Sebanyak 8.494 Koperasi Merah Putih di Jawa Timur Resmi Berbadan Hukum
Minggu, 29 Maret 2026 10:00 WIBOleh Tim Redaksi
Jawa Timur – Program Koperasi Merah Putih di Jawa Timur mencatatkan kemajuan signifikan dalam penguatan ekonomi kerakyatan. Hingga akhir Februari 2026, tercatat sebanyak 8.494 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh wilayah Jawa Timur telah resmi memiliki legalitas badan hukum.
Kepala Kanwil DJPb Provinsi Jawa Timur, Saiful Islam, merinci bahwa jumlah tersebut mencakup 7.720 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan 774 Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP). Menurutnya, kepemilikan badan hukum ini merupakan langkah krusial bagi keberlangsungan koperasi ke depan.
"Legalitas penuh ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat tata kelola serta akses pembiayaan dan kemitraan usaha koperasi di tingkat desa dan kelurahan," ujar Saiful Islam, Sabtu (28/03/2026).
Selain penguatan aspek hukum, program ini juga mendorong transformasi digital. Saat ini, sebanyak 8.482 koperasi telah terintegrasi dengan akun Simkopdes (microsite). Platform digital ini disiapkan untuk mempermudah sistem pencatatan, pelaporan keuangan, hingga integrasi kemitraan secara daring yang lebih transparan.
Dalam hal pengembangan jejaring bisnis, tercatat 694 koperasi telah mengajukan permohonan kemitraan kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Langkah strategis ini diharapkan dapat memperkuat rantai pasok antara produk pedesaan dengan pelaku usaha skala nasional.
Saiful Islam menambahkan bahwa dampak ekonomi dari program ini mulai terlihat dari menjamurnya unit usaha di lapangan. "Dari sisi pengembangan usaha, sebanyak 3.627 koperasi telah memiliki minimal satu gerai usaha. Secara total, terdapat 4.998 gerai koperasi yang telah aktif beroperasi di berbagai wilayah Jawa Timur," imbuhnya.
Capaian ini menegaskan bahwa Program Koperasi Merah Putih tidak hanya fokus pada pembentukan lembaga, tetapi juga memastikan setiap koperasi memiliki aspek legalitas yang kuat, ekosistem digital yang mapan, serta kemitraan strategis yang mampu menggerakkan roda ekonomi di tingkat akar rumput.











































.md.jpg)






