News Ticker
  • Seorang Penambang Pasir Tradisional di Bojonegoro Dilaporkan Tenggelam di Sungai Bengawan Solo
  • Tabrakan Motor dengan Truk Boks di Baureno, Bojonegoro, Seorang Pemotor Meninggal Dunia
  • Tim Satgas Saber Sampah DLH Blora Masifkan Gerakan Bersih Sampah
  • Tabrak Tiang Lampu PJU, Pemotor di Gayam, Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Hadiri Halal Bilahal di Korwil Jepon, Bupati Blora Minta Guru Ikut Atasi Anak Tidak Sekolah
  • Pembangunan Jalan Randublatung-Getas, Blora Bakal Dilanjutkan
  • Jalur Randublatung-Getas, Blora Jadi Alternatif Pemudik
  • Sejumlah Tokoh Lintas Agama Ikut Berlebaran di Blora
  • Pertama Kali Digelar, Festival Thekthek di Blora Berlangsung Meriah
  • Lepas Mudik Gratis dari TMII, Bupati Blora Disambut Hangat Warga Perantau
  • Terjatuh dari Jembatan, Petani di Gondang, Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Bupati Dorong Baznas Blora Berinovasi untuk Optimalkan Perolehan Zakat
  • Kirim Proposal ke Kemenpora, Bupati Blora Minta Bantuan Pembangunan Stadion
  • Ratusan Petugas Gabungan Siap Amankan Lebaran di Blora
  • Bupati Arief Rohman Usulkan Blora Jadi Kawasan Industri Jateng
  • Datangi Kementerian Perdagangan, Bupati Blora Dorong Percepatan Pembangunan Pasar Ngawen
  • Puluhan Orang Korban Arisan Bodong di Bojonegoro Laporkan Owner ke Polisi
  • Pemkab Blora dan Perhutani Sepakat Tandatagani Kerja Sama Penanggulangan Bencana
  • Tekan Inflasi Jelang Lebaran, PT Blora Patra Gas Gelar Pasar Sembako Murah
  • Ditinggal ke Sawah, Rumah Warga Gayam, Bojonegoro Hangus Terbakar, Kerugian Rp 250 Juta
  • Bupati Arief Berkomitmen Kawal Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Cepu, Blora
  • Seorang Laki-laki Warga Dander, Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Pinggir Sungai
  • Lewat TMMD, Jalan Penghubung antar Desa di Wilayah Ngawen, Blora Rampung Dibangun
  • Investasi SDM Masa Depan, Program 'Sekolah Sisan Ngaji' di Blora Dilaunching
Resensi Buku: Life is Beautiful. Sebuah Jendela untuk Melihat Dunia

Resensi Buku: Life is Beautiful. Sebuah Jendela untuk Melihat Dunia

"Life is Beautiful. Sebuah Jendela untuk Melihat Dunia" buku karya Arvan Pradiansyah ini sangat layak untuk dibaca dalam merenungkan kembali makna kebahagiaan kita.
 
Hidup yang indah adalah suatu kenyataan, namun keindahan hidup itu tidaklah bergantung pada apa yang kita miliki. Keindahan hidup bergantung pada cara kita melihat, dari jendela yang kita gunakan untuk melihat dunia.
 
 
Kalau kita melihat dari jendela-jendela keindahan, hidup akan terlihat indah. Sebaliknya, kalau jendela kita kotor dan coreng moreng, hidup pun akan terlihat kotor dan coreng moreng. Itu kata Arvan Pradiansyah dalam bukunya ini.
 
Kunci kebahagiaan hidup ada di dalam, bukannya di luar. Mengapa kita tidak bahagia dalam hidup ini. Menurut Arvan ada beberapa penyebabnya.
 
Pertama, keyakinan bahwa anda tidak dapat bahagia tanpa benda-benda yang Anda pandang bernilai. Anda meletakkan kebahagian di luar diri anda, pada benda-benda atau materi. Tapi kenyataannya, memiliki benda tersebut, misal mobil, berlian, handphone baru hanya memberi kebahagiaan sesaat, setelah beberapa lama, Anda akan merasa biasa memiliki benda itu. Pikiran anda dipenuhi oleh benda-benda yang anda kira dapat membahagiakan anda. Inilah sebenarnya masalahnya, Anda tidak bahagia karena lebih memusatkan perhatian pada segala sesuatu yang tidak anda miliki, dan bukannya pada apa yang anda sudah miliki sekarang.
 
