Mutasi ASN di Linkup Pemkab Bojonegoro
Bupati Lantik Sejumlah Pejabat di Lingkungan Pemkab Bojonegoro yang Baru Dimutasi
Jumat, 02 Agustus 2019 19:00 WIBOleh Mulyanto Editor Imam Nurcahyo
Bojonegoro - Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah, pada Jumat (02/08/2019) pagi, melantik Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW) Desa Bungur Kecamatan Kanor dan Pejabat Administratur di lingkungan Pemkab Bojonegoro.
Pelantikan yang dilaksanakan di ruang Smart City Gedung Pemerintah Kabupaten Bojonegoro tersebut dihadiri pula Wakil Bupati Bojonegoro, Drs Budi Irawannto MPd; PJ Sekda Pemkab Bojonegoro serta kepala OPD di lingkungan Pemkab Bojonegoro.
Kepala Desa PAW Desa Bungur Kecamatan Kanor dan Pejabat Administratur di lingkungan Pemkab Bojonegoro yang baru dilantik Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah,. Jumat (02/08/2019)
Sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Bojonegoro Nomor: 821.2/88/412.301/2019, tentang Pengangkatan Jabatan Administratur dengan keterangan sebagai berikut: dr Ratih Wulandari, yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Tata Usaha pada RSUD Dokter R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, diangkat dalam jabatan baru sebagai Direktur RSUD Sumberejo, menggantikan dr Ani Pujiningrum MKes, yang diangkat dalam jabatan baru sebagai Direktur RSUD Padangan.
Selanjutnya pengangkatan kepala desa pengganti antar waktu sesuai Surat Keputusan Bupati Bojonegoro Nomor: 188/226/KEP/412.013/2019, tentang Pengesahan Pengangkatan Kepala Desa Pengganti Antar Waktu Desa Bungur Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro, dengan keterangan Yamium sebagai Kepala Desa Pengganti Antar Waktu dengan masa jabatan sampai habis sisa masa jabatan kepala desa periode 2014-2020.
Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah, saat beri sambutan dalam pelantikan Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW) Desa Bungur Kecamatan Kanor dan Pejabat Administratur di lingkungan Pemkab Bojonegoro. Jumat (02/08/2019)
Bupati Anna Muawanah dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada pejabat lama yang telah mengemban tugas selama ini. Sedangkan untuk pejabat baru, diharapkan dapat langsung menyesuaikan dengan jabatan dan tempat kerja yang baru.
"Jangan sampai jabatan yang sangat besar ini di salah gunakan, jabatan ini merupakan amanah yang harus diemban dan ada tanggungjawab yang besar didalamnya." kata Bupati dalam sambutannya.
Bupati juga mengingatkan bahwa sektor kesehatan merupakan fartor penentu kualitas dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM), karena menurut Bupati, jika kesehatan masyarakat suatu daerah rendah maka IPM daerah tersebut juga rendah.
"Maka dari itu diharapkan pejabat terkait dapat meningkatkan taraf kesehatan masyarakat di Kabupaten Bojonegoro." tutur Bupati berpesan. (red/imm)