Hujan Mulai Turun, Permintaan Air Bersih Berkurang
Rabu, 04 November 2015 10:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Kota – Sejak sepekan terakhir ini hujan mulai mengguyur wilayah Kabupaten Bojonegoro. Namun, curah hujan belum merata dan berlangsung singkat. Hingga kini, sebagian besar wilayah Bojonegoro juga mengalami kekeringan dan krisis air bersih.
Berdasarkan data yang diungkap Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Sosial (Disnakertransos) Kabupaten Bojonegoro, menyebutkan, hingga November ini masih ada empat desa yakni Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Sumberejo, Desa Malingmati, Kecamatan Tambakrejo, dan Desa Temayang, Kecamatan Temayang yang meminta kiriman air bersih.
Menurut Kepala Bidang Sosial Disnakertransos Kabupaten Bojonegoro, Dwi Hartiningsih, memang saat ini wilayah Bojonegoro mulai diguyur hujan. Namun, kata dia, hujan awal ini belum terlalu tinggi dan belum merata.
“Namun, permintaan pengiriman bulan November sudah berkurang. Bulan November ini hanya empat desa yang meminta kiriman air bersih. Sedangkan, Oktober lalu ada delapan desa yang meminta kiriman air bersih,” ujarnya pada BBC, sapaan BeritaBojonegoro.com, Rabu (04/11).
Hujan mulai mengguyur beberapa wilayah kecamatan di Bojonegoro seperti di Purwosari, Gayam, Kalitidu, dan Padangan. Selain itu, hujan deras disertai angin kencang juga terjadi di wilayah Kecamatan Ngasem. (mol/kik)
Ilustrasi foto news.klikbekasi.co.id


































.md.jpg)






