News Ticker
  • Jaga Kelestarian Sumber Air, Pemkab Bojonegoro Segera Revitalisasi Sejumlah Sumber Mata Air
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Sosialisasi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Terpadu di Dander
  • Warga Sukosewu Bojonegoro Meninggal Dunia Akibat Tersengat Listrik Jebakan Tikus di Sawah
  • Rumah Warga Sumbang Bojonegoro Kota Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 130 Juta
  • 3 Tenaga Kesehatan Puskesmas Pungpungan Bojonegoro Positif Corona
  • Pemkab Bojonegoro Mulai Lakukan Uji Coba Pembukaan Sejumlah Objek Wisata
  • 5 Tenaga Kesehatan Positif Covid-19, Pelayanan Puskesmas Kunduran Blora Sementara Ditutup
  • Dampak Musim Kemarau, 53 Desa di Blora Mulai Alami Krisis Air Bersih
  • Jaga Ketahanan Pangan, Tahun 2021 Pemkab Bojonegoro Akan Bangun 20 Embung Baru
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Simulasi Pembukaan Objek Wisata dengan Protokoler Covid-19
  • Mayat yang Ditemukan di Kelurahan Sumbang Bojonegoro Kota, Telah Diambil Keluarganya
  • Identitas Mayat yang Ditemukan Warga di Kelurahan Sumbang Bojonegoro Kota, Telah Teridentifikasi
  • Pembangunan 51 Ruas Jalan di Bojonegoro Ditargetkan Rampung Tepat Waktu
  • Kampanyekan 'Jatim Bermasker', Kapolres dan Wakil Bupati Bojonegoro Bagikan Ribuan Masker
  • Melompat Menuju 2045
  • Forkopimda Bojonegoro Ikuti Launching 'Jatim Bermasker' oleh Forkopimda Jatim, Secara Daring
  • Update Corona Bojonegoro 6 Agustus: Suspect 16, Confirm 257, Dirawat 26, Sembuh 203, Meninggal 28
  • Hari Ini Kasus Baru Confirm Covid-19 di Bojonegoro Tambah Baru 2 Orang, Sembuh 3 Orang
  • PMI Kabupaten Bojonegoro Kirim 50 Kantong Darah untuk Korban Ledakan di Lebanon
  • Kurun 2016-2020, 144 Siswa SMK dan Mahasiswa Telah Magang di Lapangan Banyu Urip
  • Melalui Talkshow di Radio, Kapolres Bojonegoro Kampayekan 'Jatim Bermasker'
  • Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Warga di Kelurahan Sumbang, Bojonegoro
  • Update Corona Bojonegoro 5 Agustus: Suspect 15, Confirm 255, Dirawat 27, Sembuh 200, Meninggal 28
  • Hari Ini Kasus Baru Confirm Covid-19 di Bojonegoro Tambah 4 Orang, Sembuh 1 Orang
  • Pangdam V Brawijaya Resmikan Renovasi RTLH di Desa Sumberarum Dander, Bojonegoro

Tahun 2016 sebagai Tahun Bojonegoro Produktif 

Oleh Rahmat Junaidi 

SELAMAT datang tahun 2016! Selamat menjadikan 2016 sebagai tahun Bojonegoro Produktif, seperti yang telah dicanangkan Bupati Bojonegoro ( Kang Yoto) pada tanggal 30 Desember 2015, pada acara rapat evaluasi tahun 2015 dan perencanaan umum tahun 2016.

Dalam kamus besar Bahasa Indonesia, arti dari kata produktif adalah mampu menghasilkan yang terus menerus atau memberi manfaat yang sebesar-besarnya. Sesuai dengan penjelasan Kang Yoto, di tahun ini semua komponen masyarakat, pemerintah maupun swasta, harus mampu melahirkan banyak terobosan baru yang benar dan bermanfaat (atau diistilahkan sebagai “ out of the box”). Apalagi kondisi ekonomi negeri ini yang masih belum nampak super membaik, ditambah khususnya terkait Bojonegoro sebagai penghasil minyak bumi. Karena hingga saat ini harganya terus menurun yang berakibat pada menurunnya pendapatan daerah dari bagi hasil migas --yangtentu berpengaruh pada belanja pembangunan. Apalagi kita sudah di era perdagangan bebas ASEAN. Sungguh suatu perjuangan yang berat!

