Bocah Baureno Yang Dikabarkan Tinggal Sendirian, Kini Tinggal Bersama Pamannya
Senin, 27 Mei 2019 10:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Bojonegoro - Sejak Minggu (26/05/2019), muncul sebuah postingan di media sosial facebook dari pemilik akun
Arif Witanto, berjudul:
""SELA,,BOCAH YATIM YANG TINGGAL SENDIRIAN DIRUMAHNYA,, IBUNYA PERGI ENTAH KEMANA TANPA KABAR,,.""
Postingan yang disertai dengan foto bocah tersebut sudah belasan kali dibagikan dan mengundang sejumlah komentar dari sejumlah warganet.
Berikut ini bunyi postingan tersebut:
""SELA,,BOCAH YATIM YANG TINGGAL SENDIRIAN DIRUMAHNYA,, IBUNYA PERGI ENTAH KEMANA TANPA KABAR,,.""
Sela, begitu panggilan akrab Sela Rahmadani seorang bocah yatim yang baru saja lulus dari sebuah sekolah madrasah.
Sela yang sudah yatim itu tinggal sendirian saja dirumahnya yang berada di dsn.Grogolan rt 04 rw 04 ds.Sumuragung kec.Baureno kab.Bojonegoro.
Saat Sela berusia 10 tahun ia harus merawat Naripin bapaknya yang sedang sakit hingga meninggal_dunia.
Tidak hanya sampai disitu kesedihan Sela, sepeninggal sang ayah ia ditinggal pergi ibunya tanpa kabar hingga kini.
Seringkali Sela harus tidur dirumah tetangganya karena takut tidur sendirian dirumahnya, begitupun untuk makan sehari_hari ia dibantu tetangganya.
Sela sangat ingin bisa meneruskan sekolah lagi, namun ia tidak_tahu apakah bisa mewujudkan impiannya itu karena tentu saja ia tidak mempunyai biaya.
PR Sakhi,,
Foto Sela Rahmadani yang diposting di media sosial facebook
Namun ternyata apa yang disampaikan oleh pemosting tersebut tidak semuanya benar. Bahkan ada sebagian informasi yang disampaikan tersebut mengandung kebohongan. Demikian penjelasan dari Kepala Desa Seumuragung Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro, Matasim, kepada beritabojonegoro.com, Senin (27/05/2019) pagi.
Berdasarkan keterangan Matasim, memang benar, Sela Rahmadani (13), bukan berumur 10 tahun, adalah warga Desa Seumuragung RT 004 RW 001, dan sejak seminggu lalu, ia kembali tinggal di Desa Sumuragung Kecamatan Baureno.
Dulunya, Sela Rahmadani tinggal bersama kedua orang tuanya di Desa Seumuragung, namun pada tahun 2017 lalu, ayahnya yang bernama Naripin meninggal dunia, sehingga dirinya ikut dengan ibu kandungnya. Hanya saja, ibunya tinggalnya berpindah-pindah dan saat ini tinggal di wilayah Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan.
“Kurang lebih seminggu yang lalu, Sela Rahmadani dijemput oleh keluarga bapaknya untuk diajak kembali ke Desa Sumuragung Baureno karena saat ikut ibu kandungnya kabarnya kurang terurus.” kata Matasim.
Sela Rahmadani (13), bocah asal Desa Seumuragung Kecamatan Baureno, saat sedang berbelanja pakaian lebaran bersama Matasim, Kepala Desa Sumuragung Kecamatan Baureno.
Matasim juga membantah kalau anak tersebut saat ini seringkali harus tidur di rumah tetangganya atau tidur sendirian di rumahnya, serta untuk makan sehari-hari ia dibantu tetangganya. Menurutnya, sejak Sela kembali ke Desa Sumuragung, ia tinggal bersama pamannya atau saudara ayah kandungnya, yang bernama Kasmuri.
“Saat ini Sela tinggal dengan pamannya. Jadi tidak benar kalau dia hidupnya seakan-akan terlantar,” kata Matasim menegaskan.
Demikian juga untuk urusan sekolah, tidak benar kalau Sela nantinya tidak dapat bersekolah karena tidak mempunyai biaya. Menurut Matasim, saat ini Sela telah didaftakan di MTs Islamiyah Nguwok.
“Di Sumuragung juga ada MTS, namun dia memilih sekolah di MTs Islamiyah Nguwok, karena lebih dekat dengan rumahnya.” kata Matasim. (red/imm)