News Ticker
  • Sidang Tipiring di PN Bojonegoro, 68 Orang Pelanggar Protokol Covid-19 Divonis Denda
  • Wakil Bupati Bojonegoro Harap Dinas Pertanian Bantu Tingkatkan Kesejahteraan Petani
  • Hari Kesaktian Pancasila, Pramuka Peduli Covid-19 di Blora, Bagikan Ribuan Masker
  • Seluruh Pejabat dan Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Bojonegoro Jalani Swab Test
  • Satu ASN Meninggal Dunia Terpapar Covid-19, Gedung Pemkab Bojonegoro Disterilisasi
  • Kampus Ungu STIKes ICsada Bojonegoro, Sukses Wisuda dengan Protokol Covid-19 Ketat
  • PT BPE Blora, Tandatangani Kerja Sama Pengelolaan Sumur Tua Lapangan Ledok
  • CPP Gundih Blora Kembali Beroperasi, Pertamina EP Asset 4 Siap Penuhi Target Produksi
  • Usai Uji Publik DPS, KPU Blora Segera Terbitkan DPT Pilkada 2020
  • Diduga Serangan Jantung, Petani di Ngasem Bojonegoro Meninggal Dunia di Sawah
  • Lagi, Gudang Pengeringan Tembakau di Sugihwaras Bojonegoro Terbakar
  • Kembali, 1 Orang Tenaga Kesehatan di Bojonegoro, Meninggal Dunia Akibat Terpapar Covid-19
  • Kapolres Bojonegoro Bagikan Paket Sembako pada Pekerja Ojol
  • Pembangunan Jembatan Lume, Penghubung Bojonegoro-Blora, Ditargetkan Selesai Akhir 2020
  • Gudang Pengeringan Tembakau di Sugihwaras Bojonegoro Ludes Terbakar, Kerugian Rp 25 Juta
  • Satu Guru Terpapar Covid-19, SMK Negeri 1 Bojonegoro Kembali Laksanakan Pembelajaran Daring
  • Capaian ODF 5 Kecamatan di Bojonegoro ini Masih Rendah
  • Hingga September 2020, 352 Desa di 11 Kecamatan di Bojonegoro, Dinyatakan Jadi Desa ODF
  • 'Badander' di Masa Kerajaan Majapahit, Adalah Dander Yang Ada di Kabupaten Bojonegoro
  • Diterjang Angin Kencang, Belasan Pohon di Jalan Raya Balen Bojonegoro, Tumbang
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Sarasehan, Menggali Sejarah 'Mbedander The Corner of Majapahit'
  • Menteri Desa PDTT Hadiri Launching Wisata Edukasi Pejambon, Bojonegoro
  • Bawaslu Blora Tertibkan APK Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, dalam Pilkada 2020
  • Polres Bojonegoro Gelar Pelatihan Jurnalistik Bagi Anggota Saka Bhayangkara
  • Pemkab Bojonegoro Kembali Gelar Pembinaan Peningkatan Kompetensi Majelis Taklim Putri

Menikmati Kuliner Enthung, di Warung Pinggiran Hutan Jati di Bojonegoro

Bojonegoro - Kepompong ulat jati, atau warga Bojonegoro dan sekitarnya lebih sering menyebut enthung, oleh warga di Bojonegoro dan sekitarnya, biasa dijadikan kuliner lezat yang kaya gizi.
 
Namun jika anda ingin berburu kuliner enthung ini, anda harus berkunjung di warung-warung yang ada di pinggir hutan jati, di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Karena jarang sekali warung yang menjual masakan atau kuliner berbahan enthung tersebut.
 
 
Enthung paling sering dimasak tumis, rasa khas yang gurih dan renyah bercampur bumbu irisan bawang merah, bawang putih dan cabe rawit. Selain ditumis, enthung juga dapat dimasak hanya dengan digoreng saja. Sebagian warga juga biasa memasak enthung  menjadi sayur lodeh atau rempeyek.
 
Kuliner yang satu ini memang tidak bisa ditemukan setiap hari atau sepanjang tahun, karena kuliner yang satu hanya ada setiap setahun sekali, atau ketika awal musim hujan tiba, biasanya di akhir bulan November hingga Desember atau bahwkan hingga awal buan Januari.
 
Selain itu, jarang sekali warung yang menjual masakan atau kuliner berbahan enthung tersebut. Masyarakat setempat yang gemar memakan kuliner enthung tersebut kebanyakan membeli enthung mentah dan kemudian dimasak sendiri sesuai selera.
 
