Pemkab Bojonegoro Gelar Seminar dan Rencana Aksi Hak Azasi Manusia
Selasa, 12 November 2019 14:00 WIBOleh Dan Kuswan SPd Editor Imam Nurcahyo
Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, melalui Badan Kesatuan Bangasa dan Politik (Bankespol) Kabupaten Bojonegoro, pada Selasa (12/11/2019) bertempat di Balai Desa Sobontoro Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro, menggelar Seminar dan Rencana Aksi Hak Azasi Manusia (HAM) dengan tema Harmonisasi Sosial dan Mendorong Kelancaran Pemerintah dan Pembangunan Bojonegoro.
Hadir dalam acara tersebut Kepala Bakesbangpol, Drs Kusbitanto; Camat Balen, Drs Husnan; Kepala Desa se Kecamatan Balen,Tokoh Masyarakat dan tamu undangan lainnya sejumlah 75 orang.
Selain itu, dalam kegiatan tersebut panitia juga menghadirkan narasumber antara lain, Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kinasih Bojonegoro, Imam Muhlas SHum SH MPSi; Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro, Dony Bayu S SH; Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB), Suharto; dan salah satu wartawan di Bojonegoro, M Nurkozim.
Seminar dan Rencana Aksi Hak Azasi Manusia (HAM) di Balai Desa Sobontoro Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro, Selasa (12/11/2019)
Camat Balen, Drs Husnan dalam sambutannya menuturkan bahwa kegiatan harmonisasi sosial sebagai ilmu baru untuk meningkatkan peran serta pemangku pemerintahan dari tingkat desa sampai pusat, sehingga SDM dalam pemerintah desa sudah bisa diandalkan dalam menghadapi persaingan di era digitalisasi.
"Tingkatkan sinergitas antar lembaga dalam setiap pelaksanaan tugas pemerintahan. Kerukanan dalam bermasyarakat kunci keberhasilan dalam pemerintahan." kata Drs Husnan.
Kepala Bakesbangpol Bojonegoro, Drs Kusbiyanto menuturkan bahwa kegiatan seminar HAM tersebut dilaksanakan sebagai upaya pemerintah Kabuapten Bojonegoro untuk memberi pemahan tentang HAM dan untuk mensosialisasikan program pemerintah tentang Bojonegoro Ramah HAM.
"Tujuan kegiatan tersebut adalah untuk memberikan gambaran dan menata kehidupan bermasyarakat, untuk menghadapi tantangan ke depan. " kata Kusbiyanto.
Kusbiyanto juga menyampaikan bahwa hidup itu bebas tapi terikat dengan norma dan aturan di mana-mana. "Kebebasan bukan berarti tanpa batasan." katanya.
Masih dalam sambutannya, Kusbiyanto menuturkan bahwa kekuatan ekonomi besar akan memobilisasi ekonomi negara berkembang.
"Penghormatan hak azasi di Bojonegoro sudah luar biasa dengan program Bojonegoro ramah HAM. Semoga acara seminar membawa pencerahan dalam kehidupan kita bermayarakat berbangsa dan bernegara." kata Drs Kusbiyanto.
Usai sambutan-sambutan, para narasumber menyampaikan paparannya, yang dimulai dari Imam Muhlas SHum SH MPSi, yang menyampaikan materi tentang Peran masyarakat dalam menjaga ketahanan dan produktifitas kearifan sosial. Kemudian dari Dinas P3AKB, Suharto yang menyampaikan materi tentang Hak perempuan dalam permasalahan perkawinan anak dan materi tentang Perlindungan hukum pada anak.
Pemateri selanjutnya Anggota DPRD Bojonegoro, Donny Bayu Setiawan SH MH, yang menyampaikan materi tentang Peran pemuda dalam penegakan HAM, Perkembangan HAM di Indonesia, dan Bentuk nyata peran pemuda dalam penegakan HAM.
Terakhir, pemateri M Nurkozim menyampaikan materi tentang Peran Pers dalam mengawal Penegakan HAM di daerah,
Peran Pers dalam pembangunan, Peran pers dalam mendorong kebebasan berpendapat, dan Hoax atau berita palsu. (dan/imm)