Pemerintah Bojonegoro telah menetapkan 6 (enam) pilar pembangunan Bojonegoro berkelanjutan, yaitu pilar ekonomi, lingkungan hidup, modal sosial, fiskal berkelanjutan, pemerintah yang bersih dan berwibawa, dan transformasi kepemimpinan. Pilar-pilar inilah menurut saya kekuatan untuk menjadi produktif. Khususnya dengan penduduk 1,4 juta jiwa penduduk Bojonegoro, merupakan  modal sosial yang sangat tepat untuk bisa membangun Bojonegoro dengan sebesar-besarnya (produktif).

Penguatan modal sosial berupa pengembangan masyarakat atau Community Development pada intinya menggambarkan makna yang penting dari dua konsep, yaitu “community” yang bermakna kualitas hubungan sosial, dan “development” yang bermakna perubahan ke arah kemajuan yang terencana dan bersifat bertahap tetapi pasti. Pengembangan masyarakat dapat membantu menanggulangi masalah dan isu-isu penting untuk kesejahteraan rakyat Bojonegoro. Potensi di tiap kecamatan bahkan desa atau kelurahan di Bojonegoro begitu beragam. Inilah yang perlu digali dan diberdayakan serta dipasarkan untuk menuju kekuatan ekonomi yang sangat produktif dengan semua sumber daya (resources) yang dimiliki, yaitu :

Pertama, sumber daya alam (Natural Resources). Salah satu sumber daya yang cukup berpotensi dalam meningkatkan taraf kesejahteran rakyat adalah sumber daya alam. Banyak potensi-potensi yang tersedia di alam yang dapat dimanfaatkan oleh manusia dalam pemenuhan kebutuhannya dan meningkatkan taraf hidup dan perekonomian rakyat. Sumber daya alam tersebut dapat didapatkan di sekitar kehidupan manusia baik dari udara, dari permukaan bumi maupun dari dalam bumi. Bojonegoro memiliki sumber daya pangan (pertanian, peternakan, perikanan dan perkebunan) dan sumber migas yang besar, yang tidak boleh jadi kutukan. Tapi sebagai bekal fiskal yang berkelanjutan. Sehingga pemerintah Bojonegoro yang telah menggagas Dana Abadi, bisa terwujud kelak, setelah migas di Bojonegoro habis. Juga jangan lupa, sebenarnya sumber daya alam kita dapat meningkatkan kekayaan pariwisata Bojonegoro. Karena pada dasarnya setiap manusia membutuhkan rekreasi (wisata).

Kedua, sumber daya manusia (Human Resources). Sumber daya manusia merupakan salah satu potensi pembangunan yang berasal dari unsur manusia dengan segala aktivitasnya. Sumber daya manusia juga dapat dikatakan sebagai sumber daya yang berasal dari manusia yang berperan sebagai faktor produksi. Dalam tinjauan yang lebih ekonomis, sumber daya manusia dimaksudkan sebagai semua kegiatan manusia yang produktif dan semua potensinya untuk memberikan sumbangan yang produktif kepada masyarakat. Sumber daya manusia merupakan salah satu faktor kunci dalam persaingan di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), yakni bagaimana menciptakan sumber daya yang berkualitas dan memiliki keterampilan serta berdaya saing tinggi. Tidak dapat dipungkiri kalau aspek ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat, terutama teknologi komunikasi dan transportasi, menyebabkan isu-isu global tersebut menjadi semakin cepat menyebar dan menerpa pada berbagai tatanan, baik politik, ekonomi dan sosial budaya. Bojonegoro terus meningkatkan kemampuan usia produktifnya ( ingat kita mengalami Bonus Demografi), yang terlatih, terampil dan terdidik melalui pelatihan-pelatihan teknis untuk banyak jenis kemampuan vocasional. Dan sebagian telah disertifikasi secara internasional. Juga memberikan beasiswa pendidikan bagi rakyat yang berprestasi, pelatihan teknis di bidang pendidikan dan kesehatan. Juga penting memberikan informasi selengkapnya tentang kondisi tenaga kerja yang ada di Bojonegoro ( database tenaga kerja, migas maupun non migas).

