News Ticker
  • Kota Bojonegoro Diterjang Angin, Belasan Pohon Tumbang, Separo Kota Listrik Padam
  • Bayi Prematur Yang Lahir di Pinggir Jalan di Hutan Bojonegoro, Akhirnya Meninggal Dunia
  • Meski Sungai Bengawan Solo Diduga Tercemar, Air PDAM Bojonegoro Aman Dikonsumsi
  • Dinas Lingkungan Hidup Bersama Kodim Bojonegoro Tanan Pohon Penghijauan
  • Kapolres Bojonegoro Apresiasi Anggota Polisi yang Bantu Persalinan Warga di Tengah Hutan
  • Novel 'Pulang ke Desa', Karya Penulis Bojonegoro Dapat Apresiasi dari Menteri Desa PDDT
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Rakor dan Pembinaan Pengelolaan Lumbung Pangan Desa
  • 34 Bidan Dukuhan di Kabupaten Bojonegoro Terima Kendaraan Dinas Jenis Motor Tril
  • Wakil Bupati Bojonegoro Buka Kegiatan Training Service Excellence
  • Kondisi Air Bengawan Solo di Bojonegoro Tercemar atau Lebihi Ambang Batas Baku Mutu
  • Aksi Kemanusiaan Polisi Bojonegoro Bantu Persalinan Warga di Pinggir Jalan Tengah Hutan
  • Tersengat Listrik Jebakan Tikus di Sawah Sendiri, Warga Baureno Bojonegoro Meninggal Dunia
  • EMCL Revisi AMDAL untuk Peningkatan Produksi Lapangan Banyu Urip Jadi 235 Barel Per Hari
  • Pertamina EP Asset 4 Cepu Bersama Polres Blora Tertibkan Penampungan Minyak Ilegal
  • Para Peserta Antusias Ikuti Acara Orientasi Jurnalistik dan Sosialisasi UU Pers di Blora
  • Peran dan Pentingnya Dokter Hewan bagi Manusia
  • Kapolres Bojonegoro Ajak Pelajar, Netizen dan Awak Media, Nonton Bareng Film Sang Prawira
  • Diterjang Angin, 2 Kandang Ayam di Baureno Bojonegoro Roboh, 1 Lainnya Rusak
  • Garap Tanah Tanpa Ijin yang Berhak, Warga Sukosewu Bojonegoro Dipidana Kurungan 15 Hari
  • Tabrakan Motor di Kedungadem Bojonegoro, Seorang Pemotor Luka Berat, 2 Lainnya Luka Ringan
  • Akibat Diterjang Angin, 2 Rumah Warga Kanor Bojonegoro Roboh, 3 Lainnya Rusak Berat
  • Pimpin Polres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan Luncurkan Program Kerja 'Bahagia'
  • Usai Tipu Warga, Polisi Gadungan di Blora Diamankan Polsek Randublatung
  • PWI Blora Segera Gelar Orientasi Jurnalistik dan Sosialisasi Undang-Undang Pers
  • Open Class, Pelatihan Kebijakan Akuntansi Asset Pemerintah, Digelar di Bojonegoro

Opini

‘Sesat Pikir’ atas Keberadaan Media Siber

PAGI sangat cerah, seperti hari-hari sebelumnya. Tapi saat tengah menikmati kopi panas, beberapa pesan masuk berantai dengan disertai gambar tulisan pemimpin koran lokal (di Bojonegoro).
Melihat sekilas, bibir ini tidak diperintah telah senyum-senyum sendiri. Sebab, ada tulisan pesan yang menganggap sajian di koran tersebut “sesat pikir” terhadap media online atau lebih tepatnya media siber.
 
“..... Karena berita online dan digital kini dinilai banyak kalangan punya kredibilitas rendah. Terbanyak hoax-nya”.
 
Tulisan itu hanya sekelumit yang membuat bibir tersenyum, sebab tidak menyebut di antara, oknum media online, salah satu, salah dua atau minimal sebagian.
 
Gebyah uyah kata orang Jawa. Apakah semua media online tidak kredibel? Sama juga pertanyaanya, apakah koran sekarang dan terutama yang lokal kredibel? Jawabnya belum tentu juga.
 
 
Mengukur Kredibilitas Media
 
Agar tulisan ini nantinya tidak “dianggap” sesat pikir, maka memandang media online/siber tidak kredibel dengan memakai “tameng” dengan kata “penilaian banyak kalangan” terlebih dahulu harus memahami apa itu kredibel.
 
Sejumlah literasi menyebut, kredibilitas selalu disandingkan dengan kata integritas karena memang kedua sifat ini terbentuk dari kepercayaan orang lain pada kemampuannya.
 
Akan tetapi, keduanya merupakan hal yang berbeda layaknya buah apel, kredibilitas merupakan kulit apel yang memiliki manfaat dan bisa menarik minat pembelinya. Sedangkan daging buah apel adalah integritasnya.
 
