News Ticker
  • PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-Awar Salurkan 34 Hewan Qurban ke Masyarakat Tuban
  • Penjualan Hewan Kurban di Jatim Naik Signifikan
  • Nanas dan Daun Pepaya Ampuh Mengempukkan Daging Alot, Pakar IPB Jelaskan Cara Kerjanya
  • 28 Mei dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca di Bojonegoro 28 Mei 2026
  • PNM Tebar Syukur, Salurkan Hewan Kurban ke Warga Desa
  • Pemprov Jatim Perkuat Sistem Kebencanaan Lewat Perda Baru, Tekankan Kolaborasi dan Inklusi
  • Pemkab Bojonegoro Dorong Inovasi Pendidikan Lewat Forum 100 Ide Inspira Risbo
  • Mas Bambang, Sapi Kurban Banpres Prabowo untuk Warga Bojonegoro Disalurkan Melalui Ponpes Modern Al Fatimah
  • Dinsos Bojonegoro dan BI Jatim Edukasi CBP Rupiah untuk Penyandang Tunanetra
  • Bupati Bojonegoro Salat Id di Darussalam, Wabup di Babus Sofa
  • 27 Mei dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 27 Mei 2026 di Bojonegoro
  • Gubernur Khofifah Kunjungi Peternak Hewan Kurban di Bojonegoro
  • Lahan 8,7 Hektar di Depan Pasar Sido Makmur Disulap Jadi Kampus UNY, Penerimaan Mahasiswa Dimulai 2027
  • Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp10,3 Miliar di Bojonegoro dan Resmikan Masjid Nur Khofifah
  • 26 Mei dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 26 Mei 2026
  • Bukan Hanya Kurangi Limbah Pakaian, RE3 FOR-E PNM Turut Alirkan Manfaat bagi Usaha Nasabah Laundry
  • PLN Nusantara Power Tanjung Awar-Awar Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan Lewat Program Perluasan UMKM Permata
  • Gubernur Khofifah Sidak Kondisi Pasar di Bojonegoro, Pastikan Harga Sembako Stabil
  • Cara Cerdas Petani Bojonegoro Menguatkan Ekonomi Keluarga
  • Rumah Warga di Kantor, Bojonegoro Ludes Terbakar Akibat Korsleting, Kerugian Rp 50 Juta
  • Guru Honorer SMA SMK di Jatim Berpeluang Jadi Tenaga Ahli Melalui Uji Kompetensi
Pemkab Bojonegoro Harap HIPPA Mampu Kelola Ketersediaan Air Baku Pertanian Dengan Baik

Pemkab Bojonegoro Harap HIPPA Mampu Kelola Ketersediaan Air Baku Pertanian Dengan Baik

Bojonegoro - Sebagai upaya untuk menjaga ketersediaan air baku untuk pertanian agar tercukupi dan ada pemerataan, diperlukan pengaturan dan pengelolaan dengan baik.
 
 
Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Kabupaten, pada Selasa (08/09/2020), bertempat di Balai Desa Kemamang Kecamatan Balen, menggelar bimbingan tenknis (bimtek) kepada Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA), Gabungan Himpunan Petani Pemakai Air (GHIPPA), dan Induk Petani Pemakai Air (IHIPPA), agar nantinya HIPPA, GHIPPA dan IHIPPA, dapat mendistribusikan air kepada anggotanya dengan baik dan benar.
 
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah; Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA), Ir Tedjo Sukmono MM; Kepala Bappeda Bojonegoro, Drs Ec Mokhamad Anwar Mukhtadlo MSi; Kepala Dinas Pertanian, Helmy Elysabeth SP MM; perwakilan dari Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro; Forkopimca Balen, Kepala Desa Kemamang dan perwakilan kelompok HIPPA,GHIPPA, dan IHIPPA.
 
 

Kepala Dinas PU SDA, Ir Tedjo Sukmono MM, saat beri sambutan dalam acara Bimtek kepada HIPPA, GHIPPA, dan IHIPPA, di Balai Desa Kemamang Kecamatan Balen Bojonegoro. Selasa (08/09/2020)

 
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA), Ir Tedjo Sukmono MM dalam sambutannya menyampaikan  kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen Pemkab Bojonegoro untuk terus menumbuhkan keberadaan HIPPA, Gabungan HIPPA, dan induk HIPPA.
 
"Kegiatan ini dalam rangka peningkatan produksi pangan d Kabupaten Bojonegoro," kata Tedjo Sukmono.
 
