Komisi D, DPRD Bojonegoro Sidak ke Lokasi Pembangunan Jembatan Kanor - Rengel
Rabu, 02 Oktober 2019 15:00 WIBOleh Dan Kuswan SPd Editor Imam Nurcahyo
Bojonegoro - Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, pada Rabu (02/10/2019) lakukan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi yang rencanananya akan dibangun jembatan Kanor - Rengel (Kare), yang menghubungkan Desa Semambung Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro dengan Desa Ngadirejo Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban.
Sidak tersebut dipimpin Ketua Komisi D, Abdulloh Umar, didampingi Wakil Ketua Komisi D, Bambang S, Sekretaris Komisi D, Muhamad Lutfi, beserta Anggota Komisi D, Ainu Anggara, Achmad Suyono, Agus, Wahyuni Susilowati, Sofiudin, Jumariyanto, didampingi Kabid Jembatan, Dinas Pekerjaan Umum Binamarga dan Penataan Ruang Kabupaen Bojonegoro,Wardi, beserta beberapa staf.
Komisi D, DPRD Kabupaten Bojonegoro, saat lakukan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi yang rencanananya akan dibangun jembatan Kanor - Rengel (Kare). Rabu (02/10/2019)
Ketua Komisi D, DPRD Kabupaten Bojonegoro, Abdulloh Umar kepada awak media ini menjelaskan bahwa tujuan sidak kali tersebut adalah untuk meninjau sejauh mana persiapan pelaksanaan pembangunan Jembatan Kanor-Rengel, yang di anggarkan dan dibangun tahun 2020 mendatang.
"Karena apa, ini menyangkut pembebasan lahan terhadap warga, yang lahanya akan dibebaskan untuk pembangunan jembatan yang menghubungkan antara Kabupaten Bojonegoro dan Tuban." tutur Abdullah Umar.
Menurut Umar, hal tersebut tentu butuh kordinasi, karena hal tersebut menyangkut tanah warga dan tanah Bengawan Solo, sehingga perlu proses perijinan yang harus dilalui dengan baik.
"Kita pingin semua prosesnya dilalui dengan baik, sehingga pada waktu pelaksanaan tidak ada masalah non teknis, di luar teknis jembatan tersebut." tutur Umar mengimbuhkan.
#adsense#
Sementara itu Kepala Bidang Jembatan, Dinas Pekerjaan Umum Binamarga dan Penataan Ruang Kabupaten Bojonegoro, Wardi Amd, menjelaskan bahwa pembangunan konstruksi jembatan Kanor-Rengel (Kare) akan dimulai tahun 2020 dengan rencana 2 tahap pelaksanaan, yaitu di tahun 2020 pelaksanaan konstruksi bawah dan tahun 2021 pelaksnaan konstruksi atas.
"Mengenai konstruski bawah meliputi, abutment jembatan, di sisi wilayah Kanor maupun Rengel, kemudian pilar jembatan." tutur Wardi
Menurut Wari, anggaran untuk pembangunan jembatan tahap pertama tersebut dari APBD Tahun 2020, sebesar Rp 47,6 miliar.
"Saat ini proses pembebasan sedang berlangsung semoga segera selesai agar tahun depan pembangunan dapat segera dimulai." kata Wardi.
Diberitakan sebelumnya, rencana pembangunan jembatan Kanor - Rengel (Kare), yang menghubungkan Desa Semambung Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro dengan Desa Ngadirejo Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban, akan mulai dilaksanakan pada tahun 2020, dengan kebutuhan anggaran diperkirakan sebesar Rp 95 miliar, dan untuk tahun ini telah dianggarkan kurang lebih sebesar Rp 47 miliar untuk konstruksi bawah. (dan/imm)