 

Ilustrasi: Cover buku " Life is Beautiful. Sebuah Jendela untuk Melihat Dunia " karya Arvan Pradiansyah. (istimewa)

 
Kedua, anda percaya bahwa kebahagiaan ada di masa depan. Anda terlalu terobsesi oleh pepatah “bersakit sakit dahulu bersenang senang kemudian”. Kapan anda bahagia? “Nanti kalau sudah menjadi manajer atau jadi bos” kata anda. Persoalannya, pada saat sudah menjadi manajer atau bos tugas atau kesibukan anda bertambah banyak, bertambah tekanan, dan bertambah stress.
 
Ketiga, anda tak bahagia karena selalu membanding-bandingkan diri anda dengan orang lain. Ini akan membuat diri anda terus merasa kurang, terus mengejar sesuatu yang semu.
 
Keempat, anda percaya bahwa kebahagiaan akan datang bila orang-orang di sekitar anda berubah menjadi lebih baik. Padahal, hal ini sulit. Hal ini justru akan menyandera diri anda untuk tidak bahagia.
 
Kelima, keyakinan bahwa anda akan bahagia kalau semua keinginan anda terpenuhi. Kita terlalu mencurahkan perhatian kita pada target-target kita.Padahal, keinginan dan target-target itulah yang membuat kita tegang, frustasi, cemas, gelisah, dan takut. Kita yang membuat target, harusnya kita yang menguasai target itu, bukan sebaliknya kita malah dikuasai oleh target itu.
 
 
Kebahagiaan itu berada di dalam hati kita, bukannya di luar sana. Kunci kebahagiaan kita bukanlah pada peristiwa dan kejadian yang kita alami tetapi pada “jendela” atau cara pandang yang kita gunakan untuk melihat dunia.
 
Kebahagiaan yang hakiki terletak di dalam diri Anda sendiri. Inti kebahagiaan ada pada pikiran Anda. Ubahlah pikiran Anda dan Anda akan segera mendapatkan kebahagiaan dan ketenteraman batin. Ada tiga pikiran yang harus senantiasa Anda tumbuhkan bila ingin bahagia.
 
Kunci pertama kebahagiaan adalah rela memaafkan. Coba renungkan kata “Subhanalloh”. Tuhanlah yang Maha Suci, sementara manusia adalah tempat kesalahan dan kealpaan. Kesempuranaan manusia justru terletak pada ketidaksempurnaannya. Dengan memahami konsep ini, hati Anda akan selalu terbuka untuk memaafkan orang lain.
 
Kunci kedua adalah bersyukur. Coba renungkan kata “Alhamdulillah”. Orang yang bahagia adalah orang yang senantiasa mengucapkan Alhamdulillah dalam situasi apa pun.
 
 
Ada sebuah cerita, seorang petani kehilangan satu-satunya kuda yang ia miliki. Orang-orang di desanya prihatin dengan kondisinya. Tetapi, ia malah bilang “Alhamdulillah”. Ternyata, setelah seminggu kemudian, kudanya itu kembali dan membawa serombongan kuda liar. Petani itu pun mendadak menjadi orang kaya di desanya. Tak lama kemudian, petani ini kembali dapat musibah. Anaknya yang berusaha menjinakkan seekor kuda liar terjatuh sehingga patah kakinya. Orang-orang desa kembali merasa prihatin. Tetapi, sang petani juga hanya mengucap “Alhamdulillah”. Ternyata, seminggu kemudian, tentara masuk desa dan mewajibkan semua pemuda di desa untuk ikut wajib militer dan siap berperang. Melihat hal itu, petani hanya berkata singkat, “Alhamdulillah”.
 
Kunci ketiga kebahagiaan adalah tidak membesarkan hal-hal kecil. Coba renungkan kata “Allahu Akbar”. Anda akan merasa bahwa hanya Tuhan lah yang Maha Besar dan banyak hal-hal yang kita pusingkan setiap hari sebenarnya adalah masalah-masalah kecil. Masalah-masalah ini bahkan tidak akan pernah kita ingat lagi satu tahun dari sekarang.
 
Arvan Pradiansyah dalam bukunya ini juga mengajarkan bagaimana kita memandang ”uang” dan bagaimana memperlakukannya. Godaan terbesar uang adalah mengubah pandangan hidup kita dari “memiliki” menjadi “dimiliki”.
 
