Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Launching Program Kartu Petani Mandiri
Rabu, 24 Juli 2019 10:00 WIBOleh Mulyanto Editor Imam Nurcahyo
Bojonegoro- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro pada Selasa (23/07/2019) bertempat di Desa Ngujung Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro, melaunching program Kartu Petani Mandiri (KPM) dan Gelar Teknologi Pertanian.
Acara dihadiri oleh Bupati Bojonegoro, jajaran Forpimda, Pj Sekda Bojonegoro, OPD di lingkungan Pemkab Bojonegoro, Camat se Kabupaten Bojonegoro, Jajaran Muspika Kecamatan Temayang, Kepala Desa Ngujung dan Kelompok Tani se Kabupaten Bojonegoro.
Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro, Helmy Elisabeth SP, saat beri sambutan dalam acara launching program KPM dan Gelar Teknologi Pertanian, di Desa Ngujung Kecamatan Temayang Bojonegoro. Selasa (23/07/2019)
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro, Helmy Elisabeth SP, dalam sambutannya menuturkan, KPM menjadi program unggulan dari 17 (tujuh belas) program Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. KPM adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadapa petani, di mana petani dapat memperoleh KPM dengan bergabung menjadi anggota Kelompok Tani yang terdapat di wilayahnya. Hal itu penting karena KPM dan bantuan untuk petani akan disalurkan melalui kelompok tani.
"Sesuai regulasi yang ada, bantuan dalam bentuk dana hibah sifatnya adalah untuk kelompok, instansi atau lembaga." tuturnya.
Helmy juga menerangkan bahwa bantuan bagi kelompok tani akan disalurkan dalam bentuk sarana dan pra sarana produksi (saprodi) sehingga dapat dimanfaatkan seluruh anggota dan mampu menunjang proses tanam hingga panen.
Selain itu Dinas Pertanian melalui pendamping lapangan akan melakukan pendampingan kepada petani untuk memproses pengajuan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten.
“Kita akan mendampingi kelompok tani dalam memenuhi persyaratan untuk mengajukan bantuan kepada Pemkab melalui tim di lapangan.” kata Helmy, Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro.
Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah saat melaunching program KPM dan Gelar Teknologi Pertanian, di Desa Ngujung Kecamatan Temayang Bojonegoro. Selasa (23/07/2019)
Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah dalam sambutannya mengimbau kepada petani, yang belum tergabung ke dalam Kelompok Tani, segera bergabung atau membentuk kelompok tani baru.
"Karena ini kaitannya dengan bantuan melalui kelompok tani yang akan kita berikan kepada petani.” tutur Bupati Bojonegoro dalam sambutannya.
Masih menurut Bupati, selain fokus untuk launching KPM, Dinas Pertanian juga mengenalkan teknologi pertanian, yaitu penyiraman tanaman menggunakan teknologi drone dan bupati sangat mengapresiasi ide tersebut.
"Dengan tema gelar teknologi pertanian, petani dapat belajar, menelaah dan memahami teknologi di sektor pertanian. Harapannya, bagaimana teknologi mulai diterapkan disektor pertanian. Saya tantang Dinas Pertanian, teknologi pertanian apa yg bisa diterapkan oleh dinas pertanian di Bojonegoro." kata Bupati Bojonegoro diakhir sambutannya. (red/imm)