Petani Lega, Harga Cabai pada Musim Panen Berangsur Membaik
Selasa, 24 November 2015 12:00 WIBOleh Khoirul Anam
Oleh Khoirul Anam
Kanor – Petani cabai di wilayah Bojonegoro kini bisa tersenyum lega. Sebab, harga cabai pada musim panen di awal musim hujan ini kondisinya terus membaik. Sebelumnya harga cabai sempat jeblok.
Menurut Soleh, petani cabai di Desa Kabalan, Kecamatan Kanor, saat ini tanaman cabai di lahan sawahnya sudah mulai dipetik. Tanaman cabai rawit di lahan sawah itu mulai menguning dan sudah bisa dipetik.
Ia menuturkan, harga cabai rawit sebelumnya hanya dibeli sekitar Rp4.000 per kilogramnya. Namun, kata dia, memasuki bulan November ini harga cabai merangkak naik yakni di kisaran Rp7.000 hingga Rp8.000 per kilogramnya.
“Sekarang kami dapat tersenyum. Sebab, harga cabai membaik,” ujarnya ditemui BBC, sapaan BeritaBojonegoro.com, Selasa (24/11).
Petani cabai lainnya, Samsuri(40) di Desa Piyak, Kecamatan Sumberejo, mengungkapkan, hasil panen cabai rawit dibeli dengan harga Rp7000 per kilogram. Harga tersebut, kata dia, didapat dari tengkulak dari Kota bojonegoro. Jika harga dari tengkulak dari kota luar Bojonegoro pastinya bisa lebih tinggi lagi.
"Tetapi untuk harga cabai rawit Rp7000 per kilogram sudah termasuk harga yang tinggi dibanding seblumnya yang cukup rendah. Paling tidak diharga ini kita tetap untung walau masih sedikit,” tandasnya. (nam/kik)


































.md.jpg)






