Pemkab Bojonegoro Gelar Bimtek Pengelolaan dan Pemanfaatan Barang Milik Daerah
Senin, 09 Desember 2019 19:00 WIBOleh Mulyanto SPd Editor Imam Nurcahyo
Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Senin (09/12/2019) bertempat di Gedung Angling Dharma Pemkab Bojonegoro, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan dan Pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD) tahun 2019.
Kegiatan tersebut dihadiri dan dibuka oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Drs H Budi Irawanto MPd, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Luluk Alifah SE MM, dan diikuti perwakilan OPD di lingkungan Pemkab Bojonegoro dan perwkilan dari kecamatan di Kabupaten Bojonegoro.
Selain itu, dihadirkan narasumber dari BPKAD Provinsi Jawa Timur
Plt Kepala BPKAD Kabupaten Bojonegoro, Luluk Alifah SE MM, saat beri sambutan dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan dan Pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD) tahun 2019. Senin (09/12/2019)
Plt Kepala BPKAD Kabupaten Bojonegoro, Luluk Alifah SE MM, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut rencananya akan digelar selama tiga hari, mulai Senin (09/12/2019) hingga Rabu (11/12/2019).
"Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari dan diikuti oleh 260 peserta dari perwakilan OPD di lingkungan Pemkab Bojonegoro," tutur Luluk Alifah SE MM.
Wakil Bupati Bojoneggoro, Drs H Budi Irawanto MPd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa 80 persen nilai Laporan Neraca Pemkab Bojonegoro berasal dari aset tetap.
"Maka pengelolaan aset tetap atau BMD sangat mempengaruhi kualitas laporan keuangan Pemkab Bojonegoro." kata Wakil Bupati.
Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati bepesan kepada para peserta bahwa untuk memperoleh kepercayaan dan menjawab kebutuhan masyarakat, tentu harus berfikir secara profesional.
"Diperlukan kompetensi, keahlian dan karakter untuk membangun profesionalisme." tutur Wakil Bupati.
Wakil Bupati Budi Irawanto juga berharap, dengan diadakannya pelatihan tersebut, nantinya para peserta mampu meningkatkan kualitas pengelolaan BMD.
"Saya berharap kualitas pengelolaan BMDnantinya semakin baik, transparan dan akuntabel." kata Wakil Bupati.
Usai sambutan-sambutan, kegiatan selanjutnya dilanjutkan dengan pemberian materi oleh narasumber dari BPKAD Provinsi Jawa Timur. (red/imm)