News Ticker
  • Menemukan Makna di Tengah Langkah yang Belum Selesai
  • Perkuat Tata Kelola Bisnis Lokal, Disperinaker Bojonegoro Bekali Pelaku IKM Ilmu Manajemen
  • Tabrakan Truk Molen dan Motor di Malo, Bojonegoro, Seorang Pemotor Meninggal, Seorang Lainnya Luka-luka
  • Pemkab, Kodim, dan BPJS Kesehatan Bojonegoro Luncurkan Desa Sehat JKN dan Penguatan KDMP
  • Pemprov Jatim dan BRIN Perkuat Kolaborasi Riset Strategis Wujudkan Hilirisasi Inovasi
  • ASN Blora Kumpulkan Rp 370 Juta Lewat Gerakan Kencleng untuk Santuni Anak Yatim
  • Mengenal Makanan Penurun Kortisol untuk Mengelola Hormon Stres dan Menjaga Keseimbangan Tubuh
  • Waspada Pencatutan Nama Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah untuk Modus Penipuan
  • Prakiraan Cuaca 11 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 11 Mei dalam Sejarah
  • Film The Mummy Versi Lee Cronin, Horor Mengerikan dari Mitologi Klasik
  • Pemkab Bojonegoro Buka Seleksi Terbuka Lima Posisi Kosong Kepala OPD
  • PWI Bojonegoro Gelar Raker di Malang, Susun Program Strategis Satu Periode
  • Antisipasi Kemarau Panjang 2026 Pemprov Jatim Instruksikan Percepatan Tanam Padi
  • Mengenal Food Noise Gangguan Pikiran yang Menjadi Musuh Utama Pejuang Diet
  • Pemkab Bojonegoro Instruksikan Pengelola HIPPAM Siagaga di 73 Desa Rawan Krisis Air Bersih
  • Prakiraan Cuaca 10 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 10 Mei dalam Sejarah
  • Kepercayaan Masyarakat Meningkat, Puluhan Ribu Penumpang Padati Stasiun Bojonegoro Selama April
  • Aparat Gabungan Sinergi Amankan Lapas Bojonegoro dari Benda Terlarang
  • Sambut Peluncuran KA Anggrek, KAI Daop 8 Surabaya Manjakan Penumpang dengan Bingkisan Spesial
  • Disdukcapil Jemput Bola ke SMAN 1 Bojonegoro, Pelajar Rekam KTP-el Tanpa Tinggalkan Sekolah
  • Swadaya Warga Balenrejo Atasi Krisis Air, HIPPAM Layani 67 KK dengan Tarif Rp1.000
  • Diduga Sopir Mengantuk, 2 Truk Bertabrakan di Kapas, Bojonegoro
Sebulan Terjadi 2 Kali Kebakaran Pasar, Bupati Blora Segera Kumpulkan Seluruh Pengelola Pasar

Sebulan Terjadi 2 Kali Kebakaran Pasar, Bupati Blora Segera Kumpulkan Seluruh Pengelola Pasar

Blora-Sebagaimana diketahui, sepanjang Januari 2024 ini di Kabpupaten Blora telah terjadi dua kali kebakaran pasar, yaitu Pasar Ngawen yang terbakar Minggu (09/01/2024) disusul Pasar Desa Medang yang terbakar Jumat (21/01/2024).
 
Menyikapi hal tersebut, Bupati Blora H. Arief Rohman mengaku akan segera mengumpulkan seluruh paguyuban pasar, dengan tujuan untuk mengedukasi dan mengadvokasi para pengelola agar tidak terjadi lagi kebakaran.
 
“Kami akan mengumpulkan seluruh paguyuban pasar yang ada di Blora. Kita minta untuk menyusun langkah-langkah agar bisa antisipasi,” tutur Bupati saat menyerahkan bantuan sembako kepada korban kebakaran di Pasar Medang. Senin (22/01/2024).
 
 
Bupati mengungkapkan bahwa berdasar penyelidikan pihak berwajib, kasus kebakaran yang terjadi di Pasar Ngawen dan Pasar Medang ini terjadi karena lilin hingga korsleting listrik. Untuk itu Bupati ingin agar pengelola pasar maupun pedagang saling menjaga.
 
“Ini ternyata penyebabnya (di Pasar Medang) konsleting listrik, kemarin di Ngawen penyebabnya adalah lilin. Oleh karena itu harus bisa saling menjaga nanti untuk melakukan upaya-upaya agar tidak terjadi kebakaran. Standar pengamanan untuk pasar termasuk apar-nya nanti dengan BPBD kita coba mengadvokasi, minimal kalau ada percikan sedikit sudah bisa diatasi, tapi kita tidak menginginkan terjadinya musibah itu,” kata Bupati.
 
 
Bupati melanjutkan, nantinya kita akan kumpulkan seluruh pengelola pasar di Blora untuk memberikan edukasi dengan terjadinya dua kejadian ini, kedepan semoga kita bisa antisipasi.
 
