News Ticker
  • Pemkab Bojonegoro Bersama GenRe Gelar Pelatihan Konselor Sebaya PIK-R, Siapkan Remaja Optimis Raih Masa Depan
  • Harga emas Antam di Pegadaian hari ini Minggu 1 Februari 2026
  • Prakiraan Cuaca Kabupaten Bojonegoro, Minggu 01 Faberuari 2026
  • 01 Januari Dalam Sejarah
  • Konser Kpop di Tahun 2026! Sudah Siap War Ticket?
  • Pemkab Bojonegoro Lakukan Inventarisasi Data untuk Penguatan Tata Kelola Data Terpadu dan Berkelanjutan
  • Menaga di Al-Azhar Kairo: Merusak Lingkungan Menyimpang dari Tujuan Ibadah
  • Kisah di Balik Layar Agak Laen 2, Naskah Sempat Hilang Jelang Deadline
  • Mempersiapkan Generasi Muda Penuh Optimisme
  • Kenali Tanda Minum Air Putih Terlalu Banyak, Jangan Sampai Berujung Masalah Kesehatan
  • Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 260.000 menjadi Rp 2.860.000 per Gram
  • 31 Januari dalam Sejarah
  • DKPP Bojonegoro Ajak Petani Manfaatkan Alsintan Gratis untuk Dorong Produktivitas Pertanian
  • Bekatul Tak Lagi Terbuang, Kreasi Crepe Roll Cake Jadi Inovasi Pangan Lokal Bernilai Gizi dan Ekonomi
  • Bupati Bojonegoro Buka Langsung Operasi Pasar Murah Perdana di Tahun 2026
  • Cukupi Minum Air Putih, Langkah Sederhana Jaga Kesehatan Tubuh
  • Bupati Bojonegoro Hadirkan Semangat Petani Lewat Medhayoh di Balen, Dorong Produktivitas Pertanian
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Penguatan Kompetensi CPNS, Tanamkan Integritas Anti Korupsi
  • Tenggelam di Sungai Pacal, 2 Anak Kembar di Temayang, Bojonegoro Ditemukan Meninggal
  • Jalan Cor Persawahan di Balen Indah Membentang
  • Khofifah Lantik Tujuh Pejabat Eselon II Pemprov Jatim, Ada Bakorwil Bojonegoro
  • 30 Januari dalam Sejarah
  • Turun Rp 48.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 3.120.000 per Gram
  • Sejumlah Jabatan Strategis di Pemkab Bojonegoro Belum Terisi
Korban Tertimbun Longsoran Galian Sumur di Sumberrejo Bojonegoro, Ditemukan Meninggal Dunia

Kecelakaan Kerja

Korban Tertimbun Longsoran Galian Sumur di Sumberrejo Bojonegoro, Ditemukan Meninggal Dunia

Bojonegoro - Diberitakan sebelumnya, seorang laki-laki beranam Saki bin Rasadi (48), warga Dusun Sepat Desa Megale Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (19/07/2020) sekira pukul 15.00 WIB lalu, dilaporkan tertimbun longsoran tanah saat menggali sumur di tanah milik Supriyanto (51), warga di Dusun Tawang Desa Tlogohaji Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro.
 
 
Tim SAR Gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, bersama aparat dari TNI, Polri, Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa setempat, serta sejumlah relawan, telah berupaya melakukan proses evakuasi terhadap korban, dengan mendatangkan alat berat berupa ekskavator.
 
Setelah dilakukan proses evakuasi dengan cara di gali selama kurang lebih 40 jam, akhirnya pada Selasa (21/07/2020) sekira pukul 09.15 WIB, korban berhasil ditemukan atau dievakuasi, sudah dalam keadaan meninggal dunia.
 
 
 
 

Tim SAR Gabungan dari BPBD Kabupaten Bojonegoro, saat lakukan evakuasi terhadap korban Saki bin Rasadi (48), yang ditemukan meninggal dunia. Selasa (21/07/2020)

 
Menurut Koordinator Tim SAR Gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Yudi Hendro Kartono SE, bahwa kronologi penemuan jenazah tersebut bermula pada Selasa (21/07/2020) sekira pukul 02.30 WIB, dalam proses penggalian atau evakuasi menggunakan ekskavator tersebut telah mencapai dasar sumur dan saat itu jasad korban sempat terlihat, namun karena kondisi tanah di lokasi kejadian cukup labil sehingga terjadi longsor dan longsoran tersebut kembali menimbun lokasi di mana korban pertama kali tertimbun longsoroan tersebut.
 
"Kondisi tanahnya sangat labil dan dalam proses evakuasi tersebut sempat berulang kali terjadi longsor," kata Yudi Hendro Kartono, Selasa (21/07/2020) siang.
 