Ketiga, sumber daya sosial ( Social Capital).  Sumber daya sosial juga sangat berpengaruh terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat. Dalam pengembangan masyarakat, tidak hanya berorientasi pada proses produksi atau sumber daya alam dan manusia saja, melainkan juga menyangkut hal aspek-aspek sosial yang ada di masyarakat. Sebagai sesuatu yang sudah terpola dan mengakar dalam masyarakat, sumber daya sosial tersebut pada umumnya juga berasal dari unsur-unsur budaya masyarakat. Sebagai salah satu bentuk sumber daya, kebudayaan yang dimiliki Bojonegoro merupakan media yang memungkinkan pembangunan dapat berlangsung dengan sukses. Juga sebagai potensi pariwisata yang bernilai sangat tinggi. Pembentukan modal sosial dapat menyumbang pada kesejahteraan rakyat karena adanya jejaring kerjasama (networks), norma Bojonegoro yang terus dijaga (norms), dan kepercayaan (trust) didalamnya yang menjadi kolaborasi (koordinasi dan kooperasi) sosial untuk kepentingan bersama. Inilah yang terus dilakukan oleh pemerintah Bojonegoro. Yaitu harus mampu dipercaya rakyat dengan menekan Korupsi, menggunakan belanja APBD dengan super prioritas. Memberi kemudahan perijinan dan pengelolaan perusahaan bagi para investor ( insentif investasi)

Sumber daya yang tersedia di sekitar lingkungan masyarakat akan bermanfaat dalam peningkatan taraf ekonomi rakyat Bojonegoro  apabila sinergitas pemerintah, pihak swasta (investor) dan rakyat Bojonegoro mampu mengolahnya dengan baik. Potensi sumber daya alam diimbangi dengan sumber daya manusia yang tersedia akan mampu menghasilkan suatu produk yang nantinya akan meningkatkan perekonomian. Rakyat mampu memanfaatkan sumber daya yang ada untuk meningkatkan kesejahteraannya.

Tujuan pengelolaan sumber daya alam adalah agar tercipta keselarasan antara sumber daya manusia dengan lingkungannya yang pada akhirnya perekonomian masyarakat dapat meningkat dengan tepat guna dan optimal. Bojonegoro yang produktif akan mendekatkan jarak rakyat Bojonegoro dengan kondisi sejahtera yang sebenarnya. Amin.

Penulis adalah Kabid Sosial Budaya Bappeda Bojonegoro dan peneliti di Djanggelng Institute

Berita Terkait

Videotorial

InsertLive Covid Campaign: Kampanye Lawan Corona

#MediaLawanCovid19

InsertLive Covid Campaign: Kampanye Lawan Corona

#MediaLawanCovid19 kembali meluncurkan konten edukasi bersama, salah satunya melalui video, pada Minggu (29/03/2020) . Kampanye besar kedua ini dilakukan untuk ...

Berita Video

Video Prosesi Pemakaman Positif Corona Asal Kecamatan Sumberrejo Bojonegoro

Berita Video

Video Prosesi Pemakaman Positif Corona Asal Kecamatan Sumberrejo Bojonegoro

Bojonegoro - Seorang warga Kabupaten Bojonegoro, yang berstatus positif terkonfirmasi virus Corona (Covid-19), pada Sabtu (11/07/2020), sekitar pukul 01.30 WIB ...

Teras

Mempertanyakan Keseriusan Manajemen Persibo Bojonegoro #2

Mempertanyakan Keseriusan Manajemen Persibo Bojonegoro #2

DALAM tulisan sebelumnya, untuk kembali membangun Persibo, menurut penulis paling tidak ada tiga hal utama yaitu, pertama aspek legalitas, kedua ...

Opini

Melompat Menuju 2045

Opini

Melompat Menuju 2045

TANGGAL 17 Agustus 2020 ini, kita warga Negara Indonesia akan memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-75 dan 25 tahun lagi ...

