News Ticker
  • Inilah Hasil Pilkades Serentak 2019 di Kecamatan Bojonegoro Kota
  • Inilah Hasil Pilkades Serentak 2019 di Kecamatan Baureno Bojonegoro
  • Inilah Hasil Pilkades Serentak 2019 di Kecamatan Balen Bojonegoro
  • Pemkab Blora Gelar Resepsi Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional
  • Pemkab Blora dan Pemprov Jateng Dukung Kelanjutan Pembangunan Bandara Ngloram
  • Bupati Bojonegoro Hadiri Launching Logo dan Maskot Porprov Jatim 2019
  • Inilah Hasil Pilkades Serentak 2019 di Kecamatan Kanor Bojonegoro
  • Maju Bersama Anak Kandung, Cakades Petahana Desa Mulyoagung Bojonegoro Kembali Terpilih
  • Nanang Fahrudin Berbagi Ilmu Teknik Menulis dengan Guru di Kampung Ilmu
  • 397 Calon Berebut 154 Jabatan Kepala Desa, dalam Pilkades Serentak di Bojonegoro
  • Cipta Kondisi Jelang Pilkades Serentak, Kapolres Bojonegoro Pimpin Patroli Skala Besar
  • Sambut Hari Bhayangkara Polres Bojonegoro Bersama Bhayangkari Gelar Bakti Sosial
  • Bupati Blora Hadiri Sosialisasi Pembangunan Embung Dung Sambi Klopoduwur
  • Bahas Konsep Pembangunan Blora Perbatasan, Wakil Bupati Blora Temui Dekan UGM Yogyakarta
  • Bea Cukai Bojonegoro Musnahkan 352 Ribu Batang Rokok Ilegal
  • Polres Bojonegoro Gelar Apel Pergesesar Pasukan BKO untuk Pengamanan Pilkades Serentak 2019
  • Tabrak Truk Parkir dari Belakang, Pemotor di Ngraho Bojonegoro, Tewas di TKP
  • Bupati Buka Gebyar PAUD Tingkat Kabupaten Blora
  • Jelang Pelaksanaan Pilkades Serentak, Polres Bojonegoro Gelar Doa Bersama dengan Anak Yatim
  • 5 Hektare Semak Belukar Hutan Jati di Dander Bojonegoro Terbakar
  • Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah Milik Warga Sukosewu Bojonegoro Terbakar
  • Bupati Bojonegoro Sampaikan Jawaban Pemerintah Atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD
  • Tingkatkan Kualitas Pelayanan Tenaga Medis, Pemkab Bojonegoro Gelar Diklat PPGDON
  • Polres Bojonegoro Akan Tindak Para Pelaku Perjudian dalam Pilkades Serentak
  • Antisipasi Perjudian dalam Pilkades, Polres Bojonegoro Kukuhkan Satgas Anti Judi

Budaya Transformasi dan Pentingnya bagi Rakyat Bojonegoro

Oleh Rahmat Djunaidi

Selalu sederhanalah dalam melihat suatu permasalahan karena dengan kesederhanaan maka kesulitan dalam permasalahan akan terkurangi “

Confucius” Filsuf Cina 551-479 SM”

SAYA sebenarnya cukup ragu untuk menuliskan dan menyampaikan pemikiran dan hasil riset saya ke pembaca kali ini, karena seringkali lebih berkutat di dunia kesehatan dan beberapa masalah sosial. Tapi kali ini saya akan coba menyampaikan suatu pemikiran tentang “ budaya”, suatu dunia yang cukup baru bagi saya. Tapi, mau tidak mau, saya harus berani menyampaikan hal ini karena sangat penting.