Jadi bisa disimpulkan bahwa kredibilitas berkaitan erat dengan cara kerja dengan menggunakan otak yang berhubungan dengan keterampilan, keahlian, intelegensi, dan hard skillnya.
 
Sedangkan integritas memiliki sistem kerja yang dimulai dari hati yang berhubungan dengan ketulusan, kejujuran, keinginan yang kuat, dan konsistensi terhadap tujuan.
 
Terdapat dua unsur yang membangun kredibilitas seseorang yakni kapabilitas atau kemampuannya dan pengalaman yang dimilikinya.
 
Dalam sebuah pekerjaan kedua sifat ini sangatlah penting karena dengan memiliki kapabilitas dan pengalaman menjadi modal pekerjaan tersebut sudah berada di tangan ahlinya.
 
Dari definisi kredibilitas tersebut di atas, jika memandang semua media online, atau bahasa di Dewan Pers menggunakan Media Siber, tidak kredibel, jelas kurang tepat dan cenderung sesat pikir.
 
Karena, di Jakarta pada 3 Februari 2012 telah ditandatangani Pedoman Media Siber oleh Dewan Pers dan komunitas pers. Tujuan utama pedoman tersebut karena media siber memiliki karakter khusus.
 
Sehingga memerlukan pedoman agar pengelolaannya dapat dilaksanakan secara profesional, memenuhi fungsi, hak, dan kewajibannya sesuai UU Nomor 40 Tahun 1999, tentang Pers.
 
Pedoman tersebut menjelaskan dengan gamblang tata aturan pemberitaan di Media Siber menjadi pegangan seluruh perusahaan Media Siber, termasuk di lokal Bojonegoro maupun Jawa Timur. Dan bahkan skala nasional. Pedoman tersebut tertempel di halaman Media Siber masing-masing.
 
Tidak salah memang jika media online yang disebut banyak hoax itu mencakup juga media sosial (medsos), tapi perlu dipahami jika media online di sini adalah media siber yang diatur oleh Dewan Pers.
 
Bahkan, untuk memerangi hoax tersebut, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) bergerak bersama dengan #CekFakta.
 
Bagaimana dikatakan tidak kredibel? Apa ukurannya? Apakah hanya koran saja yang menerapkan cara bertingkat atau seleksi, untuk sampai berita bisa tayang?
 
Perlu diketahui di media online/siber hal tersebut juga menjadi kewajiban, ada editor sebagai penyunting naskah dan bahkan redaktur pelaksana hingga Pemimpin Redaksi ikut mengulik berita-berita sebelum tayang.
 
Sebenarnya kekuatan dari kredibilitas bisa dilihat dari proses dari mencari atau mengumpulkan sampai memberitakannya.
 
Apa itu: Verifikasi fakta. Makanya yang membedakan media online dan non media (media sosial) adalah verifikasinya. Bisa dibilang bukan medianya, tapi proses pembuatan beritanya.
 
Televisi, radio dan koran, kalau tidak ada verifikasi yang baik, benar dan jelas, sama saja juga sampah.
 
Karena setiap informasi yang diverifikasi, bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Itulah makanya media sosial bisa lebih cepat karena belum tentu bisa dipertanggungjawabkan.
 
Membatasi kualitas pada jenis media adalah sebuah kenaifan intelektual. Karena berita kredibel bisa ada di mana saja, bergantung pada seberapa kuat fakta yang ada telah diverifikasi. Sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenaran dan kualitasnya.
 
Aneh bin ajaib memang jika menganggap semua media online tidak kredibel dan banyak hoaxnya. Pikiran dangkal dan tanpa dasar.
Sebab, secara verifikasi media dan kompetensi wartawan atau reporter, Dewan Pers telah menentukan syarat yang ketat.
 
Semua pembaca atau masyarakat bisa langsung mengecek sendiri di laman website www.dewanpers.or.id, mulai nama media yang terverifikasi hingga kompetensi wartawan.
 
Belum semua media, baik siber, televisi, radio dan bahkan koran terverifikasi Dewan Pers. Apakah koran lokal di Bojonegoro atau sekitarnya semuanya telah terverifikasi Dewan Pers? Silahkan cek sendiri di laman website Dewan Pers.
 
Jadi, penentuan kredibilitas seharusnya bisa lebih arif, karena penalaran dan pengambilan sudut pandang yang kurang pas, akan malah membuat malu di era keterbukaan seperti sekarang ini.
 
Masyarakat telah mulai pandai membedakan mana media yang kredibel atau tidak. Termasuk koran maupun online/siber.
 
Dulu jika masih ingat atau mungkin perlu diingatkan, sempat ramai koran “kuning”, apakah itu juga kredibel? Belum tentu juga.
 
Sangat diperbolehkan dan sah-sah saja membuat klaim media atau perusahaan sendiri terbaik, tapi tidak harus “menjatuhkan” milik orang lain.
 
Dan jika memang diperlukan, harus berbasis data yang bisa dipertanggungjawabkan di era keterbukaan publik dan semua masyarakat bisa mengakses.
 