Jika anda ingin merasakan kuliner ini, anda harus berburu di warung-warung yang ada di pinggir hutan jati, di wilayah Kabupaten Bojonegoro.
 
 
 
 
 

Salah satu pengunjung warung Mbok Karti, di pinggir jalan raya Desa Setren Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro. Sabtu (28/12/2019)

 
Seperti yang ditemukan awak media ini pada Sabtu (28/12/2019) pagi, di warung Mbok Karti, tepatnya di pinggir jalan raya Desa Setren Kecamatan Ngasem arah ke Kecamatan Sekar Kabupaten Bojonegoro.
 
Warung yang biasanya menjual atau menyajikan kuliner opor ayam dan pecel lele dan sayur boros itu, kini juga menyediakan kuliner enthung jati. Tentunya menu enthung tersebut hanya tersedia saat musim enthung saja.
 
 
Saat awak media ini berkunjung di warung Mbok Karti, banyak pengunjung atau pelanggan yang sedang makan di warung tersebut. Kepada awak media ini Mbok Karti mengaku setiap hari warungnya buka mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.
 
Menurutnya, selain warga setempat, banyak juga pembeli yang datang dari luar desa atau kecamatan tempat ia tinggal.
Banyak pembeli dari luar kecamatan, khususnya dari Bojonegoro, yang sengaja datang hanya untuk menikmati menu entung yang ia jual.
 
"Banyak yang datang dari Bojonegoro dan kecamatan sekitar. Sebagian mereka mampir ke sini sambil berwisata di Negeri Atas Angin Sekar," kata Mbok Karti.
 
 
Mmbok Karti menjelaskan bahwa dirinya menjual menu enthung jati dengan harga Rp 10 ribu per porsi, belum termasuk nasi dan sayur atau lauk-pauk lainnya.
 
"Hari-hari ini masakan enthung ini yang paling banyak dicari pelanggan, karena pas musimnya jadi setiap hari paling laku terjual, Alhamdulillah mas, setiap hari masakan enthung selalu habis terjual." kata Mbok Karti.
 
 
Sementara itu salah satu pengunjung yang mengaku bernama Bambang, warga Kecamatam Sumberejo yang sedang bekerja memperbaiki jalan di sekitar warung tersebut mengaku biasa sarapan di warung Mbok Karti.
 
Bambang mengungkapkan bahwa ada sebagian orang yang alergi saat makan masakan enthung, namun dirinya mengaku biasa makan enthung goreng di warung tersebut dan tidak masalah bagi kesehatannya.
 
"Sudah biasa makan enthung, rasanya nikmat dan gurih dan tidak biduran atau alergi mas. Biasa saja," tutur Bambang.
 
 
 
 
 
Enthung jati, yang mempunyai nama latin hyblaea puera, banyak ditemui di hutan jati di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah.
 
Musim enthung, terjadi saat masa peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan, atau pada bulan akhir November hingga Desember atau hingga awal Januari, seperti saat ini.
 
Saat memasuki masa peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan, banyak ulat yang menggerogoti daun jati. Kemudian ulat tersebut akan berubah menjadi kepompong atau oleh masyarakat di Kabupaten Bojonegoro dan sekitarnya biasa disebut enthung, yang berukuran sekitar 2-4 sentimeter, bewarna cokelat tua mengkilat banyak berjatuhan dari daun jati yang rontok.
 
Sementara masakan enthung biasa dimakan bersama nasi dan sayur. Banyak juga yang memakan masakan enthung bersama nasi jagung dengan sayur lodeh, sayur asam ataupun sayur bening. (dan/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

InsertLive Covid Campaign: Kampanye Lawan Corona

#MediaLawanCovid19

InsertLive Covid Campaign: Kampanye Lawan Corona

#MediaLawanCovid19 kembali meluncurkan konten edukasi bersama, salah satunya melalui video, pada Minggu (29/03/2020) . Kampanye besar kedua ini dilakukan untuk ...

Berita Video

Video Prosesi Pemakaman Positif Corona Asal Kecamatan Sumberrejo Bojonegoro

Berita Video

Video Prosesi Pemakaman Positif Corona Asal Kecamatan Sumberrejo Bojonegoro

Bojonegoro - Seorang warga Kabupaten Bojonegoro, yang berstatus positif terkonfirmasi virus Corona (Covid-19), pada Sabtu (11/07/2020), sekitar pukul 01.30 WIB ...

