News Ticker
  • Pengayuh Sepeda Tewas Ditabrak Pengendara Motor Tak Dikenal di Baureno, Bojonegoro
  • Kantor Bea Cukai Bojonegoro Musnahkan 10,35 Juta Batang Rokok Ilegal
  • Musda II IJTI Korda Pantura Raya, Muhammad Mahrus Terpilih Jadi Ketua Periode 2026-2029
  • Tips Percantik Visual Foto Produk UMKM dengan Memanfaatkan AI
  • Dudy Oris Ajak Nostalgia Penggemar Bojonegoro dengan Lagu Kasih Putih hingga Engkau Masih Anak Sekolah
  • Bupati Wahono Jelaskan Makna Tema Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026, Kenalkan Marketplace Baru untuk UMKM
  • 18 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 18 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Mayat Laki-laki Asal Cirebon Ditemukan di Tepi Rel Kereta Api Jetak Bojonegoro
  • Ketua Dekranasda Jatim Arumi Bachsin Buka Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026
  • Pertunjukan Reog hingga Tari Warnai Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Sebelum Resmi Dibuka
  • PLN Butuh 154 Juta Ton Batubara, Kementerian ESDM Pastikan Pasokan Aman
  • Hilirisasi Pertanian Bojonegoro Diperkuat Lewat Peresmian Pabrik Porang di Sekar
  • Jalan Sehat 1 Muharram Pemprov Jatim Berakhir Ricuh, Kupon Rusak dan Warga Merangsek Panggung
  • Khidmat, Ratusan Warga Ikuti Ruwatan Murwakala 2026 di Kayangan Api Bojonegoro
  • 17 Juni dalam Sejarah
  • Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Dimulai Hari Ini, Berikut Rangkaian Acaranya
  • Prakiraan Cuaca 17 Juni 2026 di Bojonegoro
  • EMCL dan PDPM Bojonegoro Bekali Guru dan Siswa Menjadi Pionir Literasi Digital
  • Hubungan Golongan Darah dengan Harapan Hidup, Tipe O Diprediksi Paling Panjang Umur
  • Dukung Raperda Disabilitas Inisiatif DPRD Jatim, Pemprov Tekankan Pendekatan Berbasis Hak Asasi Manusia
  • Atasi Dampak Kemarau, BPBD Bojonegoro Mulai Intensif Salurkan Air Bersih ke Sejumlah Wilayah
  • Memudahkan Peternak, Kelompok Gayatri Desa Sengon Terapkan Sistem Barter Telur dan Pakan
  • Mengintip Manisnya Budidaya Melon Hidroponik di Sambongrejo Sumberrejo, Bisa Petik Sendiri dan Icip Gratis
Resensi Buku: Septictank 'Pengalaman Nyemplung ke Kolam Politik'

Resensi Buku: Septictank 'Pengalaman Nyemplung ke Kolam Politik'

Buku Septictank merupakan buku yang ditulis berdasarkan pengalaman seorang Pandji Pragiwaksono dalam dunia politik. Menurut Pandji, politik merupakan sesuatu yang rumit, penuh kejutan seperti cerita misteri yang tak berujung dan tidak pernah sesederhana seperti yang terlihat.
 
Dalam buku ini diceritakan awal mula seorang Pandji Pragiwaksono tertarik dengan dunia politik hingga akhirnya dirinya menganggap “nyemplung ke kolam politik" yang sama saja seperti "nyemplung ke septic tank”.
 
 
Bagi Pandji, dunia politik sedari dulu sudah sangat dekat dengan dirinya. Dimulai dari awal mula dia menghasilkan uang Rp 500 dari Ardi Bakrie setelah mengerjakan tugasnya menggambarkan peta Indonesia untuk Ardi Bakrie. Bahkan ayah Pandji juga sangat yakin bahwa semua kejadian dalam hidupnya berkaitan dengan politik.
 
Pandji juga bercerita bahwa politik menyelamatkan kondisi ekonominya yang pada waktu iu memang kurang baik, berkat idenya membuat Talkshow bertema politik. Talkshow tersebut diberi judul "Provocative Proactive" yang tayang di Metro TV.
 
Provocative Proactive merupakan tonggak pertama yang mengantarkannya dari yang tidak tahu politiik menjadi tahu. Provocative Proactive membuat Pandji jadi suka membaca berita-berita politik yang sebelumnya selalu dilewati. Hingga akhirnya program Provocative Proactive terkena somasi akibat memberi beberapa usulan nama yang harus di reshuffle pada pemerintahan Presiden SBY. Hingga akhirnya program Provocative Proactive tidak bisa tayang kembali.
 
Pasca Provocative Proactive, Pandji sadar bahwa pemerintah itu butuh ditolong, bukan hanya diserang. Akhirnya Pandji mulai aktif membantu dan ikut serta dalam dunia politik. Pandji berpikir bahwa “jika bentuk kolaborasi lebih sering terjadi, hasilnya akan sangat baik bagi Indonesia.
 
Pemerintah akan terbantu oleh masyarakat, rakyat akan terlibat langsung sehingga mengerti betapa njlimetnya sistem pemerintahan dan tentu akan begitu banyak hajat masyarakat yang terlaksana.
 