Saya berusaha menyederhanakan sesuai filosofi Confucius di atas juga atas motivasi yang selalu saya terima dari mahaguru saya, Kang Yoto. Beliau yang mendorong saya untuk selalu berpikir global dan luas tak terbatas. Topik mengenai budaya transformasi di dalam sebuah organisasi termasuk organisasi besar seperti kabupaten Bojonegoro ini adalah topik yang harus disampaikan secara luas di masyarakat Bojonegoro dan siapapun. Sebagai gambaran, saya ingin memberikan pengertian bahwa transformasi itu sama esensinya dengan fenomena di alam. Sebuah tanaman yang memiliki siklus di mana sepanjang tahun akan terus berbuah. Jika ingin dipertahankan kualitasnya, maka dahan atau ujung yang sudah berbuah terus itu harus dipotong. Dari langkah pemotongan inilah akan muncul tunas baru dengan hasil buah yang sama kualitasnya atau bahkan lebih baik

Budaya perubahan ( transformasi) ke arah yang lebih baik adalah sesuatu yang tidak bisa ditahan. Misalnya, kalau dulu proses belajar mengajar sebagian besar menggunakan kapur, spidol dan papan tulis, sekarang dengan alat proyektor dan bahkan menggunakan gadget menjadi media pengganti yang jauh lebih efisien serta bisa menghemat biaya secara signifikan. Di sini, titik tekannya adalah evolusi yang sedang terjadi, dan itulah transformasi. Menurut saya transformasi di suatu daerah sangat erat kaitannya dengan budaya apa yang harus dibentuk. Budaya, meletakkan orang sebagai subyeknya. Sementara organisasi itu selalu bicara tentang 3 (tiga) hal yaitu strateginya apa? rakyatnya seperti apa? dan sistemnya bagaimana ? Ketiganya tidak bisa dipisah satu dengan yang lainnya. Nah, seringnya kita melupakan bahwa itu tadi saling terkait. Pertanyaannya, mana yang terlebih dahulu diprioritaskan? Tetap menurut saya adalah strategi yang harus dikedepankan. Strategi akan menentukan bagaimana mempersiapkan SDM (sumber daya manusia), dan bagaimana sistemnya bisa mendukung

Transformasi Bojonegoro

Dalam konteks Bojonegoro, di mana kang Yoto sebagai bupati telah melakukan berbagai tingkat transformasi budaya ke arah yang lebih baik atau yang beliau istilahkan sebagai enam level transformasi Bojonegoro. Salah satunya yang menjadi pokok pemikiran saya dalam tulisan ini adalah Transformasi Budaya.

Budaya Bojonegoro adalah hasil pertarungan politik Majapahit yang Hindu dengan Demak yang Islam. Pertarungan pengaruh politik Demak ke Pajang, Pajang ke Mataram. Lalu pribumi dan penjajah. Juga produk pergaulan dengan budaya Tionghoa, Arab dan animesme masa lalu. Modernisme dan politik selama orde lama, orde baru dan orde demokrasi telah turut membentuk budaya Bojonegoro. Budaya Bojonegoro juga terbentuk dari respon terhadap fenomena alam Bojonegoro yang akrab dengan bencana banjir dan kekeringan, dan tanah gerak dan kawasan berkapur dengan hutan jatinya. Berbagai suasana itulah yang membentuk watak dan karakter. Rakyat Bojonegoro harus berani bertanggung jawab atas dirinya dan masyarakatnya. Berani menghadapi kesulitan. Menghargai dan sanggup menjalani segala proses. Menjauhkan mental meminta, dan selalu semangat menjadi pemberi. Inilah budaya baru yang harus diwujudkan.

Dari potongan pemikiran kang Yoto tersebut, yang menjadi titik perhatian saya adalah kaitannya adalah mempersiapkan Sumber daya manusia (SDM) kunci sejak dini. Di sini diperlukan upaya (effort) lebih, dan itu tidak murah. Inilah yang telah dilakukan oleh pemerintah Bojonegoro, dengan memberikan kesempatan pendidikan yang seluasnya bagi warganya yang mampu, menyediakan beasiswa pendidikan dan melatih tenaga kerja vocasional yang direncanakan sebanyak 12.000 orang di tahun 2015 ini.

