News Ticker
  • Pemkab Bojonegoro Bersama GenRe Gelar Pelatihan Konselor Sebaya PIK-R, Siapkan Remaja Optimis Raih Masa Depan
  • Harga emas Antam di Pegadaian hari ini Minggu 1 Februari 2026
  • Prakiraan Cuaca Kabupaten Bojonegoro, Minggu 01 Faberuari 2026
  • 01 Januari Dalam Sejarah
  • Konser Kpop di Tahun 2026! Sudah Siap War Ticket?
  • Pemkab Bojonegoro Lakukan Inventarisasi Data untuk Penguatan Tata Kelola Data Terpadu dan Berkelanjutan
  • Menaga di Al-Azhar Kairo: Merusak Lingkungan Menyimpang dari Tujuan Ibadah
  • Kisah di Balik Layar Agak Laen 2, Naskah Sempat Hilang Jelang Deadline
  • Mempersiapkan Generasi Muda Penuh Optimisme
  • Kenali Tanda Minum Air Putih Terlalu Banyak, Jangan Sampai Berujung Masalah Kesehatan
  • Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 260.000 menjadi Rp 2.860.000 per Gram
  • 31 Januari dalam Sejarah
  • DKPP Bojonegoro Ajak Petani Manfaatkan Alsintan Gratis untuk Dorong Produktivitas Pertanian
  • Bekatul Tak Lagi Terbuang, Kreasi Crepe Roll Cake Jadi Inovasi Pangan Lokal Bernilai Gizi dan Ekonomi
  • Bupati Bojonegoro Buka Langsung Operasi Pasar Murah Perdana di Tahun 2026
  • Cukupi Minum Air Putih, Langkah Sederhana Jaga Kesehatan Tubuh
  • Bupati Bojonegoro Hadirkan Semangat Petani Lewat Medhayoh di Balen, Dorong Produktivitas Pertanian
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Penguatan Kompetensi CPNS, Tanamkan Integritas Anti Korupsi
  • Tenggelam di Sungai Pacal, 2 Anak Kembar di Temayang, Bojonegoro Ditemukan Meninggal
  • Jalan Cor Persawahan di Balen Indah Membentang
  • Khofifah Lantik Tujuh Pejabat Eselon II Pemprov Jatim, Ada Bakorwil Bojonegoro
  • 30 Januari dalam Sejarah
  • Turun Rp 48.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 3.120.000 per Gram
  • Sejumlah Jabatan Strategis di Pemkab Bojonegoro Belum Terisi
Sebuah Novel tentang Berumah Tangga

Resensi Buku Menikah Titik Dua

Sebuah Novel tentang Berumah Tangga

 

Oleh Shinta D Damayanti

[Judul Buku Menikah Titik Dua Penulis Agustina K. Dewi Iskandar Editor Fanti Gemala Penata isi Novita Putri Desainer kover & ilustrasi Rio Siswono Penerbit  Grasindo, 2014]

Sakinah, mawadah, warrohmah--katanya itu impian keluarga bahagia. Tapi bagaimana kalau ternyata masih ada juga perempuan yang tidak cukup bahagia dengan segala ketenangan, cinta, dan keseimbangan? Lalu, ia berusaha mencari-cari kisah bahagia yang direkanya bersama orang lain, meskipun kemudian tiba-tiba saja ada kejernihan perasaan yang mendera, membuatnya kembali menyadari bahwa pernikahan adalah sebuah ikatan suci yang tidak boleh dinodai dengan perselingkuhan.

Realita kejujuran bukan berarti selalu berbalas dengan kejujuran berporsi sama. Laki-laki pun masih tetap punya rahasia yang belum tentu terbagi dengan perempuan yang dinikahinya. Sementara mau tidak mau, perempuan adalah siput raksasa yang harus berbesar hati menyangga rumahnya meskipun ada satu bagian kecil hati yang mungkin akan terluka. Ini menjadi kisah sepasang suami istri yang melakukan perjalanan untuk menemukan titik bagi setiap pencarian yang terjadi setelah mereka menikah. Bagaimana kalau tetap saja ada titik dua dalam sebuah pernikahan? (Menikah Titik Dua - AKDI)

Menikah Titik Dua

Sebuah novel dengan kisaran tebal 190 halaman ini telah mengubah persepsi saya tentang sajian novel pada umumnya. Novel ini seperti sebuah puzzle acak yang di desain perca demi perca secara ringkas namun tetap runtut tanpa perlu memakan banyak ruang penjelasan. Percakapan, baik dalam gambaran maya pun nyata banyak terjadi dalam karya yang menjadikan novel ini padat. Bahasa-bahasa liris khas Kansha yang tertuang dalam sensasi di beberapa bagian artikel blog pribadi tokoh tersebut, seakan membuat aroma sastra begitu kuat menyengat. Berbaur dengan konflik rumah tangga, taburan masa lalu dan kenyataan yang berseling, novel ini mengajak para pembaca khususnya yang tengah berumah tangga untuk lantas berpikir: "Sudahkah kita ikhlas menjalani biduk rumah tangga dan benar-benar menikmati setiap prosesnya dengan penuh rasa lapang, syukur atau bahkan tabah?"