Bupati juga menyampaikan solusi jangka pendek dan jangka panjang, Ia meminta kepada pihak desa untuk berkoordinasi dengan camat, supaya segera dibangun pasar sementara.
 
“Karena ini sudah mau musim puasa juga mungkin nanti sementara kita minta desa untuk bangun pasar sementara. Pak Kades nanti dibersihkan dulu puing-puingnya, dibangun sementara dulu, ada tempat berteduh atau gimana dulu, supaya bisa berjualan,” kata Bupati
 
Kemudian untuk jangka panjang, akan segera disiapkan skema pembangunan pasar melalui bantuan keuangan atau anggaran APBD perubahan. Karena kebutuhan anggaran yang diperlukan sekitar Rp 2 miliar.
 
“Akan coba kami ajukan karena ini statusnya adalah tanah desa kita coba nanti lewat bantuan keuangan gubernur plan A nya seperti itu, dan plan B nya kalau anggaran kami memungkinakan nanti di perubahan kita anggarakan lewat perubahan, kebutuhan anggarannya sekitar 2 miliar rupiah, biar ini nanti bisa dibangun kembali,” kata Bupati.
 
 
Untuk Pasar Ngawen, Bupati juga telah menyampaikan usulan pembangunan kepada Menteri Perdagangan dan akan segera melaporkan kepada Presiden Jokowi yang akan berkunjung ke Blora dalam waktu dekat ini.
 
Bupati Arief yang hadir meninjau dan menyerahkan bantuan bagi pedagang pasar Medang tersebut turut menyampaikan keprihatinannya, sekaligus menyerahkan bantuan sembako untuk sedikit meringankan beban korban. Bahkan pihaknya juga minta Dinas Perdagangan dan Koperasi (Dindagkop) untuk mendata para pedagang yang memiliki tanggungan angsuran, supaya bisa diberi keringanan.
 
“Kami ikut prihatin atas terjadinya kebakaran di Pasar Medang ini ya adalah pasar desa, makanya kami akan berkoordinasi dengan pemerintah desa dengan BPD juga dan pak camat,” kata Bupati
 
Bupati juga menyampaikan bahwa ada sekitar 205 pedagang Pasar Medang yang datang untuk diberi bantuan. “Sore ini kita hadir disini untuk memberikan sedikit bantuan sembako sebagai bentuk empati kita dan kita ingin segera ada langkah langkah penanganan pasar, ini adalah pusat ekonomi yang ada di daerah Medang,” kata Bupati.
 
 
Sementara itu, Sri Wahyuni, salah satu pedagang sembako di Pasar Medang mengatakan bahwa kerugian yang menimpa dagangannya tidak begitu banyak. Sebab sisa dagangan yang dimiliki jumlahnya sedikit.
 
"Saya belum kulakan, jadi yang terbakar sisa-sisa hasil stok tahun lalu. Meskipun kios dan dagangan saya terbakar, alhamdulillah kerugian tidak banyak karena belum membeli stok kebutuhan untuk Ramadhan dan Hari Raya Idulfitri," ujarnya.
 
Pihaknya berharap, secepatnya puing-puing sisa kebakaran ini dibersihkan biar pedagang bisa berjualan di lahan kosong. Lebaran dan Ramadhan ini jadi bulan panennya para pedagang. Kalau tidak berjualan, mau dapat uang dari mana.
 
"Setidaknya kalau pihak desa tidak bisa menyegerakan untuk pembersihan puing-puing ya tolong disediakan lahan kosong atau di balai desa tidak apa-apa. Biar kami ada pemasukan kembali setelah apa kebakaran ini," ucapnya.
 
Sri Wahyuni berharap, semisal ada bantuan seperti uang, tikar atau tenda ya bisa dimanfaatkan untuk alas atau atap. Pihaknya dan seluruh pedagang di Pasar Medang itu hanya berharap secepatnya puing-puing dibersihkan.
 
"Kalau sudah bersih dari puing-puing ini kan lahannya bisa dimanfaatkan," kata Sri Wahyuni. (teg/imm)
 
 
Reporter: Priyo SPd
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
 
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menemukan Makna di Tengah Langkah yang  Belum Selesai

Menemukan Makna di Tengah Langkah yang Belum Selesai

Di tengah ritme hidup yang semakin cepat, banyak orang mulai mempertanyakan kembali arah perjalanan mereka. Target demi target dikejar, pencapaian ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film The Mummy Versi Lee Cronin, Horor Mengerikan dari Mitologi Klasik

Film The Mummy Versi Lee Cronin, Horor Mengerikan dari Mitologi Klasik

Dunia perfilman kembali dikejutkan dengan reinterpretasi radikal terhadap salah satu monster ikonik layar perak. Menjauh dari nuansa petualangan arkeologis ala ...

1778516838.2773 at start, 1778516838.8481 at end, 0.57081604003906 sec elapsed