Harga Sayuran di Pasar Kota Anjlok Sejak Akhir Tahun
Jumat, 01 Januari 2016 20:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Kota – Harga sayuran di Pasar Kota Bojonegoro anjlok memasuki tahun baru 2016 ini. Penurunan harga ini sudah dimulai sejak hari-hari menjelang akhir tahun 2015 lalu. Diperkirakan sebabnya adalah banyak dan mudahnya stok sayuran di musim penghujan ini.
Salah satu pedagang di pasar kota Bojonegoro Marni (42), mengatakan sudah sejak Senin lalu harga sayuran turun. “Turun harga ini mulai senin kemarin. Sebelumnya masih stabil. Karena banyaknya stok sayuran dan saat ini musim penghujan, barangkali sebabnya,” katanya saat ditemui BeritaBojonegoro.com (BBC) kemarin.
Marni menjelaskan beberapa sayuran di antaranya jagung yang awalnya Rp 4 ribu perkilogramnya saat ini menjadi Rp 3ribu perkilogramnya, bayam 2 ribu perikatnya saat ini jadi Rp 1 ribu perikatnya, terong yang 1 sak sebelumnya Rp 125 ribu saat ini 40 ribu persak. Kerahi dan kangkung juga turun.
"Musim hujan untuk menjual sulit Mas, dagangan selalu menurun,” lanjut Marni.
Sedangkan salah satu pembeli Yanti (32) asal Ledok Kulon di sela-sela memilih krahi membenarkan turunnya harga sayuran di musim penghujan dan awal tahun ini. “Harga memang mulai turun, Mas. Karena musim hujan banyak yang pada tanam sayuran sendiri,” katanya mencoba menyimpulkan.
"Saya ini saja hanya beli kerahi, Mas. Kalau bayam di belakang rumah sudah banyak,” katanya pada BBC. (mol/moha)
Foto ilustrasi pedagang sayuran. www.megapolitanharianterbit.com


































.md.jpg)