Kansha, seorang istri sekaligus ibu satu anak yang secara tidak sengaja kembali bertemu dengan sosok "fans" masa lalunya melalui media blog yang rutin dikuntit oleh seorang Wibiandra. Sesosok pria yang tidak memiliki banyak keberuntungan untuk dapat menyanding Kansha secara sah meski mereka saling sepaham dan nyaman satu sama lain. Keadaan rumah tangga Kansha yang menurut versinya tidak lagi memberi rasa nyaman membuat Kansha mencoba sensasi lain dengan lebih sibuk mencari celah untuk dapat berselancar di dunia maya, curhat dan berbagi apapun kepada Wibi, orang yang dianggapnya sebagai sang pemberi warna baru di dunianya yang mulai kusam. Wibi dengan status single dan sebongkah cintanya yang terjaga, menyambut hangat secercah harapan yang hadir dari situasi yang tengah dihadapi Kansha.

Sedangkan Loki, suami Kansha, nyatanya adalah seorang gay yang tidak cukup lapang dada menerima kenyataan bahwa istrinya tengah berubah. Ia menuntut Kansha untuk mengerti dan berhenti, namun setelah Kansha berhasil pulang kembali dalam genggaman, justru kemudian ia kian tersesat dan memilih pergi. Menyudahi pernikahan mereka. Mungkin menikmati nuansa cinta sejenisnya atau mungkin berusaha kabur dari kenyataan yang memalukan. Sekalipun Kansha berusaha meminta, memperbaiki pernikahan dan ternyata nihil.

Sayangnya, kepulangan Kansha pada Loki membuat Wibi lantas memutuskan untuk menikah. Update mengenai hubungan rumah tangga Kansha dan Loki yang retak terlambat di dapat. Undangan terlanjur meluncur di genggaman Kansha namun hari pernikahan masih belum terlaksana. Kemudian novel ini berakhir begitu saja, dengan pertanyaan akankah Kansha dan Wibi akhirnya menemui hari kemerdekaan mereka? Merdeka atas penantian dan cinta yang salah tempat hingga kemudian di dapat?

Pernikahan

Sebuah ikatan runyam yang tidak semua orang merasa nyaman dengan kenyang. Hantu masa lalu dan ujian mendatang adalah kode-kode musibah yang perlu dirajut agar rumah tangga tidak terburai pecah. Pernikahan memang tidak semudah kata "harusnya" atau tidak juga boleh bertendensi pada pengalaman para tetua. Pernikahan baru akan selalu membawa nuansa baru yang tidak dapat diprediksi kecuali ditetapkan secara pasti oleh garis nasib karya Tuhan. Namun begitu, ketika kita menikah, kesadaran bahwa masa lalu memang telah berlalu dan masa depan akan sama rasa diterjang adalah suatu hal yang perlu benar-benar disemat samakan agar tetap seimbang. Novel ini, secara tidak langsung telah membuat saya mengerti bahwa menikah membutuhkan keikhlasan dan kejujuran maksimal yang kesemuanya perlu senantiasa dikomunikasikan.

Latar belakang penulis sebagai dosen di Universitas Pasundan dan ITN Bandung serta kecintaannya pada dunia musik, drama dan travelling sedikit banyak memberi pengaruh pada karya novelnya. Meskipun dikisahkan dengan berbagai konsep gaya bahasa, namun novel ini tetap dapat dicerna dengan mudah. Sebuah karya yang recomended untuk pecinta sastra modern sebagai masukan bagi mereka yang tengah bersiap berumah tangga pun bagi mereka yang ingin kembali merekonstruksi bangunan rumah tangganya agar lebih kokoh lagi dan lagi.

 

Penulis adalah alumni IKIP PGRI Bojonegoro, bukunya Rumah Eureka! (Atas Angin Bojonegoro, 2015). Sedang menunggu kelahiran buah hati pertama.

 

 

 

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Global Geoparks Network Association Kunjungi Sejumlah Geosite di Bojonegoro

Berita Video

Global Geoparks Network Association Kunjungi Sejumlah Geosite di Bojonegoro

Bojonegoro - Tim dari Global Geoparks Network (GGN) Association, selaku assessor UNESCO Global Geoparks (UGGp), laksanakan kunjungan atau verifikasi lapangan ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Quote

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Saat datangnya Hari Raya Idulfitri, sering kita liha atau dengar ucapan: "Mohon Maaf Lahir dan Batin, seolah-olah saat IdulfFitri hanya ...

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Bojonegoro - Salah satu putra terbaik asal Bojonegoro, Prof Dr Pratikno MSoc Sc, pada Minggu malam (20/10/2024) kembali dipilih menjadi ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Infotorial

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Bojonegoro Memperingati hari menanam pohon indonesia 2025, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB) menegaskan komitmennya dalam menjaga ...

Berita Foto

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

Hiburan

Kisah di Balik Layar Agak Laen 2, Naskah Sempat Hilang Jelang Deadline

Kisah di Balik Layar Agak Laen 2, Naskah Sempat Hilang Jelang Deadline

Film Indonesia fenomenal Agak Laen: Menyala Pantiku! berhasil menjadi salah satu film terlaris sepanjang masa. Di hari ke 58 penayangan, ...

1769952462.4852 at start, 1769952462.6628 at end, 0.17756986618042 sec elapsed