 
 
Yudi menjelaskan, bahwa karena kondisi tanah di lokasi kejadian yang rawan longsor tersebut, dan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, setelah dilakukan koordinasi dengan para pihak, untuk sementara penggalian atau proses evakuasi dihentikan dan akan dilanjutkan pada pagi hari setelah matahari terbit.
 
"Penggalian kita lanjutkan mulai pukul 07.00 WIB tadi dan Alhamdullilah, sekitar pukul 09.15 WIB tadi, jasad korban ditemukan. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," kata Yudi hendro Kartono.
 
Yudi menambahkan, setelah jasad korban berhasil di evakuasi, selanjutnya dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans yang sejak awal evakuasi telah bersiap-siap di lokasi kejadian.
 
"Penanganan selanjutnya kita serahkan kepada aparat kepolisian," kata Yudi Hendro Kartono.
 
 
 
Pada kesempaan tersebut Yudi juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telam membantu proses evakuasi tersebut, sehingga korban dapat ditemukan.
 
"Kami sampaikan terima kasih pada semua pihak yang telah membantu proses evakuasi ini, sehingga korban berhasil ditemukan," kata Yudi Hendro Kartono.
 
 
 
 
 

Tim SAR Gabungan dari BPBD Kabupaten Bojonegoro, saat lakukan evakuasi terhadap korban Saki bin Rasadi (48), yang ditemukan meninggal dunia. Selasa (21/07/2020)

 
Terpisah, Kapolsek Sumberrejo, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Imam Kanafi SH, saat dikonfirmasi awak media ini menyampaikan bahwa setelah korban ditemukan, selanjutnya jenazah korban dibawa ke rumah duka menggunakan mobil jenazah dari RSUD Sumberrejo.
 
"Setelah kami lakukan identifikasi dan visum luar, selanjutnya jenazah korban kami serahkan ke pihak keluarga untuk proses pemakaman," kata AKP Imam Kanafi SH.
 
Berdasarkan hasil identifikasi, lanjut Kapolsek, diketahui ciri-ciri mayat, jenis kelamin laki-laki, panjang sekitar 170 sentimeter, korban hanya mengenakan celana pendek kolor warna merah dan tidak memakai baju.
 
"Kondisi tubuh korban bengkak dan tidak diketemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," kata Kapolsek.
 
 
 
Sementara berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) diketahui sumur yang baru digali dan alami longsor tersebut berada di depan rumah, atau tepatnya di samping toko milik Supriyanto. Sumur tersebut menggunakan dinding buis beton (deker) dengan diameter 90 sentimeter dan tinggi 50 sentimeter.
 
Untuk kedalaman sumur sedalam 9 meter, atau terpasang buis beton (deker) sebanyak 18 buah. Terdapat 4 buah tali tampar yang digunakan untuk menarik timba berisi tanah galian.
 
"Korban diketemukan dalam keadaan telah meninggal dunia tertimbun tanah di dalam deker ke 18, atau pada kedalaman sekitar 9 meter," kata Kapolsek Sumberrejo, AKP Imam Kanafi SH. (red/imm)
 
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Global Geoparks Network Association Kunjungi Sejumlah Geosite di Bojonegoro

Berita Video

Global Geoparks Network Association Kunjungi Sejumlah Geosite di Bojonegoro

Bojonegoro - Tim dari Global Geoparks Network (GGN) Association, selaku assessor UNESCO Global Geoparks (UGGp), laksanakan kunjungan atau verifikasi lapangan ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Quote

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Saat datangnya Hari Raya Idulfitri, sering kita liha atau dengar ucapan: "Mohon Maaf Lahir dan Batin, seolah-olah saat IdulfFitri hanya ...

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Bojonegoro - Salah satu putra terbaik asal Bojonegoro, Prof Dr Pratikno MSoc Sc, pada Minggu malam (20/10/2024) kembali dipilih menjadi ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Infotorial

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Bojonegoro Memperingati hari menanam pohon indonesia 2025, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB) menegaskan komitmennya dalam menjaga ...

Berita Foto

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

Hiburan

Kisah di Balik Layar Agak Laen 2, Naskah Sempat Hilang Jelang Deadline

Kisah di Balik Layar Agak Laen 2, Naskah Sempat Hilang Jelang Deadline

Film Indonesia fenomenal Agak Laen: Menyala Pantiku! berhasil menjadi salah satu film terlaris sepanjang masa. Di hari ke 58 penayangan, ...

1769981485.4051 at start, 1769981485.8148 at end, 0.40970492362976 sec elapsed