News Ticker
  • Dukung Peningkatan Lifting, Well Services Banyu Urip A07 Tingkatkan Produksi Hingga 12.300 BOPD
  • PKK Bojonegoro Gelar Kajian Ramadan di Pendopo Malowopati
  • Gubernur dan BPN Jatim serahkan 444 Sertifikat Aset Pemprov dan Tempat Ibadah
  • Tips Mengatasi Bau Mulut Saat Puasa
  • 05 Maret dalam Sejarah
  • Film Surat untuk Masa Mudaku, Kisah Emosional Refleksi Masa Muda
  • Bupati Wahono Dorong Program Tour Bojonegoro Sebagai Sarana Edukasi Wisata Generasi Muda
  • Pemkab Bojonegoro Miliki Tiga Rumah Pemotongan Hewan Aktif
  • Bagaimana Mekanisme Peralihan Peserta ke PBPU? Begini Penjelasan BPJS Kesehatan Bojonegoro
  • Perkuat Layanan Wilayah Selatan, RSUD Temayang Siapkan 12 Dokter Spesialis dan Fasilitas CT Scan
  • Alarm Bahaya Begadang: Dari Kerusakan Otak hingga Ancaman Diabetes
  • OJK Ungkap Modus Penipuan Ramadan, Salah Klik, Rekening Auto Ludes
  • 04 Maret dalam Sejarah
  • Remaja di Kapas, Bojonegoro Tertangkap Curi 8 Bungkus Rokok, Polisi Tempuh 'Restorative Justice'
  • Review Film It Was Just an Accident, Pergulatan Korban Kekerasan antara Dendam dan Perikemanusiaan
  • Pasar Kota Bojonegoro Akan Diubah Menjadi Pusat Perbelanjaan Modern yang Terkoneksi dengan Alun Alun
  • INDEF Peringatkan Dampak Eskalasi Konflik AS-Israel vs Iran terhadap Ekonomi Indonesia
  • Tabrak Truk Parkir, Pemotor di Sumberrejo, Bojonegoro Meninggal di TKP
  • Puncak Arus Mudik di Bojonegoro Diprediksi 18-19 Maret, Dua Kereta Tambahan Mulai Beroperasi
  • Jawa Timur Jadi Kontributor Jagung Tertinggi Nasional, Produksi Tembus 4,8 Juta Ton
  • 6.047 Jemaah Umrah Telah Pulang ke Tanah Air, Kemenhaj RI Pastikan Pelindungan Maksimal
  • 3 Maret dalam Sejarah
  • Bupati Bojonegoro Terbitkan SE Lebaran, Larang ASN Terima Gratifikasi dan Gunakan Fasilitas Dinas
  • Wapres RI ke-6 Try Sutrisno Wafat, Gubernur Khofifah Serukan Warga Jatim Kibarkan Bendera Setengah Tiang
Resensi Buku: Septictank 'Pengalaman Nyemplung ke Kolam Politik'

Resensi Buku: Septictank 'Pengalaman Nyemplung ke Kolam Politik'

Buku Septictank merupakan buku yang ditulis berdasarkan pengalaman seorang Pandji Pragiwaksono dalam dunia politik. Menurut Pandji, politik merupakan sesuatu yang rumit, penuh kejutan seperti cerita misteri yang tak berujung dan tidak pernah sesederhana seperti yang terlihat.
 
Dalam buku ini diceritakan awal mula seorang Pandji Pragiwaksono tertarik dengan dunia politik hingga akhirnya dirinya menganggap “nyemplung ke kolam politik" yang sama saja seperti "nyemplung ke septic tank”.
 
 
Bagi Pandji, dunia politik sedari dulu sudah sangat dekat dengan dirinya. Dimulai dari awal mula dia menghasilkan uang Rp 500 dari Ardi Bakrie setelah mengerjakan tugasnya menggambarkan peta Indonesia untuk Ardi Bakrie. Bahkan ayah Pandji juga sangat yakin bahwa semua kejadian dalam hidupnya berkaitan dengan politik.
 
Pandji juga bercerita bahwa politik menyelamatkan kondisi ekonominya yang pada waktu iu memang kurang baik, berkat idenya membuat Talkshow bertema politik. Talkshow tersebut diberi judul "Provocative Proactive" yang tayang di Metro TV.
 
Provocative Proactive merupakan tonggak pertama yang mengantarkannya dari yang tidak tahu politiik menjadi tahu. Provocative Proactive membuat Pandji jadi suka membaca berita-berita politik yang sebelumnya selalu dilewati. Hingga akhirnya program Provocative Proactive terkena somasi akibat memberi beberapa usulan nama yang harus di reshuffle pada pemerintahan Presiden SBY. Hingga akhirnya program Provocative Proactive tidak bisa tayang kembali.
 
Pasca Provocative Proactive, Pandji sadar bahwa pemerintah itu butuh ditolong, bukan hanya diserang. Akhirnya Pandji mulai aktif membantu dan ikut serta dalam dunia politik. Pandji berpikir bahwa “jika bentuk kolaborasi lebih sering terjadi, hasilnya akan sangat baik bagi Indonesia.
 
Pemerintah akan terbantu oleh masyarakat, rakyat akan terlibat langsung sehingga mengerti betapa njlimetnya sistem pemerintahan dan tentu akan begitu banyak hajat masyarakat yang terlaksana.
 
 

Ilustrasi: Cover buku Septictank, karya Pandji Pragiwaksono. (Foto: Dok Istimewa)

 
Mengamati dan menjalankan politik adalah dua hal yang sangat berbeda. Sebagai pengamat kita tidak perlu mengambil keputusan sedangkan sebagai pelaku politik kita wajib untuk mengambil keputusan, dan dari setiap keputusan pasti ada resikonya. Pandji tetap berpolitik dengan dituangkan keberbagai karyanya seperti lagu dan stand up comedy.
 