Budaya, kalau ia ditarik sendirian, maka budaya tak ubahnya adalah sebuah program belaka. Dan begitu program tidak dijalankan, pada akhirnya balik ke kondisi semula. Bicara budaya, budaya itu ada di mana-mana dan ini berfungsi sebagai pilar. Jadi sebenarnya kita hanya perlu menekan button saja, dan kuncinya ada pada komitmen dari semuanya.

Memang, kita bilangnya semua pihak. Tapi seperti kita bersama mafhum, bangsa kita ini kan bangsa panutan, maka posisi leader menjadi penentunya. Maka kita selama ini telah dilatih oleh Kang Yoto untuk memilih pemimpin yang baik dan benar yang bisa jadi panutan rakyat. Maka terciptalah transformasi pengaturan (governance transformation). Transformasi yang berkembang saat ini yang penting bagi rakyat Bojonegoro adalah, kita perlu mengingatkan untuk terus fokus. Misalnya, di tiap kegiatan pada suatu instansi sudah ditetapkan bahwa tahun ini adalah tahun eksekusi, maka dalam setiap kegiatan harus tercermin. Tentu saja, ini semua berangkat dari evaluasi yang dilakukan, yang kurang dari kita itu apa, solusinya apa, itu yang harus fokus, maka inilah menunjukkan transformasi level operasional yaitu yang cepat, tepat bermanfaat untuk rakyat. Ini ditunjukkan dengan proses monitoring dan evaluasi yang terus dilakukan pada setiap pekerjaan yang dilakukan oleh satuan kerja di pemkab Bojonegoro saat ini.

Sistem transformasi budaya yang juga sangat penting bagi rakyat Bojonegoro adalah adanya satu transformasi niat, visi dan strategi. Tiga transformasi ini melengkapi tiga transformasi di atas. Transformasi visi menunjukkan keinginan rakyat Bojonegoro untuk meraih kesejahteraan bersama di masa depan pemerintah secara bertahap berhasil memotivasi warganya untuk berdaya. Selanjutnya, pemerintah selalu berusaha untuk memberikan solusi terbaik sebagai bagian dari transformasi strategi ini terbukti dengan dialog mencari solusi terus dilakukan lewat berbagai media. Dan yang utama bahwa semua didasari oleh niat yang luhur jujur dan semangat.

Bagaimana, Saudaraku..., semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua. Saat ini dan di masa depan. (RJ)

 

Penulis adalah Kabid Sosbud Bappeda Bojonegoro dan Peneliti di Djanggleng Institute

Berita Terkait

Videotorial

Wakil Bupati Bojonegoro Sampaikan Ucapan Selamat Idulfitri 1440 H

Wakil Bupati Bojonegoro Sampaikan Ucapan Selamat Idulfitri 1440 H

Wakil Bupati Bojonegoro, Drs Budi Irawanto MPd, sampaikan ucapan Selamat Idulfitri 1440 Hijriyah. Taqabbalallahu minna waminkum, taqabbal minna ya karim, ...

Berita Video

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Gayam Bojonegoro

Berita Video

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Gayam Bojonegoro

Kebakaran tersebut menghanguskan rumah yang sekaligus dipergunakan sebagai tempat penggilingan padi, milik Moh Uzaini (58), warga Desa Gayam RT 004 ...

Teras

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Kejadian bunuh diri atau gantung diri di wilayah Kabupaten Bojonegoro selama tahun 2018, menunjukkan angka yang relatif cukup tinggi. Lantas ...

Opini

Stroke, Komplikasi Hipertensi

Hari Hipertensi Sedunia

Stroke, Komplikasi Hipertensi

Hari ini 17 Mei, diperingati sebagai Hari Hipertensi Sedunia. Penyakit yang menempati 10 besar penyakit di hampir setiap rumah sakit. ...