Tedjo Sukmono mengungkapkan bahwa Daerah Irigasi Pacal dibagi menjadi 2, yaitu Daerah Irigasi Pacal Kiri dengan luas 1.965 hektar, dan Daerah Irigasi Pacal Kanan dengan luas 14.659 hektare. Menurutnya, pasokan air irigasi Pacal tergantung pada tampungan air Waduk Pacal bersumber dari tadah hujan dan beberapa sumber yang bersifat musiman, sehingga pada musim kemarau apabila dimanfaatkan debit airnya akan berkurang
 
"Dengan demikian ketersediaan air yang sangat terbatas, sementara yang membutuhkan banyak, khususnya kebutuhan untuk tanaman pada musim tanam kedua, maka diserukan pengaturan air yang terkelola dengan baik.
 
Kondisi ini sangat kita butuhkan peran aktif dari HIPPA, GHIPPA dan IHIPPA, sehingga dapat mendistribusikan air kepada anggotanya dengan baik dan benar," kata Kepala Dinas PU SDA, Ir Tedjo Sukmono MM.
 
 
 

Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah, saat beri sambutan dalam acara Bimtek kepada HIPPA, GHIPPA, dan IHIPPA, di Balai Desa Kemamang Kecamatan Balen Bojonegoro. Selasa (08/09/2020)

 
Bupati Anna Muawanah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemkab Bojonegoro melalui Dinas PU Sumber Daya Air, memiliki tugas dan fungsi dalam penyediaan dan pengelolaan sumber air baku untuk pertanian, karena menurut Bupati,
meskipun tersebuda bibit yang bagus, pupuk yang cukup, pestisida atau obatnya cukup, tapi kalau tidak ada air tentunya tidak ada gunannya semua.
 
"Komponen kebutuhan petani saya pikir antara lahan dan air tidak bisa di pisahkan. Meskipun kami telah menggulirkan program petani mandiri atau KPM, namun kalau airnya tidak ada tentunya petani tidak bisa tanam," kata Bupati
 
Bupati menyampaikan bahwa untuk kebutuhan air pertanian di Kabupaten Bojonegoro, bagi wilayah yang dekat dengan Bengawan Solo, dapat dipasok dari Bengawan Solo, dan untuk wilayah yang tidak dekat dengan Bengawan Solo, Bupati meminta Dinas PU SDA untuk secara intensif melakukan analisa dan pemetaan, serta pembangunan sarana dan prasarana untuk memenuhi kebutuhan air untuk pertanian.
 
"Sehingga kebutuhan air baku untuk sektor pertanian bisa tercukupi. Saya minta Dinas PU Sumber Daya Air untuk menyiapkan kebutuhan air pertanian lewat HIPPA," kata Bupati Anna Muawanah.
 
 
 
Bupati mengungkapkan bahwan untuk mensuport petani ada faktor yang bisa dikendalikan dan direncanakan, tapi ada faktor yang tidak bisa dikendalikan dan direncanakan, yaitu faktor alam. Untuk itu Bupati juga meminta kepada HIPPA, Gabungan HIPPA, dan Induk HIPPA untuk merestrukturisasi lembaganya sehingga kebutuhan air pertanian bisa dikelola dengan baik.
 
"PU SDA bisa mengatur terhadap kebutuhan air, dan masyarakat bisa berdiskusi, antar pengurus HIPPA dan Gabungan HIPPA, sehingga bisa dilakukan pemerataan. Mereka bisa duduk bareng kalau misal ada air yang kurang, bisa saling berbagi,
 
Bupati meminta kepada Dinas PU SDA untuk bisa memastikan saluran irigasi tersier dan sekunder dalam kondisi yang baik sehingga air bisa mengalir dengan lancar. Kepada Dinas Pertanian Bupati juga meminta untuk mensuport terhadap bibit, pupuk dan alsintan atau saprodi.
 
"Maka hari ini Dinas PU SDA saya minta untuk melakukan bimbingan teknis untuk HIPPA. Bagi desa-desa yang belum mempunyai HIPPA, silakan untuk di bentuk, sehingga kami harapkan seluruh desa sudah ada HIPPA-nya
 
 
 
Di akhir sambutannya Bupati berharap dengan adanya sinergitas dari dinas terkait, bisa membuat Bojonegoro meningkatkan sebagai lumbung pangan, kita tingkatkan sektor pertanian sebagai penyokong kebutuhan pangan, termasuk juga peningkatan nilai petani dalam produk domestik regional bruto (PDRB) daerah.
 
"Kita bersyukur, pertanian masih menjadi yang nomor satu terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia, termasuk di Bojonegoro," kata Bupati Anna Muawanah. (dan/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Ungu Sajikan 12 Lagu, Mulai Hatiku Hampa hingga Seperti Mati Lampu

Konser Harmony 3 Dekade BPR Bojonegoro

Ungu Sajikan 12 Lagu, Mulai Hatiku Hampa hingga Seperti Mati Lampu

Bojonegoro Band papan atas Ungu menaiki panggung menyapa ribuan penonton dari berbagai penjuru di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro pada ...

1779975598.7489 at start, 1779975599.3057 at end, 0.55685806274414 sec elapsed