Pandji terjun seutuhnya dalam dunia politik untuk menjadi tim kampanya Faisal Basri pada tahun 2012, yang berangkat menjadi calon gubernur jalur perseorangan atau tanpa adanya partai. Akan tetapi Faisal Basri harus berhenti pada putaran pertama dengan jumlah suara 4,98 persen.
 
Kemudian pertemuan dengan Anies Baswedan bermula dari ajakan seorang teman yang meminta saran dan dukungan karena ditawari oleh Partai Demokrat untuk mengikuti konvensi pemilihan calon presiden. Anies Baswedan adalah orang yang membuat Pandji bergabung dalam tim pemenangan Jokowi pada pilpres 2014.
 
Kemudian pada 2016 Anies meminta bantuan Pandji untuk menjadi jubir (juru bicara) karena Anies dicalonkan sebagai gubernur DKI. Awalnya Pandji ragu untuk membantu Anies karena partai pengusungnya adalah Gerindra dan PKS. Partai tersebut merupakan lawan ketika sama-sama menjadi tim kampanye pada pilpres 2014. Tetapi karena sosok Anies yang tidak sejalan dengan Ahok yang pada saat itu melakukan banyak penggusuran, akhirnya Pandji menyeujui tawaran tersebut. Karena Pandji merasa Anies akan bisa lebih baik tanpa melakukan penggusuran.
 
 
Semakin lama Pandji berkecimpung dalam dunia poliik, akhirnya Pandji merasakan "patah hati". Pandji mengetahui secara langsung seberapa bising dan liar proses politik di Indonesia. Menurut Pandji, politik itu berisi orang-orang yang tidak bisa diatur.
 
Pandji mengutarakan bahwa politik tidak dapat dimenangkan di sosial media, politik juga tidak bisa dimenangkan dengan hanya berada di atas udara. Untuk bisa memengkan politik kita harus turun dan bergerak dari bawah. Hal tersebut merupakan pengamatan Pandji dari cara pendekatan antara Anies dan Ahok.
 
Sosok yang dibutuhkan rakyat adalah pemimpin yang berpihak kepada mereka, jika mereka tahu ada pemimpin yang sedang bekerja untuk mereka, maka tidak akan ada kerusuhan.
 
Bagi Pandji, golput adalah hak. “Ada kategori seseorang golput, di antaranya orang yang merasa suaranya tidak murah, si tuan laik, si gagal yakin, dan orang yang merasa hasilnya akan sama entah dirinya memilih atau tidak”.
 
Agar demokrasi dapat berjalan dengan baik, setidaknya dibutuhkan bebrapa kemampuan, yakni pendidikan yang merata, kemampuan untuk bekerja sama dalam perbedaan, kemampuan menerima perbedaan, kemampuan unuk memahami sebelum membenci, kemampuan bertutur dan berbahasa, serta kesediaan menjadi jembatan.
 
Starter Pack Politik. Menurut Pandji, para calon pemimpin setidaknya harus minimal satu dari empat hal berikut ini. Pertama penguasaan terhadap suatu isu secara mendalam. Kedua, sudah pernah terjun ke dunia politik sebelum mencalonkan diri sebagai anggota dewan. Ketiga, disiplin ilmu yang sesuai. Keempat, caleg harus membawa visi bukan mimpi.
Hal ini dapat dimanfaatkan bagi pemilih muda yang masih kebingungan dalam meletakkan aspirasinya. 
 
Kepedulian terhadap politik merupakan salah satu cara yang paling memungkinkan unuk memastikan negara tercinta kita ini menjadi seperti yang kita inginkan
 
 
 
Kelebihan Buku:
Kelebihan buku ini menurut saya adalah cerita yang disajikan ditulis sesuai dengan pengalaman penulis, sehingga sangat dengan mudah berhubungan dengan keadaan sebenarnya. Selain itu bahasa yang digunakan di buku ini sangat ringan dan dapat mudah dipahami oleh pembacanya. Buku ini juga dilengkapi dengan quotes menarik yang mengena di pikiran pembaca.
 
Kekurangan Buku:
Kekurangan buku ini menurut saya adalah kurangnya penjelasan untuk kata-kata lokal (bahasa daerah) yang digunakan, yang mungkin saja tidak dimengerti oleh pembaca. Tidak semua kata lokal (bahasa daerah) ada penjelasannya, seperti kata “njlimetnya”. (*/kik)
 
Identitas Buku:
Judul Buku: Septictank
Penulis: Pandji Pragiwaksono
Penerbit: Bentang Pustaka Format
Tahun Terbit: 2019
ISBN: 978-602-291-560-7
Deskripsi Fisik (Tebal): 194 halaman
 
 
Penulis Resensi: Yuni Eka Septiana SPd (Penulis adalah Guru Pegiat Kampung Ilmu Bojonegoro).
Editor: Muhammad Roqib
Publisher: Imam Nurcahyo
 
Banner Ucapan Ramadan ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Quote

Hati-hati! Lewat Skema Phising, Akun Instagram Bisa Dibajak Kurang dari 3 Menit

Teknologi

Hati-hati! Lewat Skema Phising, Akun Instagram Bisa Dibajak Kurang dari 3 Menit

Bojonegoro - Salah satu aplikasi media sosial (Medsos) Instagram, juga memiliki kerentanan keamanan, sehingga berpotensi diambil alih (dibajak) oleh orang ...

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Bojonegoro - Salah satu putra terbaik asal Bojonegoro, Prof Dr Pratikno MSoc Sc, pada Minggu malam (20/10/2024) kembali dipilih menjadi ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

1772690359.5583 at start, 1772690359.6898 at end, 0.13148498535156 sec elapsed