Kepala Desa se Kecamatan Tambakrejo Bojonegoro Bertemu Mensesneg saat Pulang Kampung
Minggu, 22 Desember 2019 15:00 WIBOleh Dan Kuswan SPd Editor Imam Nurcahyo
Bojonegoro - Momen pulang kampung Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia, Prof Dr Drs Pratikno MSoc Sc, di kampung halamannya di Desa Dolokgede Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro pada Minggu (22/12/2019), dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh kepala desa se Kecamatan Tambakrejo untuk bersilaturrahmi atau bertatap muka secara langsung dengan menteri tersebut.
Sejumlah kepala desa tersebut sengaja ingin bertemu untuk menyampaikan uneg-uneg (keluhan), tentang kondisi infrakstruktur di desanya masing-masing, sehubungan menurut informasi menteri kelahiran Kecamatan Tambakrejo tersebut hanya sehari ini pulang kampung, dan pada Minggu (22/12/2019) sore ini sudah haru kembali ke Jakarta.
Kepala desa se Kecamatan Tambakrejo saat bersilaturrahmi dengan Mensesneg, Prof Dr Drs Pratikno MSoc Sc, di kampung halamannya di Desa Dolokgede Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro Minggu (22/12/2019)
Adapun sejumlah kepada desa yang hadir dalam silaturrahmi tersebut antara lain: Kepala Desa Napis, Mulyono; Kepala Desa Sendangrejo, Rusmini; Kepala Desa Malingmati, Karyadi; Kepala Desa Kacangan, M Aziz Ghozali; Kepala Desa Kalisumber, Yantoro; Kepala Desa Mulyorejo, Sahri; Kepala Desa Dolokgede, Nunuk Sri Rahayu; Kepala Desa Turi, Riyadi; Kepala Desa Jatimulyo, Koso; Kepala Desa Tambakrejo, Basiman; Kepala Desa Sukorejo, Sukardi; Kepala Desa Ngrancang, Sudadi; Kepala Desa Gading, Surandi; Kepala Desa Tanjung, Alif Miftahul Khoir Ramadhan Muin; Kepala Desa Pengkol, Abdul Habib; Kepala Desa Bakalan, Subari; dan Kepala Desa Jawik, Wasiyan.
Selain itu, turut hadir dalam silaturrahmi tersebut Kepala Desa Sedah Kidul Kecamatan Purwosari, Choirul Huda.
Bagi para kepala desa di Kecamatan Tambakrejo, kedatangan menteri di kampung halamanya tersebut merupakan momen yang baik untuk bersilaturrahmi, karena mereka jarang sekali bisa bertemu dengan Mensesneg tersebut, dikarenakan kesibukannya mendampingi Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.
"Untuk itu kami, para kepala desa se Kecamatan Tambakrejo berinisiatif bersilaturrahmi dan ngopi bareng dengan beliau," ujar Rusmini, Kepala Desa Sedangrejo Kecamatan Tambakrejo, kepada Beritabojonegoro.com.
Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Napis, Mulyono dirinya merasa bersyukur bisa bertemu dengan Mensesneg dan sekaligus dapat menyampaikan keluhannya terkait kondisi infrastruktur di desanya.
"Tadi selain ngopi bareng juga ngobrol-ngobrol biasa. Selain itu saya uga menyampaikan beberapa usulan tentang kondisi di Desa Napis. Semoga apa yang saya sampaikan ke depan terkabul." kata Mulyono.
Mulyono mengungkapkan bahwa kepada Mensesneg dirinya juga menyampaikan kondisi di Desa Napis, di mana desanya tersebut kondisinya sangat berbeda dengan desa-desa lainnya,
"Seperti yang sampaian tahu mas Desa Napis beda dari desa yang lain. Selain wilayahnya luas dan banyak penduduknya, dusunnya juga berpencar-pencar." kata Mulyono.
Namun dirinya juga merasa bersyukur karena beberapa saat lalu, listrik sudah masuk di Desa Napis. Namun saat ini di Desa Napis setidaknya membutuhkan peningkatan jalan termasuk pengadaan 13 jembatan.
"Terimakasih Pak Menteri, terima kasih pemkab Bojonegoro, saat ini Desa Napis listriknya sudah nyala dan sudah tidak gelap lagi seperti dulu," ujar Mulyono.
Sementara, informasi yang didapat awak media ini selain para kepala desa se Kecamtan Tambakrejo, sejumlah tamu lainnya juga ada yang berkunjung ke kediaman Mensesneg, antara lain Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah bersama suaminya, Ali Dupa dan Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, Imam Sholikhin. (dan/imm)