Atau mungkin sudah yakin dan pasrah, media cetak tidak terbaca hingga desa-desa di era serba online atau siber? (*/imm)
 
 

Penulis: Koordinator Daerah (Korda) Mataraman, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jatim.

Berita Terkait

Videotorial

Ademos The Series, Geliat Desa Menuju Perubahan

Videotorial

Ademos The Series, Geliat Desa Menuju Perubahan

Web Series Ademos The Series, Geliat Desa Menuju Perubahan, garapan Ademos Indonesia bekerja Yayasan Mannah dan Jampro, mengusung tema tentang ...

Berita Video

Viral! Video Pengendara Motor di Bojonegoro Masuk Got, Disenggol Truk Trailer

Berita Video

Viral! Video Pengendara Motor di Bojonegoro Masuk Got, Disenggol Truk Trailer

Bojonegoro - Video pengendara motor disenggol truk trailer di Bundaran Adipura Bojonegoro, yang diunggah oleh akun facebook @Mila Yanana, di ...

Teras

Hari Batik Nasional, Sudahkah Anda Menggunakan Batik?

Hari Batik Nasional, Sudahkah Anda Menggunakan Batik?

HARI INI, 2 Oktober 2019, Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Peringatan Hari Batik Nasional ini terjadi ketika pada 2 Oktober ...

Opini

Peran dan Pentingnya Dokter Hewan bagi Manusia

Opini

Peran dan Pentingnya Dokter Hewan bagi Manusia

DOKTER hewan, mungkin masih asing di telinga masyarakat dan kadang masih sering diremehkan oleh yang mendengar. Berdasarkan motto dokter hewan ...

Quote

Pendekatan

Quote

Pendekatan

Seorang kepala sekolah selalu datang 30 menit sebelum jadwal pelajaran dimulai atau pintu gerbang ditutup untuk memberi salam, berjabat tangan ...

Sosok

Mbah Sapurah, Nenek 80 Tahun Warga Trucuk Bojonegoro ini Bertahan Hidup di Usia Senja

Mbah Sapurah, Nenek 80 Tahun Warga Trucuk Bojonegoro ini Bertahan Hidup di Usia Senja

Di depan gedung Kantor Sat Reksrim Polres Bojonegoro yang sepi karena hari libur, pada Sabtu (16/11/2019) siang, nampak seorang nenek ...

Eksis

Novel 'Pulang ke Desa', Karya Penulis Bojonegoro Dapat Apresiasi dari Menteri Desa PDDT

Novel 'Pulang ke Desa', Karya Penulis Bojonegoro Dapat Apresiasi dari Menteri Desa PDDT

Bojonegoro - Penulis asal Bojonegoro Didik Wahyudi, mendapat apresiasi dari Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT), Abdul Halim ...

Infotorial

Biogas: Energi Terbarukan, Banyak Keuntungan

Biogas: Energi Terbarukan, Banyak Keuntungan

Ramah lingkungan dan sangat menguntungkan, kata Sutrisno, warga Desa Glodog, Palang, Tuban, saat ditanya seputar penggunaan biogas di tempat tinggalnya. ...

Berita Foto

Suasana Baru di Depan Pendapa Pemkab Bojonegoro

Berita Foto

Suasana Baru di Depan Pendapa Pemkab Bojonegoro

#adsense# Bojonegoro - Pemandangan berbeda terlihat di depan Pendapa Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, di Jalan Mas Tumapel Bojonegoro. Papan nama kantor ...

Religi

Ribuan Jemaah Hadiri Pengajian dan Gema Salawat di Alun-Alun Bojonegoro

Ribuan Jemaah Hadiri Pengajian dan Gema Salawat di Alun-Alun Bojonegoro

Bojonegoro - Ribuan jemaah pada Minggu (06/10/2019) siang, tumpah ruah berdatangan ke Alun-alun Kota Bojonegoro, untuk menghadiri acara Gema Salawat ...

Pelesir

Wahana Wisata Dander Park Bojonegoro, Ramai Didatangi Pengunjung

Wahana Wisata Dander Park Bojonegoro, Ramai Didatangi Pengunjung

Bojonegoro - Wahana wisata air Dander Park, yang berada di Desa Dander Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (01/12/2019) diserbu ...

Hiburan

Kapolres Bojonegoro Ajak Pelajar, Netizen dan Awak Media, Nonton Bareng Film Sang Prawira

Kapolres Bojonegoro Ajak Pelajar, Netizen dan Awak Media, Nonton Bareng Film Sang Prawira

Bojonegoro - Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan SIK MH, pada Rabu (04/12/2019) malam, mengajak sejumlah pelajar, netizen dan awak ...

Statistik

Hari ini

8.018 kunjungan

11.184 halaman dibuka

378 pengunjung online

Bulan ini

83.810 kunjungan

117.825 halaman dibuka

Tahun ini

2.206.945 kunjungan

3.401.079 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 595.950

Indonesia: 7.405

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015

1575727650.7646 at start, 1575727650.9812 at end, 0.21668004989624 sec elapsed