Quote

Perbedaan Gugatan Cerai dan Permohonan Cerai Talak

Perbedaan Gugatan Cerai dan Permohonan Cerai Talak

Ketika memberi sosialisasi Undang Undang Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan dan Instruksi Presiden (Inpres) Republik Indonesia Nomor 1 Tahun ...

Sosok

Mochlasin Afan, Caleg DPRD Bojonegoro Partai Demokrat, Peraih Suara Terbanyak Pemilu 2019

Serba-Serbi Pemilu 2019

Mochlasin Afan, Caleg DPRD Bojonegoro Partai Demokrat, Peraih Suara Terbanyak Pemilu 2019

Bojonegoro - Proses rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 telah usai dilaksananan dan perolehan suara partai politik peserta Pemilu 2019 tingkat ...

Eksis

Talenta Kartika Putri, Pelajar SD Asal Blora Peraih Juara 3 Lomba Sempoa Tingkat Nasional

Talenta Kartika Putri, Pelajar SD Asal Blora Peraih Juara 3 Lomba Sempoa Tingkat Nasional

Blora - Prestasi membanggakan datang dari putra daerah Kabupaten Blora. Dia adalah Talenta Kartika Putri (11), siswi SDN Kunden 1 ...

Infotorial

Bulan Mei: Hari Buku dan Kebangkitan Pendidikan di Bojonegoro dan Tuban

Bulan Mei: Hari Buku dan Kebangkitan Pendidikan di Bojonegoro dan Tuban

Bulan Mei merupakan bulan penting dalam dunia pendidikan. Selain memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei, juga ada ...

Berita Foto

Pos Pantau Tinggang Kecamatan Ngraho Bojonegoro

Berita Foto

Pos Pantau Tinggang Kecamatan Ngraho Bojonegoro

Pos Pantau Tinggang Kecamatan Ngraho Bojonegoro Kapolsek Ngraho, Ajun Komisaris Polisi (AKP) H Purwanto S SH bersama anggota, saat laksanakan ...

Feature

Sekjen Kemendes PDTT Dukung Pengembangan Wisata Heritage Loco Tour Cepu Blora

Sekjen Kemendes PDTT Dukung Pengembangan Wisata Heritage Loco Tour Cepu Blora

Blora - Wisata Heritage Loco Tour yang ada di kawasan KPH Cepu Kabupaten Blora Jawa Tengah, sebenarnya sangat menjanjikan untuk ...

Religi

Tuntunan Pelaksanaan dan Tata Cara Salat Idulfitri

Tuntunan Pelaksanaan dan Tata Cara Salat Idulfitri

Waktu dan Tempat Salat Id. Salat Idulfitri dikerjakan setelah matahari terbit dan berketinggian dua kali panjangnya penggalah (kurang lebih 6 ...

Pelesir

Air Terjun 'Niagara Mini' Kracakaan di Ngloram Blora, Mulai Ramai Didatangi Pengunjung

Air Terjun 'Niagara Mini' Kracakaan di Ngloram Blora, Mulai Ramai Didatangi Pengunjung

Blora - Datangnya musim kemarau membawa keberuntungan sendiri bagi warga di sekitar aliran Sungai Bengawan Solo, khususnya warga yang tinggal ...

Hiburan

Marching Band Taruna Satlak Hiu Latsitardanus ke-39, Pukau Warga Kota Bojonegoro

Marching Band Taruna Satlak Hiu Latsitardanus ke-39, Pukau Warga Kota Bojonegoro

Bojonegoro - Marching Band gabungan Taruna Akademi TNI, Akpol dan Praja IPDN, yang tergabung dalam Satlak Hiu Latihan Integrasi Taruna ...

Statistik

Hari ini

4.342 kunjungan

7.529 halaman dibuka

139 pengunjung online

Bulan ini

107.855 kunjungan

165.824 halaman dibuka

Tahun ini

1.059.299 kunjungan

1.705.770 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 668.531

Indonesia: 9.905

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015