News Ticker
  • 08 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 8 Juli 2026
  • Penyegaran Birokrasi Pemkab Bojonegoro, Bupati Wahono Lantik Lima Kepala OPD Baru dan Rotasi Pejabat Administrator
  • Realisasi Serapan APBD Jatim Capai 94 Persen, Emil Dardak Beri Penjelasan Terkait SILPA
  • Menu Sehat Penurun Berat Badan: Ini 6 Makanan Tinggi Serat yang Cocok Dikonsumsi Saat Diet
  • DPRD Bojonegoro Cecar Dinas PMPTSP di Sidang Banggar, Pelayanan Publik Dinilai Masih Amburadul
  • Pemkab Bojonegoro Cairkan Beasiswa Tahap 1B Senilai Rp10,5 Miliar untuk 2.670 Mahasiswa
  • Jangan Lewatkan Sore Ini: Balen Tantang Ngraho di Final Sepak Bola Porkab II
  • 07 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 7 Juli 2026
  • Pedagang Pasar Kota Pindah Sementara Selama Renovasi, Ada yang Swadaya
  • Kalitidu Sabet Emas Mobile Legends Usai Tekuk Kecamatan Kota 2-0
  • Pemprov Jatim Deklarasikan Diri Sebagai Provinsi Event Terbanyak, Genjot Kunjungan Wisatawan
  • Kebiasaan Makan Berat Larut Malam Diam-Diam Bisa Merusak Fungsi Ginjal
  • Festival Wisata Buah dan Sayuran di Galeri Bengawan Trucuk, Upaya Menuju Petani Mandiri
  • Buku Historiografi Ki Andong Sari Warnai Haul Ki Andongsari ke 244
  • 6 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 6 Juli 2026
  • Kirab Pusaka Ki Andong Sari Berlangsung Meriah, Wabup Nurul Azizah Ikut Rombongan
  • Sanggar Dunia Imajinasi Gelar Festival Bocah Dolanan, Ada Workshop Korah-Korah
  • Angka Perceraian ASN Pemprov Jatim Tinggi, Faktor Ekonomi Hingga Jeratan Pinjol Jadi Pemicu
  • Kirab Pusaka Leluhur Ki Andongsari Digelar Hari Ini, Diawali Jamasan
  • MWCNU Kapas Gelar Lailatul Ijtima di Desa Tapelan, Kiai Komari Ajarkan Doa Manjur Jadi Orang Baik
  • Kebakaran Hanguskan Dua Rumah Warga di Campurejo Bojonegoro, Kerugian Ratusan Juta
Bupati Bojonegoro Serahkan Alat Perekaman Data Kependudukan Tingkat Kecamatan

Bupati Bojonegoro Serahkan Alat Perekaman Data Kependudukan Tingkat Kecamatan

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bojonegoro, pada Selasa (19/11/2019), bertempat di aula GOR Desa Gayam Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro, menggelar Sosialisasi Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA).
 
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Bojonegoro Dr Hj Anna Muawanah, secara simbolis menyerahkan satu set peralatan rekam data kependudukan kepada Camat Gayam, Ir Agus Haryana Panca Putra MSi.
 
Selain dihadiri Bupati, acara tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bojonegoro, Drs Moch Chosim SH MM, Forimca Gayam, Camat dan Kades dari 14 Kecamatan di wilayah Bojonegoro Barat, yang meliputi Kecamatan Margomulyo, Ngraho, Tambakrejo, Ngambon, Sekar, Gondang, Ngasem, Kalitidu, Gayam, Purwosari, Malo, Padangan, Kasiman, Kedewan.
 
 
Camat Gayam Ir Agus Haryana Panca Putra MSi, dalam sambutanya menuturkan bahwa melalui gerakan sadar administrasi (Gisa) 2019 tersebut diharapkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi dokumen administrasi kependudukan secara lengkap mulai KTP Elektronik, KK, Akta Kelahiran, Akta Kematian, Akta Perkawinan, Akta Perceraian, dan Kartu indentitas Anak (KIA).
 
"Karena satu data yang salah maupun kurang lengkap, akan berpengaruh ke pengurusan data yang lain." kata Agus Haryana.
 