Teras

Mempertanyakan Keseriusan Manajemen Persibo Bojonegoro #2

Mempertanyakan Keseriusan Manajemen Persibo Bojonegoro #2

DALAM tulisan sebelumnya, untuk kembali membangun Persibo, menurut penulis paling tidak ada tiga hal utama yaitu, pertama aspek legalitas, kedua ...

Opini

Penggunaan Teknologi untuk Mengurangi Angka Kecelakaan

Penggunaan Teknologi untuk Mengurangi Angka Kecelakaan

Pada beberapa tahun terakhir, angka kecelakaan lalu lintas semakin meningkat. Hal tersebut dipengaruhi beberapa faktor salah satunya kecepatan kendaraan yang ...

Quote

Tuntunan Ibadah Salat Tarawih di Rumah Saja, saat Pandemi Covid-19

Quote Islami

Tuntunan Ibadah Salat Tarawih di Rumah Saja, saat Pandemi Covid-19

KONDISI mewabahnya virus Corona (Covid-19) dalam bulan Ramadan ini tidak mengalami penurunan, bahkan semakin meningkat, maka untuk mencegah bahkan memutus ...

Sosok

Petani di Ngasem Bojonegoro ini Mencoba Peruntungan Dengan Menanam Buncis

Petani di Ngasem Bojonegoro ini Mencoba Peruntungan Dengan Menanam Buncis

Bojonegoro - Berawal dari niat untuk memaksimalkan hasil dari sawah yang dimilikinya, Charis Manan (39) petani asal Dusun Gempol Garut ...

Eksis

Toko Purnomo Bojonegoro, Eksis di Tengah Pandemi dengan Lanyanan Pembelian Secara Online

Toko Purnomo Bojonegoro, Eksis di Tengah Pandemi dengan Lanyanan Pembelian Secara Online

Bojonegoro - Sejak merebaknya pandemi virus Corona (Covid-19), yang disusul dengan kebijakan pemerintah agar masyarakat melakukan kegiatan di rumah dengan ...

Infotorial

Persembahan Kita Untuk Negeri

Persembahan Kita Untuk Negeri

BeritaBojonegoro.com - Bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 tahun, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dan para mitra Blok Cepu, ...

Berita Foto

Foto Proses Evakuasi Korban Tertimbun Longsoran Galian Sumur di Sumberrejo Bojonegoro

Berita Foto

Foto Proses Evakuasi Korban Tertimbun Longsoran Galian Sumur di Sumberrejo Bojonegoro

Bojonegoro - Diberitakan sebelumnya, Tim SAR Gabungan Kabupaten Bojonegoro, masih terus berupaya melakukan evakuasi terhadap korban Saki (48) warga Dusun ...

Feature

Menilik Lokasi Pengambilan Bahan Baku Pembuatan Gerabah di Desa Rendeng Malo, Bojonegoro

Menilik Lokasi Pengambilan Bahan Baku Pembuatan Gerabah di Desa Rendeng Malo, Bojonegoro

Bojonegoro - Keberadaan Kerajinan Gerabah di Desa Rendeng Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro yang masih tetap eksis hingga kini tak luput ...

Religi

Tata Cara Salat Idulfitri di Rumah saat Pandemi Virus Corona

Oase Ramadan

Tata Cara Salat Idulfitri di Rumah saat Pandemi Virus Corona

KARENA pelaksanaan salat idulfitri berjamaah di tanah lapang atau di masjid rentan mengorbankan kepentingan yang lebih utama, yaitu memutus rantai ...

Pelesir

Bupati Blora Resmikan Pengembangan Migas Cepu Edupark

Bupati Blora Resmikan Pengembangan Migas Cepu Edupark

Blora - Bupati Blora, Djoko Nugroho, bersama Kepala adan Pengembangan Sumber Daya Manusia Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian ESDM, ...

Hiburan

Pemkab Bojonegoro Gelar Pembinaan Peningkatan Kompetensi Majelis Taklim Putri di Temayang

Pemkab Bojonegoro Gelar Pembinaan Peningkatan Kompetensi Majelis Taklim Putri di Temayang

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Pemkab Bojonegoro, pada Selasa (22/09/2020), menggelar silaturahmi dan ...

Statistik

Hari ini

6.817 kunjungan

9.402 halaman dibuka

140 pengunjung online

Bulan ini

6.817 kunjungan

9.402 halaman dibuka

Tahun ini

2.920.196 kunjungan

4.167.938 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 811.363

Indonesia: 12.513

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015

1601567138.2906 at start, 1601567138.4697 at end, 0.17911314964294 sec elapsed