Petani di Kanor Mulai Panen Padi, Lainnya Banyak yang Baru Tanam
Selasa, 12 Januari 2016 18:00 WIBOleh Khoirul Anam
Oleh Khoirul Anam
Kanor – Sejumlah petani di Kecamatan Kanor sudah ada yang akan segera memanen padi. Hal itu tentu menjadi kegembiraan bagi masyarakat yang prosentase pekerjaannya terbesar di Bojonegoro ini. Meski demikian, ada juga yang belum bisa panen. Bahkan baru mulai tanam.
Sebagaimana di Kecamatan Kanor, petani di beberapa desa sudah siap panen. Camat Kanor Subiono memberikan keterangan kepada BeritaBojonegoro.com (BBC) bahwa dalam waktu dekat lagi akan segera memanen. "Kurang lebih tujuh belas hari lagi para petani di Kecamatan Kanor ini akan selesai memanen hasil tanam padinya,” katanya, Selasa (12/01).
Subiono melanjutkan, di Kecamatan Kanor ini para petani sudah menanam padi pada bulan November 2015 lalu dan saat ini hanya tinggal menanti panen. Yang menggembirakan, harga gabah saat ini sedang tinggi. “Harga gabah di awal 2016 ini bisa dibilang naik. Kurang lebih Rp 5.000 sampai Rp 6.000 perkilogramnya. Jika kita banding dengan harga di tahun lalu yang hanya Rp 3.800 sampai Rp 4500 perkilogram,” katanya.
Dengan demikian, lanjut Subiono, harga itu bisa dibilang cukup tinggi. "Di Kecamatan Kanor ada 2000 hektare lahan pertanian yang menggunakan sistem pengairan areal, dari aliran Bengawan Solo,” terangnya.
Dari 2000 hektare tersebut, tidak panen secara bersamaan. Dalam minggu ini, ada 5 desa yang panen, yaitu Piyak, Simbatan, Sarangan, Caruban dan Kabalan. Untuk minggu depan, yang panen adalah Kedungarum, Kedungprimpen, Prigi, Pilang, Temu dan Semambung.
Hal itu berbeda dengan wilayah lain. Seperti di Balen, panen masih lama. Hal itu karena perbedaan waktu tanam di mana Kanor menanam lebih dulu.
Salah seorang petani yang ditemui BBC saat di sawahnya, Subkhi, mengaku bahwa kebanyakan petani di Balen baru tanam di awal 2016 ini. ”Di Balen kebanyakan baru bisa tanam di awal tahun 2016 ini. Lainnya juga banyak yang baru tanam awal tahun ini,” terangnya.
"Karena di wilayah Kecamatan ini mengandalkan sistem musiman dan seharusnya di awal tahun 2016 yang sudah berjalan sepekan lebih ini hujan sudah mulai sering turun hujan," ungkapnya kepada BBC. (nam/moha)


































.md.jpg)






