi Unik Masyarakat Desa Turigede Kecamatan Kepohbaru, Bojonegoro

Oleh Muliyanto Bojonegoro (Kepohbaru) - Lain ladang, lain belalang. lain lubuk, lain ikannya. barangkali ibarat pepatah itulah yang dilakukan masyarakat ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Bukit Kunci di Blora, Jadi Tempat Pemburu Sunrise

Bukit Kunci di Blora, Jadi Tempat Pemburu Sunrise

Oleh Priyo Spd Blora - Panorama indah matahari pagi (sunrise) dan pemandangan Gunung Lawu di pagi hari menjadikan salah suasana ...

Statistik

Hari ini

174 kunjungan

301 halaman dibuka

32 pengunjung online

Bulan ini

63.695 kunjungan

112.739 halaman dibuka

Tahun ini

1.193.295 kunjungan

2.098.617 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 640.776

Indonesia: 12.085

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015