22 Desa di Kecamatan Kedungadem Tuntaskan Program BKKD
Selasa, 10 Maret 2026 13:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok desa. Di wilayah Kecamatan Kedungadem, pelaksanaan program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) tahun anggaran 2025 dilaporkan telah tuntas dikerjakan oleh hampir seluruh desa di wilayah tersebut.
Camat Kedungadem, Sahlan, mengungkapkan bahwa pembangunan tahun ini berlangsung sangat masif dengan fokus utama pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Infrastruktur yang dibangun meliputi akses jalan yang memadai hingga penguatan konektivitas antarwilayah.
Dari total 23 desa di Kecamatan Kedungadem, tercatat sebanyak 22 desa telah merampungkan program BKKD tersebut. Fokus utama pengerjaan terletak pada peningkatan kualitas jalan, baik berupa rigid beton maupun pengaspalan, dengan total panjang mencapai 20.139 meter.
Selain akses jalan, pembangunan juga menyasar infrastruktur penunjang lainnya. Di antaranya adalah pembangunan drainase untuk memperlancar aliran air dan mencegah genangan di permukiman, serta pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) dan bronjong sebagai langkah antisipasi longsor di area rawan.
Meskipun terdapat satu desa, yakni Desa Drokilo, yang tidak mendapatkan alokasi BKKD tahun ini, Sahlan memastikan koordinasi kewilayahan tetap berjalan harmonis. Ia juga menegaskan bahwa seluruh pengerjaan di desa lainnya telah dilakukan sesuai dengan spesifikasi teknis dan aturan yang berlaku.
Mengingat besarnya anggaran yang dikelola melalui program ini, pihak kecamatan melakukan pendampingan intensif, mulai dari urusan administrasi hingga pengawasan langsung di lapangan. Hal ini dilakukan untuk menjamin setiap regulasi dijalankan dengan tepat.
"Komitmen melakukan pendampingan dan pengawasan agar penggunaan dana berjalan sesuai aturan," tegas Sahlan, Senin (9/3/2026).
Melalui penuntasan infrastruktur BKKD ini, diharapkan indeks kesejahteraan masyarakat Kedungadem dapat meningkat seiring dengan kemudahan akses transportasi yang kini lebih memadai.
Reporter: Tim Redaksi






























.md.jpg)






