Bandara Ngloram Blora Siap Didarati Pesawat Akhir Tahun 2019
Senin, 16 Desember 2019 17:00 WIBOleh Priyo SPd Editor Imam Nurcahyo
Blora - Akhir tahun 2019 ini bakal ada pesawat yang mendarat di Bandara Ngloram. Saat ini proses pembangunan runway atau landasan pacu Bandara Ngloram hampir rampung pengerjaannya. Akhir tahun 2019 ini akan dilakukan ujicoba pendaratan pesawat yang pertama.
Untuk diketahui, bahwa Bandara Ngloram, di Kecamatan Cepu Kabupaten Blora, Jawa Tengah, sebenarnya sudah dibangun sejak 1980 dan sempat difungsikan selama empat tahun. Namun, setelah itu, bandara tersebut ditinggalkan dan menjadi area kosong selama 34 tahun.
Hal ini disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat mengecek pengerjaan runway Bandara Ngloram Blora, saat berkunjung di Blora Minggu (15/12/2019) kemarin
“Pengerjaan runway akan selesai pada 24 Desember 2019 mendatang. Kalau selesai akan kita ujicoba,” tutur Ganjar Pranowo.
Suasana para pekerja saat pengerjaan runway Bandara Ngloram Blora. Minggu (15/12/2019) kemarin
Pada tahap awal ini, landasan pacu Bandara Ngloram yang dibangun sepanjang 1,2 kilometer, dari panjang runway sebelumnya yang hanya sepanjang 900 meter. Untuk selanjutnya runway bakal diperpanjang hingga 2,6 kilometer.
“Progresnya tanpa banyak bicara, Inshaa Allah bandara jadi. Blora akan punya bandara dan kawan-kawan di Bojonegoro, nanti kita pakai bareng-bareng,” tuturnya menambahkan.
Begitu pengerjaan runway selesai, pada Januari 2020, mulai dilakukan penggarapan terminal. Sehingga, lanjut Ganjar, akhir tahun diharapkan bisa beroperasi. Dengan demikian akses peningkatan perekonomian masyarakat Blora dan sekitarnya akan terdongkrak. Terlebih, bandara tersebut sangat dekat dengan stasiun.
“Kalau kerjasamanya kompak begini, perekonomiannya terbuka, pariwisatanya terbuka dan masyarakatnya juga akan terbuka. Apalagi bandara ini dari stasiun Kapuan hanya 300 meter. Dekat sekali. Maka transportasi kereta dan bandara terintegrasi,” katanya
Layout Terminal Bandara Ngloram Blora
Pada kesempatan yang sama, Bupati Blora Djoko Nugroho mengungkapkan kebahagiaannya karena akhirnya bakal melihat hilir mudik pesawat di wilayahnya setelah cukup lama tak berfungsi. Bandara Ngloram yang sudah ada sejak tahun 1980 itu, dibangun untuk mendukung proyek-proyek pertambangan Minyak dan Gas (Migas) di Blora dan sekitarnya yang mulai berkembang.
Pertama kali yang mendarat adalah Presiden Soeharto. Namun empat tahun setelah itu, bandara tidak lagi beroperasi. Hingga akhirnya Pemerintah memutuskan untuk membangun ulang bandara tersebut pada pertengahan 2018 silam.
“Ini akan jadi kebanggaan warga Blora. Jika kemarin-kemarin hanya untuk mainan anak-anak dan angon ternak, insyaallah akhir tahun ini ada pesawat yang mendarat," tutur Bupati Djoko Nugroho.
Sementara itu, Wakil Bupati H Arief Rohman MSi, saat dikonfirmasi mengatakan Pemkab Blora terus memantau kesiapan dalam pengerjaan Bandara Ngloram ini.
“Pada dasarnya kami dari Pemkab Blora siap untuk terus mengawal pembangunan Bandara. Keberadaan bandara ini tentu sangat ditunggu warga blora,” kata Wakil Bupati.
Menurut Wakil Bupati, pihaknya juga telah meminta Kepala Dinrumkimhub Blora untuk melakukan peninjauan setiap hari, sehingga bila ada kendala dapat segera diselesaikan dengan cepat, hal ini guna memastikan pekerjaan pembangunan bandara berjalan sesuai jadwal.
"Kami terus lakukan pemantauan setiap hari sehingga pembangunan bisa terlaksana dengan baik," tutur Wakil Bupati H Arief Rohman. (teg/imm)