 
Semenatara itu Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bojonegoro, Drs Moch Chosim SH MM, dalam sambutannya mengatakan bahwa maksud dari kegiatan tersebut adalah dalam rangka untuk memberikan informasi, sekaligus untuk disebarluaskan kepada masyarakat terkait dengan pelayanan administrasi kependudukan pada tahun mendatang, sekaligus memberikan kabar gembira bagi masyarakat bahwa pelayanan administrasi kependudukan dapat dilakukan di kecamatan.
 
"Tahun depan, pelayanan administrasi kependudukan dapat dilakukan di kecamatan, tanpa harus ke Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bojonegoro." kata Drs Moch Chosim SH MM
 
 
Moch Chosim juga menyampaikan bahwa tujuan acara tersebut adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap masyarakat terhadap pentingnya dokumen kependudukan,meningkatnya pemutakiran data kependudukan oleh instansi (OPD), pemutakiran data kependudukan oleh aparatur atau petugas pelayanan dan lembaga pengguna, baik pemerintah dan swasta, serta meningkatnya kwalitas pelayanan administrasi kependudukan yang membahagiakan masyarakat.
 
"Kegiatann ini juga dalam rangka peningkatan pelayanan administrasi kependudukan yang profesional, memenuhi standard tehnologi informasi, dinamis, tertib dan tidak diskriminatif dan pencapaian menuju pelayanan prima." kata Moch Chosim
 
 
 
 

Bupati Bojonegoro, saat beri sambutan dalam sosialisasi Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (Gisa), di aula GOR Desa Gayam Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro. Selasa (19/11/2019),

 
Bupati Bojonegoro, Hj Anna Muawanah dalam sambutanya memberikan pengarahan tentang pentingnya pelayanan adminstrasi kependudukan yang akurat dan efisien, yang berbasis kecamatan.
 
"Masyarakat tidak perlu datang jauh-jauh ke Disdukcapil Kota Bojonegoro untuk mengurus atau update data kependudukan, cukup di kantor pelayanan kecamatan masing-masing." kata Bupati.
 
Bupati juga menyampaikan bahwa dengan data yang benar, diharapkan bantuan untuk masyarakat bisa tepat sasaran. Menurutnya, data kependudukan merupakan unsur utama suatu ketahanan wilayah. Hal tersebut tentu juga harus diimbangi dengan kesiapan sarana-prasarana, SDM dan tenaga operator yang mumpuni penggunaannya di bidang IT, agar tidak terjadi human error'.
 
"Kalau data yang masuk benar, tentu data yang keluar juga benar, kalau data yang masuk salah, pasti data yang keluar juga salah," kata Bupati.
 
Lebih lanjut Bupati juga menyampaikan bahwa seluruh kepala desa beserta perangkatnya harus tahu kriteria penduduknya, mana yang kategori tidak mampu dan kategori yang sudah mampu.
 
"Kedepankan pelayanan terlebih dulu daripada administrasi, agar masyarakat bisa tertolong dan terlayani." kata Bupati.
 
 
Masih menurut Bupati bahwa di tahun 2020 mendatang, Pemkab Bojonegoro sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 166 milyar untuk premi BPJS Kesehata. Di akhir Desember 2019 ini data harus terkumpul, Camat harus MOU dengan Desa, Desa MOU dengan RT/RW agar Pemkab bisa menganalisis, mengolah data dan membuat program kebijakan pengentasan kemiskinan, kesehatan, dan pendidikan.
 
"Ketahanan negara berawal dari keakuratan data kependudukan," tutur Bupati, di akhir sambutannya.
 
 
GISA, adalah sebuah gerakan untuk membangun ekosistem pemerintahan yang sadar akan pentingnya administrasi kependudukan. Kesadaran tersebut ditunjukkan dengan 4 hal, yakni kesadaran akan pentingnya dokumen kependudukan, pentingnya pemanfaatan data kependudukan, pentingnya pemutakhiran data kependudukan, dan pentingnya pelayanan administrasi kependudukan yang membahagiakan rakyat. (dan/imm)
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1783476232.6106 at start, 1783476233.2752 at end, 0.66458702087402 sec elapsed