Stasiun Bojonegoro Layani 2570 Penumpang Hari Ini
Minggu, 29 Maret 2026 16:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Memasuki periode akhir masa Angkutan Lebaran 2026, volume penumpang di Stasiun Bojonegoro terus menunjukkan pergerakan yang signifikan.
Manajer Humas PT KAI Daop Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan, berdasarkan data sementara pada hari ini, Minggu (29/03/2026), tercatat sebanyak 2.570 penumpang telah memanfaatkan layanan kereta api di stasiun tersebut.
"Jumlah tersebut terdiri dari 1.568 penumpang keberangkatan dan 1.002 penumpang kedatangan, di mana angka tersebut masih berpotensi bertambah seiring dengan jadwal perjalanan kereta api yang masih berlangsung hingga malam hari," kata Mahendro, Minggu (29/03/2026).
Secara akumulatif, kata Mahendro, selama masa angkutan Lebaran periode 11 hingga 29 Maret 2026, Stasiun Bojonegoro telah melayani total 48.733 pelanggan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 22.238 orang tercatat sebagai penumpang yang berangkat, sementara 26.495 lainnya merupakan penumpang yang tiba di Stasiun Bojonegoro.
Tren ini menunjukkan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi selama masa mudik dan balik tahun ini. Mahendro memprediksi bahwa secara keseluruhan selama periode Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung sejak 11 Maret (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10), Stasiun Bojonegoro akan melayani sebanyak 53.252 penumpang.
Prediksi total tersebut mencakup 25.148 penumpang yang berangkat serta 28.104 penumpang yang datang. Untuk mendukung kelancaran operasional tersebut, setiap harinya Stasiun Bojonegoro melayani 34 perjalanan kereta api jarak jauh yang terdiri dari 30 perjalanan KA reguler dan 4 perjalanan KA tambahan.
Catatan data juga menunjukkan bahwa puncak arus mudik di Stasiun Bojonegoro terjadi pada 15 Maret dengan total 2.610 penumpang, yang dididominasi oleh 1.727 penumpang kedatangan. Sementara itu, puncak arus balik tercatat pada 23 Maret 2026 dengan total mencapai 3.333 penumpang, yang terdiri dari 1.859 penumpang berangkat dan 1.474 penumpang datang.
Dalam upaya memastikan perjalanan berjalan dengan lancar dan aman, KAI Daop 8 mengimbau agar para pelanggan bijak mengatur jadwal.
"Masyarakat diharapkan untuk mengatur waktu kedatangan di stasiun lebih awal dan tidak datang terlalu mepet dengan waktu keberangkatan guna menghindari risiko tertinggal kereta api," kata Mahendro.
Selain itu, penumpang juga diingatkan untuk selalu memperhatikan dan menjaga barang bawaan masing-masing secara saksama. KAI menekankan agar pelanggan tidak lengah dan memastikan barang berharga seperti dompet, ponsel, serta dokumen penting selalu tersimpan dengan aman selama berada di lingkungan stasiun maupun di dalam kereta.











































.md.jpg)