Quote

Tuntunan Ibadah Salat Tarawih di Rumah Saja, saat Pandemi Covid-19

Quote Islami

Tuntunan Ibadah Salat Tarawih di Rumah Saja, saat Pandemi Covid-19

KONDISI mewabahnya virus Corona (Covid-19) dalam bulan Ramadan ini tidak mengalami penurunan, bahkan semakin meningkat, maka untuk mencegah bahkan memutus ...

Sosok

Petani di Ngasem Bojonegoro ini Mencoba Peruntungan Dengan Menanam Buncis

Petani di Ngasem Bojonegoro ini Mencoba Peruntungan Dengan Menanam Buncis

Bojonegoro - Berawal dari niat untuk memaksimalkan hasil dari sawah yang dimilikinya, Charis Manan (39) petani asal Dusun Gempol Garut ...

Eksis

Zulma, Produksi Video Klip Gandeng Sineas dan Musisi Milenial Bojonegoro

Zulma, Produksi Video Klip Gandeng Sineas dan Musisi Milenial Bojonegoro

Bojonegoro - Kepedulian sutradara muda asal Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Zulma Dwi Satrio Putra terhadap kesenian dan budaya lokal Bojonegoro ...

Infotorial

Program Pengembangan Masyarakat ExxonMobil Cepu Limited

Program Pengembangan Masyarakat ExxonMobil Cepu Limited

Banyu Kanggo Urip Banyune Resik, Uripe Apik AIR BERSIH merupakan kebutuhan dasar bagi kita. Seluruh aspek kehidupan ditunjang dengan keberadaan ...

Berita Foto

Foto Proses Evakuasi Korban Tertimbun Longsoran Galian Sumur di Sumberrejo Bojonegoro

Berita Foto

Foto Proses Evakuasi Korban Tertimbun Longsoran Galian Sumur di Sumberrejo Bojonegoro

Bojonegoro - Diberitakan sebelumnya, Tim SAR Gabungan Kabupaten Bojonegoro, masih terus berupaya melakukan evakuasi terhadap korban Saki (48) warga Dusun ...

Feature

Tradisi Nyadran di Desa Napis Tambakrejo Bojonegoro, Kearifan Lokal yang Masih Dilestarikan

Tradisi Nyadran di Desa Napis Tambakrejo Bojonegoro, Kearifan Lokal yang Masih Dilestarikan

Bojonegoro - Sebagian masyarakat Desa Napis Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro pada Jumat (07/02/2020) pagi, menggelar tradisi Nyadran atau Manganan, dengan ...

Religi

Tata Cara Salat Idulfitri di Rumah saat Pandemi Virus Corona

Oase Ramadan

Tata Cara Salat Idulfitri di Rumah saat Pandemi Virus Corona

KARENA pelaksanaan salat idulfitri berjamaah di tanah lapang atau di masjid rentan mengorbankan kepentingan yang lebih utama, yaitu memutus rantai ...

Pelesir

Pemerintah Desa Kunci Dander, Bojonegoro, Mulai Kembangkan Potensi Wisata Alam Gua Macan

Wisata

Pemerintah Desa Kunci Dander, Bojonegoro, Mulai Kembangkan Potensi Wisata Alam Gua Macan

Bojonegoro Pemerintah Desa Kunci Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mulai melakukan upaya pengembangan potensi wisata alam di desa tersebut, ...

Hiburan

Cak Nun bersama Kyai Kanjeng Meriahkan Full Moon Festival di Negeri Atas Angin Bojonegoro

Full Moon Festival #2

Cak Nun bersama Kyai Kanjeng Meriahkan Full Moon Festival di Negeri Atas Angin Bojonegoro

Bojonegoro - Full Moon Festival kembali digelar untuk yang kedua kalinya, Selasa (10/03/2020) malam, di puncak di Negeri Atas Angin ...

Statistik

Hari ini

4.235 kunjungan

5.487 halaman dibuka

172 pengunjung online

Bulan ini

69.221 kunjungan

93.345 halaman dibuka

Tahun ini

2.592.148 kunjungan

3.723.427 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 650.460

Indonesia: 16.051

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015

1597129575.8386 at start, 1597129576.0086 at end, 0.17000102996826 sec elapsed