 

Ilustrasi: Cover buku Septictank, karya Pandji Pragiwaksono. (Foto: Dok Istimewa)

 
Mengamati dan menjalankan politik adalah dua hal yang sangat berbeda. Sebagai pengamat kita tidak perlu mengambil keputusan sedangkan sebagai pelaku politik kita wajib untuk mengambil keputusan, dan dari setiap keputusan pasti ada resikonya. Pandji tetap berpolitik dengan dituangkan keberbagai karyanya seperti lagu dan stand up comedy.
 
Pandji terjun seutuhnya dalam dunia politik untuk menjadi tim kampanya Faisal Basri pada tahun 2012, yang berangkat menjadi calon gubernur jalur perseorangan atau tanpa adanya partai. Akan tetapi Faisal Basri harus berhenti pada putaran pertama dengan jumlah suara 4,98 persen.
 
Kemudian pertemuan dengan Anies Baswedan bermula dari ajakan seorang teman yang meminta saran dan dukungan karena ditawari oleh Partai Demokrat untuk mengikuti konvensi pemilihan calon presiden. Anies Baswedan adalah orang yang membuat Pandji bergabung dalam tim pemenangan Jokowi pada pilpres 2014.
 
Kemudian pada 2016 Anies meminta bantuan Pandji untuk menjadi jubir (juru bicara) karena Anies dicalonkan sebagai gubernur DKI. Awalnya Pandji ragu untuk membantu Anies karena partai pengusungnya adalah Gerindra dan PKS. Partai tersebut merupakan lawan ketika sama-sama menjadi tim kampanye pada pilpres 2014. Tetapi karena sosok Anies yang tidak sejalan dengan Ahok yang pada saat itu melakukan banyak penggusuran, akhirnya Pandji menyeujui tawaran tersebut. Karena Pandji merasa Anies akan bisa lebih baik tanpa melakukan penggusuran.
 
 
Semakin lama Pandji berkecimpung dalam dunia poliik, akhirnya Pandji merasakan "patah hati". Pandji mengetahui secara langsung seberapa bising dan liar proses politik di Indonesia. Menurut Pandji, politik itu berisi orang-orang yang tidak bisa diatur.
 
Pandji mengutarakan bahwa politik tidak dapat dimenangkan di sosial media, politik juga tidak bisa dimenangkan dengan hanya berada di atas udara. Untuk bisa memengkan politik kita harus turun dan bergerak dari bawah. Hal tersebut merupakan pengamatan Pandji dari cara pendekatan antara Anies dan Ahok.
 
Sosok yang dibutuhkan rakyat adalah pemimpin yang berpihak kepada mereka, jika mereka tahu ada pemimpin yang sedang bekerja untuk mereka, maka tidak akan ada kerusuhan.
 
Bagi Pandji, golput adalah hak. “Ada kategori seseorang golput, di antaranya orang yang merasa suaranya tidak murah, si tuan laik, si gagal yakin, dan orang yang merasa hasilnya akan sama entah dirinya memilih atau tidak”.
 
Agar demokrasi dapat berjalan dengan baik, setidaknya dibutuhkan bebrapa kemampuan, yakni pendidikan yang merata, kemampuan untuk bekerja sama dalam perbedaan, kemampuan menerima perbedaan, kemampuan unuk memahami sebelum membenci, kemampuan bertutur dan berbahasa, serta kesediaan menjadi jembatan.
 
Starter Pack Politik. Menurut Pandji, para calon pemimpin setidaknya harus minimal satu dari empat hal berikut ini. Pertama penguasaan terhadap suatu isu secara mendalam. Kedua, sudah pernah terjun ke dunia politik sebelum mencalonkan diri sebagai anggota dewan. Ketiga, disiplin ilmu yang sesuai. Keempat, caleg harus membawa visi bukan mimpi.
Hal ini dapat dimanfaatkan bagi pemilih muda yang masih kebingungan dalam meletakkan aspirasinya. 
 
Kepedulian terhadap politik merupakan salah satu cara yang paling memungkinkan unuk memastikan negara tercinta kita ini menjadi seperti yang kita inginkan
 
 
 
Kelebihan Buku:
Kelebihan buku ini menurut saya adalah cerita yang disajikan ditulis sesuai dengan pengalaman penulis, sehingga sangat dengan mudah berhubungan dengan keadaan sebenarnya. Selain itu bahasa yang digunakan di buku ini sangat ringan dan dapat mudah dipahami oleh pembacanya. Buku ini juga dilengkapi dengan quotes menarik yang mengena di pikiran pembaca.
 
Kekurangan Buku:
Kekurangan buku ini menurut saya adalah kurangnya penjelasan untuk kata-kata lokal (bahasa daerah) yang digunakan, yang mungkin saja tidak dimengerti oleh pembaca. Tidak semua kata lokal (bahasa daerah) ada penjelasannya, seperti kata “njlimetnya”. (*/kik)
 
Identitas Buku:
Judul Buku: Septictank
Penulis: Pandji Pragiwaksono
Penerbit: Bentang Pustaka Format
Tahun Terbit: 2019
ISBN: 978-602-291-560-7
Deskripsi Fisik (Tebal): 194 halaman
 
 
Penulis Resensi: Yuni Eka Septiana SPd (Penulis adalah Guru Pegiat Kampung Ilmu Bojonegoro).
Editor: Muhammad Roqib
Publisher: Imam Nurcahyo
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1781806805.9538 at start, 1781806806.4669 at end, 0.51304507255554 sec elapsed