Kita memang perlu memiliki uang untuk menjalani hidup, tapi uang hanya berfungsi sebagai alat. Kitalah yang menjadi tuannya. Celakanya, posisi ini seringkali bertukar karena godaan yang ditawarkan uang sangat kuat. Akhirnya kitalah yang “dimiliki” oleh uang.
 
Tanda-tanda penyakit ini adalah kalau anda mulai merasa takut kehilangan kedudukan anda. Ini berarti anda telah “dimiliki” oleh uang. Ini akan menghilangkan kebebasan anda dalam mengungkapkan kebenaran.
 
 
Pandangan kita terhadap uang pun perlu kita telaah lebih jauh. Kita sering kali berpikir secara terbalik yaitu: have>do>be.
 
Kita berusaha memiliki lebih banyak uang (have), agar kita dapat melakukan apa yang ingin kita lakukan (do), dan mengira kalau itu tercapai akan membuat kita lebih bahagia (be). Padahal yang perlu kita lakukan adalah sebaliknya, yaitu : be>do>have.
 
Yang pertama dan utama adalah menjadi diri sendiri (be), kemudian melakukan apa yang harus dilakukan (do), agar dengan begitu kita memiliki apa yang kita inginkan (have).
 
Masalahnya, kita sering kali menyamakan uang dengan kebahagiaan. Padahal, uang adalah apa yang kita dapatkan (have), sementara kebahagiaan adalah sesuatu yang sudah ada di dalam diri kita sendiri (be).
 
Dengan menggunakan urutan be>do>have, maka kebahagiaan itulah yang harus ada lebih dulu. Kebahagiaan adalah sesuatu yang bersifat bebas dan tidak bergantung pada apa pun yang kita miliki.
 
Silakan membaca buku ini. Silakan menemukan definisi kebahagiaan sesuai dirimu. Sebab, kebahagiaan tidak cukup diungkapkan dengan kata-kata, tetapi kebahagiaan bisa dirasakan. (*/kik).
 
Identitas buku:
Judul: Life is Beautiful - Sebuah Jendela untuk Melihat Dunia
Pengarang: Arvan Pradiansyah
Cetakan: Tahun 2009
Tebal: 262 halaman
 
 
Penulis Resensi: Muhammad Roqib (Penulis adalah Pegiat Kampung Ilmu Bojonegoro).
Editor: Muhammad Roqib
Publisher: Imam Nurcahyo
 
Iklan Sesarengan mBangun Blora
Berita Terkait

Videotorial

Masyarakat di Bojonegoro Rasakan Manfaat Pemasangan Lampu PJU

Masyarakat di Bojonegoro Rasakan Manfaat Pemasangan Lampu PJU

Pemerintah kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (PKPCK) secara bertahap menambah jumlah lampu penerangan jalan ...

Berita Video

Seorang Kakek Didakwa Curi Ayam, Ini Penjelasan Kepala Kejaksaan Bojonegoro

Seorang Kakek Didakwa Curi Ayam, Ini Penjelasan Kepala Kejaksaan Bojonegoro

Bojonegoro - Usai persidangan dengan terdakwa Suyatno (58), seorang kakek asal Dusun Krajan, Desa Pandantoyo, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa

Opini

Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa

Perangkat Desa, adalah unsur penyelenggara pemerintahan desa yang bertugas membantu kepala desa atau yang disebut dengan nama lain dalam melaksanakan ...

Quote

Semen Gresik Diving Club Borong Medali di Turnamen Bupati Tuban Cup

Semen Gresik Diving Club Borong Medali di Turnamen Bupati Tuban Cup

Tuban, 21 November 2023 - Semen Gresik Diving Club (SGDC) kembali menorehkan prestasi pada event Bupati Tuban Cup 2023. Club ...

Berita Foto

Warga Bojonegoro yang Dilaporkan Tenggelam di Bengawan Solo Ditemukan Meninggal

Berita Video

Warga Bojonegoro yang Dilaporkan Tenggelam di Bengawan Solo Ditemukan Meninggal

Seorang warga Dusun Gowok, Desa Lebaksari, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro bernama Solikin (55), pada Rabu petang (03/01/2024) dilaporkan tenggelam di ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Hiburan

Dirut Bulog Pastikan Harga Beras Segera Turun

Dirut Bulog Pastikan Harga Beras Segera Turun

Blora - Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog, Bayu Krisnamurthi memastikan harga beras yang mahal di pasaran saat ini, akan segera ...

1713825641.7947 at start, 1713825641.9161 at end, 0.12138414382935 sec elapsed