Pemkab Bojonegoro Kembali Gulirkan Program Domba Kesejahteraan, Sasar 3.325 Penerima
Selasa, 05 Mei 2026 11:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui sektor peternakan terus diperkuat oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan), Pemkab Bojonegoro kembali menggulirkan Program Domba Kesejahteraan tahun 2026 yang ditujukan bagi ribuan keluarga penerima manfaat di seluruh wilayah kabupaten.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Peternakan dan Perikanan Bojonegoro, drh. Indra Firmansyah, menjelaskan bahwa untuk tahun anggaran 2026, distribusi bantuan akan menyasar sebanyak 3.325 keluarga penerima manfaat yang tersebar di 28 kecamatan. Langkah ini diharapkan menjadi stimulan ekonomi yang efektif bagi warga pedesaan.
“Setiap KPM nantinya akan menerima bantuan berupa sepasang domba jantan dan betina serta pakan konsentrat sebanyak 100 kilogram sebagai stimulan awal pengembangan usaha ternak,” jelasnya.
Indra juga mengungkapkan bahwa skema penyaluran bantuan ini mengadopsi pola yang serupa dengan Program Gayatri. Sasarannya adalah keluarga yang tergolong kurang mampu dengan merujuk pada Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Sebelum domba diserahkan, tim akan melakukan pengecekan langsung ke lokasi serta memberikan pembekalan kepada para calon peternak.
“Verifikasi dan bimbingan teknis menjadi tahapan penting agar bantuan tepat sasaran sekaligus memastikan kesiapan KPM dalam mengelola ternak,” imbuhnya.
Kehadiran program ini diproyeksikan mampu memberikan sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat. Domba dipilih karena dianggap sebagai aset yang produktif, memiliki perawatan yang tidak terlalu rumit, serta sangat cocok dijadikan sebagai usaha sampingan di lingkungan rumah tangga.
“Melalui program ini, kami berharap masyarakat dapat meningkatkan pendapatan dari hasil pengembangan ternak,” ujar drh. Indra.
Selain memberikan bantuan fisik, pihak dinas menekankan pentingnya pengelolaan usaha yang profesional dari setiap keluarga penerima. Indra mengingatkan agar hasil dari usaha ternak ini nantinya dikelola secara bijak guna mendukung keberlanjutan usaha dan menambah jumlah populasi ternak secara mandiri di masa depan. Dengan adanya perencanaan yang matang serta pendampingan yang intensif, Program Domba Kesejahteraan diharapkan menjadi motor penggerak bagi kemandirian ekonomi warga Bojonegoro.(red/toh)






































