Tarian Sajojo Meriahkan Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III di Blora
Rabu, 02 Oktober 2019 11:00 WIBOleh Priyo SPd Editor Imam Nurcahyo
Blora - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahap III Tahun 2019, Kodim 0721 Blora dilaksanakan di Kelurahan Sonorejo Kecamatan Blora Kabupaten Blora, mulai 2 Oktober hingga 31 Oktober 2019.
Upacara pembukaan TMMD Tahap III Tahun 2019 dipimpin oleh Bupati Blora Djoko Nugroho di bumi perkemahan Mustika (eks lapangan golf), Rabu (02/10/2019).
Pada kesempatan itu Tari Sajojo, tarian asal Papua yang menggambarkan pergaulan meramaikan Pembukaan TMMD tersebut. Tarian ini dibawakan oleh ratusan penari yang terdiri dari anggota TNI, Polri, Persit, Bhayangkari dan siswa-siswi sekolah.
Tarian Sajojo memiliki keunikan khususnya pada hentakan kaki dan gerakan badan yang dinamis. Para penari menarikan Tari Sajojo dengan penuh kekompakan dan keceriaan sebagai gambaran semangat kebersamaan dan gotong royong.
Tari Sajojo dipilih untuk ditampilkan pada Pembukaan TMMD ini karena nilai yang terkandung dalam tarian ini sangat relevan dengan pelaksanaan TMMD, di mana TNI dan masyarakat bersama-sama bergotong-royong melaksanakan kegiatan program kerja TMMD.
Tarian Sajojo, saat pembukaan TMMD Tahap III Tahun 2019, di bumi perkemahan Mustika (eks lapangan golf), Rabu (02/10/2019).
Hal ini ditegaskan dalam sambutan Gubernur Jawa tengah, Ganjar Pranowo yang dibacakan oleh Bupati Blora, Djoko Nugroho selaku Inspektur Upacara, bahwa program TMMD merupakan upaya merawat dan mengikat kebersamaan serta kegotong-royongan untuk mengatasi persoalan-persoalan kebangsaan.
“Karena mengatasi kemiskinan dan pengangguran, mewujudkan daulat pangan dan energi, memenuhi kebutuhan dasar masyarakat secara baik, memberantas narkoba, memperkuat semangat nasionalisme dan patriotisme, tidak mungkin hanya mengandalkan peran Pemerintah Pusat saja, TNI/Polri saja, atau Pemerintah Daerah saja,” ujar Djoko Nugroho.
Sinergitas dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta Pemerintah Pusat dan Daerah melalui TMMD dinilai menjadi kekuatan luar biasa untuk memajukan desa, menggali dan mendayagunakan potensi serta mengatasi berbagai isu/ persoalan terkini dengan solusi.
“Semua mesti keroyokan, dan semua mesti bersinergi serta bekerja sama bersama rakyat untuk menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut,” tuturnya melanjutkan.
Bupati Blora Djoko Nugroho saat mebuka TMMD Tahap III Tahun 2019, di bumi perkemahan Mustika (eks lapangan golf), Rabu (02/10/2019).
Dandim 0721 Blora Letkol Inf Ali Mahmudi, SE menjelaskan, TMMD Sengkuyung Tahap III 2019 ini akan melaksanakan pembangunan fisik bersama masyarakat desa.
“Dipilihnya dukuh Nglaban Kelurahan Sonorejo sebagai lokasi TMMD Sengkuyung tahap III karena melihat akses warga yang sulit dalam melakukan aktivitas, dari dukuh Nglaban sampai desa Gempolrejo kecamatan Tunjungan,” kata Letkol Ali Mahmudi.
Nantinya, kata Dandim Blora, akan membangun jembatan dengan panjang 12 meter dan lebar 3 meter.
“Hal ini mengingat sangat penting bagi masyarakat, sehingga bisa memperlancar akses perekonomian warga,” jelas Dandim.
Dandim berharap, melalui kegiatan TMMD nanti bisa dirasakan masyarakat setempat, baik dari segi fisik dan non fisik, sehingga mampu memperlancar roda perekoniman masyarakat.
“Semoga apa yang dikerjakan di TMMD ini nanti bisa benar-benar dirasakan masyarakat setempat,” katanya.
TMMD Sengkuyung III akan dilakukan selama kurang lebih satu bulan dengan melibatkan, TNI, Polri, dan masyarakat setempat.
Pasi Teritorial Kodim 0721 /Blora Kapten Inf Puryanto memaparkan ada sejumlah kegiatan yang akan dilaksanakan dalam TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2019.
“Kegiatan akan dibagi dalam dua kategori, fisik dan non fisik,” katanya.
Untuk sasaran fisik meliputi pembangunan jalan makadam, Talud dan pembuatan Plat Beton. Sedangkan kegiatan non fisik meliputi, penyuluhan pendampingan industri perumahan, narkoba, wawasan kebangsaan dan bela negara, penyuluhan kerukunan umat beragama, penyuluhan kamtibmas, pencegahan terorisme, peningkatan hasil pertanian, menjaga kebersihan lingkungan, pertolongan pertama pada kecelakaan.
“Kegiatan non fisik akan dilakukan secara bergantian selama kegiatan TMMD berlangsung,” ujarnya.
Turut hadir dalam pembukaan ini Forkopimda Blora, Kepala OPD se-Kabupaten Blora dan Ketua Organisasi Wanita se-Kabupaten Blora. (teg/imm)